Identitas Rahasia Sang Mafia

Identitas Rahasia Sang Mafia
Episode 44 Membawa Anak Kecil Itu Pulang


__ADS_3

“Tin - tin - tin”


“Belmond” ucap Ilona kaget melihat suami kontrak nya ada di taman ini.


“Kenapa dia ada disini, sedang apa dia,” gumam Ilona sembari menatap Belmond.


Belmond pun keluar dari mobilnya kemudian ia berjalan mendekati Ilona yang masih mematung di tempat.


“Heyy kau kenapa?” tanya Belmond- heran.


“Oh, ti - tidak,” ucap Ilona kaget.


“Siapa baby kecil ini,” ucap Belmond gemas dengan anak kecil yang ada di sebelah Ilona.


“Dia anak dari Pria yang menyamar sebagai mafioso ku,” sahut Ilona kini ia memperhatikan Belmond yang menggendong anak kecil itu.


“Wait, bagaimana mungkin anak kecil itu terdiam seketika ketika kau menggendongnya,” celetuk Ilona heran.


“Karena aku menggunakan kasih sayang ketika menggendong maupun memperlakukan nya,” sahut Belmond sembari masih setia menggendong anak kecil itu.


“Memangnya apa yang kau lakukan tadi?,” tanya Belmond.


“Aku hanya mengajaknya bicara,” sahut Ilona tanpa melihat Belmond.


“Really?” tanya Belmond curiga.

__ADS_1


“Nona tidak mengajaknya bicara tapi lebih tepatnya Ilona membentak anak kecil itu,” sahut Lucifer yang entah sejak kapan pria itu sudah bergantian menggendong anak kecil yang ada di tangan Belmond.


“Astaga, kau kira dia siapa Heyyy Nona!,” ucap Belmond frustasi kemudian Belmond mengacak-acak rambutnya sendiri.


“Sepertinya Anda perlu pelatihan menjaga bayi,” ucap Belmond sembari menggelengkan kepalanya.


“Dih, memang siapa yang kau maksud Anda?” tanya Ilona ia memiliki firasat jika Belmond akan membuat nya menjadi seorang baby sister.


“Ya, tentu siapa lagi jika bukan kau Nona,” ucap Belmond gemas akan tingkah Ilona yang seakan - akan tidak ingin dekat - dekat dengan bayi itu.


“Loh, kok Aku. Tidak - tidak mana ada Queen Mafia seperti aku akan menjadi baby sister bayi, Big No,” ucap Ilona tegas sembari melotot kan matanya ke arah bayi kecil yang tengah di gendong oleh Lucifer. Sontak melihat tatapan dari Ilona bayi itu pun menangis kembali.


“Hiks.... Hiks...”


“Maaf Nona, tolong jangan melotot kan mata Anda kepada Anak kecil ini,” ucap Lucifer menasehati nya.


“Oke baiklah bagaimana kalau aku bawa pulang saja,” celetuk Belmond mendapatkan tamparan keras dari Ilona.


“Plakk”


“Pulang??? Bawa saja ke panti asuhan,” usul Ilona tidak ditanggapi oleh Belmond maupun Lucifer.


“Tidak bayi ini masih butuh kasih sayang lagian orang tuanya juga salah satu orang yang kau eksekusi,” ucap Belmond tegas tanpa menerima penolakan.


“Terserah,” ucap Ilona kemudian ia masuk ke mobilnya dan mulai menancapkan gas.

__ADS_1


“Ini benar akan Tuan bawa pulang?” tanya Lucifer memastikan.


“Ya, iyalah memangnya mau dibawa kemana?,” jawab Belmond acuh.


.


Bersambung....


.


[Promo Bab]


Author punya rekomendasi novel nih


Judul : Ketulusan Hati Seorang Istri


Nama Pena : Mphoon



BLURB :


Seorang istri bernama Suci Permata Sari berusia 24 tahun, yang telah di diagnosa oleh seorang dokter bahwa dia tidak bisa memiliki keturunan.


Suci menyuruh sang suami yaitu Dimas Hartawan berusia 26 tahun, untuk mencari wanita lain agar mereka bisa secepatnya memiliki keturunan dengan syarat wanita itu bisa membagi Haknya dengan adil bersama Suci.

__ADS_1


Apakah Dimas berhasil menemukan pengganti Suci dengan syarat tersebut?


Dan apakah Suci dan madunya bisa hidup akur serta saling membagi haknya?


__ADS_2