
Hallo semuanya
Gimana kabarnya hari ini ?
Selamat menjalankan ibadah puasa ya bagi yang menjalankan.
Untuk kalian yang masih menunggu kelanjutan "Identitas Rahasia Sang Mafia"
Sambil nunggu yukk mampir dulu di novel author yang lain judulnya "Cinta Pertama Seorang Devira"
Cek di profil yah...
Ini novel Author yang pertama "Cinta Pertama Seorang Devira"
Masih sepi di situ...
Author kasih cuplikannya ya...
.
"Vira.... ayo bangun nak sudah pagi!!!!!........" teriak mama Ghea, sedang membangun kan Putrinya sembari mengguncang tubuh Vira.
"Hoam......" Vira menguap sembari mengerjapkan mata nya menyesuaikan cahaya yang ada. "Iya.... ma...." jawab Vira ia pun bangun dari tempat tidur, mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.
"Nanti kalau sudah selesai mandi langsung turun terus sarapan Ya" Teriak sang mama yang sudah berada di luar kamar putrinya
"Iya... mamaku Cantikkk... " Timpal Vira dari dalam kamar mandi.
~ 15 minutes later (15 menit kemudian )
'Tap - tap - tap.... '
Suara langka kaki terdengar dari ujung tangga.
Vira yang baru sampai di Ruang Makan segera duduk di kursinya
"Ehmm...." Dehem man sang Papa mengalihkan yang ada di meja makan ke sang Papa.
"Vira...." Panggil sang papa seraya melihat ke arah Vira
"Eh- Iya... pa" jawab Vira gelagapan, seraya melihat ke arah papa
"Ini kan sudah mau tahun ajaran Baru kamu mau sekolah di mana ?" Tanya Papa Kevin.
"Kalau Vira terserah papa aja..." Jawab Vira seraya tersenyum kearah papa.
"Gimana kalau Vira kita sekolahan di SMA Angkasa ?" Usul mama Ghea , seraya menatap Vira dan Papa Kevin bergantian. SMA Angkasa adalah salah satu SMA tingkat Internasional yang ada di Jakarta di bawah naungan Keluarga Azkara.
"kalau menurut Papa sih bagus juga kalau Vira mau sekolah di sana" Jawab Papa Kevin.
"Gimana Vi, mau nggak sekolah di SMA Angkasa ?" Sambung Papa Kevin.
"Yaudah Vira mau sekolah di sana" Jawab Vira final.
Setelah pembicaraan berakhir Ruang makan itu hanya terdengar dentingan sendok yang beradu.
"Vi, Papa sama Mama berangkat kerja dulu ya... , kalau mau keluar nanti bilang sama Bibi, ya" Pamit Papa Kevin.
"Iya, Pa..., Ma...., " Vira pun mengambil tangan untuk bersalaman dan mencium punggung tangan kedua orang tua nya.
"Da - da - pa.... Ma...." Teriak Vira ketika mobil yang di tumpangi orang tuanya mulai keluar dari gerbang.
Vira kembali masuk ke rumah ketika melihat orang tua nya sudah pergi, merebahkan tubuhnya di kasur king size milik nya.
"Huh.... liburan gini enaknya ngapain Ya" dialog Vira kepada dirinya .
"Apa jalan sama temen aja" Lanjut nya.
Yaudah deh aku jalan sama temen di banding di rumah nggak ngapa - ngapain batin Vira.
Vira mengambil Handphone milik nya yang ada di atas nakas samping tempat tidur yang berlogo apel di gigit. Lalu membuka Group Whatsapp nya yang bernama Three Most Wanted Girls, yaps memang itu nama nya karna dulu sewaktu SMP mereka adalah Most Wanted di sekolah.
Anggota nya (Peserta) Three Most Wanted Girls
Devira Arabella Pradipta sebagai ketua Three Most Wanted Girls
Naya Franciskha Wiratama sebagai anggota
Ayura Anggraini Renata sebagai anggota
Group Whatsapp
Three Most Wanted Girl
Devira Cantik "Guys jalan yukkk!?"
Devira Cantik "Males gue di rumah"
~ 30 minutes later......
Devira Cantik "Jawabb!!!!! Wox
Naya Pintar "Eh- Sorry Vi, gue baru buka Hp, Soal nya tadi habis jagain adik "
Devira Cantik "Iya nggak pa - pa Nay, sans aja"
Devira Cantik "Ini si @Yura Bawell kemana kok nggak nongol - nongol ?"
Naya Pendiem"Paling tu orang masih jalan tu sama Pacar nya "
Devira Cantik "Pacarnya yang mana ? dia kan ternak buaya ?"
Perlu di ketahui bahwa Ayura adalah Play Girl yang hampir setiap hari gonta - ganti pacar. Etss... Jangan salah paham meskipun Yura Play Girls tapi ketika pacaran nggak melebihi batas wajar nya kok, asal kalian tau Yura aja paling lama pacaran cuma 3 hari, setelah 3 hari di putusin terus ditinggal lin. Pasti mantan nya banyak tuh author sendiri sampai nggak bisa ngitung berapa banyak mantan nya Yura.
Naya Pendiem "Paling sama Akmal tuh"
Devira Cantik "Ooo....., Akmal yang kemarin baru jadian sama Yura kan ?"
Naya Pendiem "Iya, Itu loh Anak SMA Angksa"
Devira Cantik "Iya, aku tau"
__ADS_1
Yura Bawell "Yah... aku ketinggalan Nih"
Devira Cantik "Etdah yang di cari baru nongol nih "
Yura Bawel "Sorry Vi, tadi ke asik kan pacaran he...he.."
Devira Cantik "Oke karna semuanya sudah online di Group jadi, Gue mau bilang jalan yukkkk guys"
Yura Bawell "Gass lah"
Naya Pendiem "Setuju"
Devira Cantik "@Naya Pendiem & @Yura Bawell enak nya kemana nih"
Yura Bawell " gimana kalau ke Cafe yang lagi viral itu apa ya namanya "
Naya Pendiem "Young Cafe, bukan ?"
Yura Bawell "Oh Young Cafe Gue baru inget"
Naya Pendiem "Lu inget juga karna gue yang kasih tau "
Yura Bawell "nggak usah di perjelas kali."
Devira Cantik "Oke, kita ke young Cafe yak, gue siap - siap dulu "
Naya Pendiem " Oke, see you Guys"
Yura Bawell "Okeyy, lah Cepetan kesini nya"
Young Cafe adalah salah satu cafe yang lagi viral di kalangan anak muda. Selain tempat nya yang nyaman untuk berkumpul harganya juga pas untung kantong pelajar.
Vira pun meletakkan Handphone nya diatas nakas kemudian menyambar handuk warna putih nya dan secepat kilat masuk ke kamar mandi. Outfit Hari ini yang di pakai Vira
• Kaos Putih lengan pendek.
• Dilapisi Jaket denim di luar nya.
• Di tambah Celana Levis Hitam.
• Jangan lupa sepatu sneaker's Putih.
• Dan kacamata hitam yang ber tengger di hidung nya bersama tas selempang.
Vira menatap diri nya di pantulan kaca
"Perfect juga penampilan kuBatin Vira
Vira pun segera menuju dapur untuk berpamitan dengan bi Atun.
Bi Atun adalah Asisten rumah tangga yang sudah mengurus Rumah Keluarga Pradipta dari Vira kecil.
"Assalamualaikum, bi Vira izin mau keluar sama teman " Pamit Vira ketika sudah sampai dapur.
"Iya, non boleh, tapi pulang nya jangan malam - malam ya, dan hati - hati di jalan" Bi Atun mengingatkan Vira.
"iya, bi Siapp " Timpal Vira seraya hormat dan mencium tangan bi Atun.
Orang tua Vira mengajarkan Anak nya untuk hormat kepada siapa pun tanpa harus memandang harta, kasta, dan kedudukan.
Vira kini berjalan menuju garasi diambil nya motor matic nya.
Sebenarnya Vira lebih suka motor Kawasaki Ninja tapi sebuah kejadian 2 tahun yang lalu membuat nya ketakutan jika mengendarai motor kesayangan nya.
~Flashback Vira On
2 Tahun yang lalu
Pagi itu Vira berangkat ke sekolah menaiki motor kesayangan nya.
"Ma, Vira berangkat dulu takut telat "
Pamit vira kepada mamanya sembari berlari keluar karna waktu sudah menunjukkan pukuk 06:50.
"Iya, hati - hati di jalan yah Vi" Mama Ghea mengingat kan Vira.
Tapi, vira sudah keluar dari Rumah.
membawa motor kesayangan nya Kawasaki ninja Warna Hitam
Brummm......
Brummm......
Brummm.......
Di Jalan Menuju ke Sekolah SMP.
"Harus cepat nih " batin vira bersamaan dengan meng gas poll..... montor kesayangan nya..
Brummm......
Brummm......
Brummm.......
Bull....
Bull....
Bull....
Asap pun mengepull....
Motor yang di tumpangi Vira ternyata rem blong.
"Aduhhh gimana ini rem nya blong lagi , rem depan, nggak bisa, coba rem belakang aduh kok juga nggak bisa gimana ini "
"Apalagi jalan tikungan nganan "
"Ya Allah selamat kan hamba "
Di sisi kanan dan kiri Jalan Adalah Jurang dan sekarang di depan ada tikungan harus belok kanan kalau tidak masuk jurang. Dan sekarang tidak ada rem percuma gas dikecilin tetap tidak bisa berhenti karna tadi nya di gas sangat cepat.
"Mama, Papa, Yura, Naya, Bi atun, Ya allah tolong hamba......"
__ADS_1
Dannn......
Bruakkkkk......
~ Di kediaman Rumah Pradipta
"Pyarrr....."
Minuman yang di minum Mama Ghea jatuh, gelas pecah di mana - mana.
"Astagfirullah ada apa ini " kata mama gea sembari mengusap dada nya.
"Kok perasaan ku jadi tidak enak, aku kok kepikiran Vira" sambung nya.
~ Kembali ke Vira
Motor yang di kendarai Vira terjungkal masuk ke dalam Jurang.
Vira saat ini masih sadar, ia masih teringat akan detik - detik nya. Keluar dari pembatas jalan dan langsung masuk ke jurang.
Kondisi Vira sekarang Kaki kejepit Roda dalam motor (ruji).
Luka di siku, lengan, kaki, karna terperosok masuk jurang sedalam 5 meter.
Darah mengalir di mana - mana, Vira masih sadar ingatan nya akan kejadian ini pasti masih berputar - putar di otak nya.
Dia hanya bisa menangis menahan semua luka yang ada. Lama - Lama Cahaya mulai hilang dan berganti gelap. Kini Vira sudah pingsan.
Kendaraan lainnya yang melalui jalan ini langsung bergerumbul menyelamatkan korban.
~ Di kediaman Rumah pradipta
"Kring - kring - kring....."
Bunyi telefon rumah Pradipta.
Mama Ghea dengan sigap mengangkat telfon lalu menjawab panggilan.
Mama Ghea : "Hallo"
Orang di seberang telefon "Dengan orang tua dari Saudari Devira Arabella Pradipta ?"
Mama Ghea "Iya, saya Ibunya ada apa ?"
"Kami dari pihak kepolisian mau mengabarkan bahwa Saudari Devira Arabella Pradipta mengalami kecelakaan dan sekarang tengah di larikan di Rumah Sakit Wiratama "
"Prang..."
Telfon yang di pakai jatuh ke lantai
"APAAAA...." Jerit mama Ghea
"Vi- Ra...... hiks.... hiks..... hiks ......"
tangis mama Ghea Menjadi - Jadi.
"Nyonya, ada apa ?" tanya bi Atun
"Vi-ra, bi Vi-ra.... Kecelakaan hikss.... hiks...." Mama Ghea semakin meraung - raung tangisan nya.
"Inalillahi Non Vira Kecelakaan " Kaget Bi, atun lalu mengabari Tuan nya.
~ Di Rumah Sakit Wiratama
"Suus, pasien atas nama Devira Arabella Pradipta dimana ya ?" Tanya Papa Kevin kepada Suster yang sedang berjaga di tempat Resepsionis.
"Pasien atas nama Devira Arabella Pradipta Sedang di tangani Dokter di IGD pak" Jawab Suster setelah melihat komputer untuk mencari nama pasien.
"Oke, trimakasih ya sus" Setelah mengatakan itu Papa Kevin segera ke IGD guna melihat keadaan putrinya.
Sedangkan mama Ghea dia pingsan karna ssyok atas kejadian yang dialami putrinya dan sekarang mama Ghea tengah istirahat di Kamar Inap Rumah sakit VVIP nomor 2 dan di dampingi Bi Atun.
"Sus, Putri saya di dalam kan?, saya ingin masuk !" teriak Papa Kevin ketika ada suster yang mencoba menahan nya ketika ingin masuk.
"Tenang pak, putri anda memang sedang didalam masih di tangani sama Dokter, Bapak jangan masuk nanti mengganggu Dokter yang tengah menangani Pasien"
Suster tersebut memberi pengertian kepada Orang tua pasien.
"Ya, sudah kalau begitu saya tunggu di sini saja" ucap Papa Kevin seraya duduk di kursi depan IGD.
"Ceklek....."
Pintu IGD di buka muncullah dokter yang sudah selesai menangani pasien.
"Dengan keluarga pasien ?" tanya dokter kepada Papa Kevin.
"Iya saya Ayah pasien" jawab Papa kevin bangkit dari duduk nya.
"Boleh ikut saya ke ruangan Saya?"
"Tentu" Papa kevin mengikuti Dokter.
"Putri bapak tidak mengalami cedera serius pada fisik nya,"dokter pun menceritakan kondisi Vira.
Papa kevin pun langsung bernafas lega.
"Hanya saja kecelakaan tersebut berdampak pada mental, pikiran, dan psikis nya. Saya sarankan anda untuk mencari Dokter Psikolog ( Psikiater) ketika dia sudah bisa keluar dari rumah sakit, karna saya yakin di waktu detik - detik pasien kecelakaan pasien masih dalam keadaan sadar. Sehingga, ketika sekarang ia sudah sadar pasien akan mengalami trauma" Jelas sang dokter panjang - lebar mengenai kondisi Vira.
"iya, dok saya paham nanti saya akan carikan dokter Psikolog ( psikiater)"
Akhirnya Papa Kevin Pamit undur diri. "Kalau begitu saya pamit dok, permisi".
~ 3 Hari setelah kecelakaan yang menimpa Vira, kini Vira sudah di per bolehkah untuk pulang. Tapi setiap minggu harus rajin kontrol ke psikolog atau psikiater.
Kecelakaan yang dialami Vira kini sudah di usut oleh pihak Kepolisian dan hasil nya kecelakaan itu di sengaja pelakunya adalah rival bisnis Papa Kevin.
Sejak kejadian itu Vira sampai sekarang masih trauma akan motor kesayangan nya. Bukan hanya montor nya saja, tapi semua motor bermerek yang sama dengan motor kesayangan nya Vira yaitu motor Kawasaki Ninja pasti Vira akan syok dan teringat akan 2 tahun yang lalu.
Pernah dulu sewaktu habis kecelakaan motor Vira sama orang tuanya ingin di jual, tapi tidak di izin kan oleh Vira.
Setelah kecelakaan motor nya memang Tidak ada yang rusak hanya rem nya blong (maklum lah motor orang kaya makan nya tidak mudah rusak)
Trauma yang di alami Vira kini sudah menghilangkan hanya saja Vira belum berani menaiki motor bermerek Kawasaki Ninja.
Flashback Vira Off
__ADS_1
Jangan lupa mampir lho ya....
Sudah End kok 🤗