
Queen Isabel kemudian mengambil belati tajam kesayangan nya, yang tersimpan rapi di Lemari senjatanya.
Kemudian setelah mengambilnya ia berjalan menuju depan sang koruptor itu.
"Wah... Mata mu cantik aku ingin memilikinya" Ucap Queen Ilona sembari memperhatikan mata sang Koruptor.
Dan tanpa aba - aba Queen Isabel men cokel bola mata sang Koruptor bagian kanan nya itu.
"Akh...." Teriakan kesakitan dari sang koruptor tentu tidak menghalangi niat Queen Isabel untuk mempunyai dua bola mata cantik itu.
"Dapat satu Hahahaaahah" Tawa Queen Isabel menggema di ruangan eksekusi itu, kala ia mendapatkan satu bola mata yang sekarang sudah terlepas dari tempatnya.
"Kurang satu" Ucap Queen Isabel dengan santai.
"Akh.. Mata ku... Akh... Sa... Kit...Aaaa.." Teriakan kesakitan dari sang koruptor tentu saja tidak di dengar oleh Queen Isabel.
"Wah... Dua bola mata cantik ku" Ucap Queen Isabel berbinar - binar menatap 2 bola mata sang koruptor yang sudah ada di tangan kirinya.
Ilona lantas mengambil wadah kaca untuk meletakkan kedua bola mata cantik itu ke dalam Lemari Es (Kulkas).
Setelah meletakkan bola mata cantik itu Queen Isabel pun lantas mengambil samurai tajam nya kemudian ia ayunkan di lengan kanan sang koruptor dan..
"Cres....." Tangan kanan sang koruptor itu terputus kala benda tajam itu mengenai lengannya.
Sang koruptor yang masih hidup itu menahan sakit yang luar biasa kala tangan kanan nya terlepas dan menggelinding jatuh ke lantai, darah segar mengalir dimana - mana.
"Bunuh saja aku" Ucap sang koruptor dengan lantang. ia lebih memilih mati dari pada menahan sakit yang luar biasa.
__ADS_1
"Bunuh??, Bahkan aku belum bermain - main dengan lidah, mu" Ucap Queen Isabel dengan santai kemudian ia mengambil sebuah katana dan ia mengarahkan ujung katana itu ke pipi cantik nan mulus sang koruptor menulis tulisan "Queen Isabel" di pipi Sang Koruptor.
"Nah gini kan tambah cantik" Ucap Queen Ilona tanpa merasa kasihan sedikit pun.
"Aw... Pipi ku Sa- kit...." Sang koruptor itu sangat - sangat kesakitan merasakan darah segar mengalir di pipinya.
"Ets.. jangan mati dulu Sayang aku belum bermain dengan lidah mu" Ucap Queen Isabel dengan santai kemudian sang koruptor itu meludahi wajah Queen, tapi sayang Queen Isabel dengan cepat bisa menghindari nya.
"Wah - Wah - Wah. Bukannya mata cantik mu itu sudah aku ambil. tetapi kenapa kamu masih mau melawan ku sayang..., coba saja kau tidak meludah kepada ku mungkin saja aku sudah bisa mengantar mu ke alam lain" Ucap Queen Isabell dengan senyum semrik.
"Antar aku sekarang aku sudah tidak kuat...." Pinta sang koruptor memelas.
"Tidak semudah itu Hahahahah" Tawa Queen Isabel menggema di ruang eksekusi itu melihat tawanan nya kesakitan adalah sesuatu yang sangat berharga sebelum tawanan nya mati.
"Tangan kanan sudah lepas, tinggal tangan kiri nih" Ucap Queen Isabel sembari membawa samurai mendekati tangan kiri sang Koruptor dan..
"Cres..." Tangan kiri itu menggelinding jatuh ke lantai, darah segar mengucur dimana - mana.
"Hah... Karena aku merasa kasian dengan mu, jadi aku akan mengantar mu ke alam lain" Ucap Queen Isabel kemudian ia mengambil pistol kesayangan nya dan mengarahkan ujung pistol itu ke jantung sang korupsi dan menarik palatuk nya dan..
"Dor..."
Peluru itu sudah bersarang di jantung sang koruptor dan detik itu juga sang koruptor itu menghembuskan nafasnya untuk terakhir kali nya.
"Eh- Dah mati?" Ucap Queen Isabel kala melihat tawanan nya sudah tidak bergerak.
"Ishhh... Belum puas ku main. Tapi tak apalah" Ungkap Queen Isabel kemudian ia memotong - motong kecil - kecil tubuh sang koruptor itu kemudian ia masukkan di ember yang akan ia bawa sebagai santapan makan siang Liam.
__ADS_1
Liam adalah sebuah hiu yang Queen Isabel pelihara di belakang Mansion nya, siapa sangka jika taman bunga yang ada di belakang mansion nya ternyata hanya untuk menutupi karena di bawahnya ada kolam hiu.
Dengan semangat yang membara Queen Isabel mengangkat daging sang koruptor itu yang mempunyai berat sekitar 45 kg.
Setelah mengepak semua daging manusia itu. Queen Isabel pun menyuruh para mafioso nya untuk membawakan daging itu ke mansion miliknya dan memberikan daging itu kepada Liam si hiu peliharaan nya.
.
Setelah selesai dengan urusan Koruptor nya.
.
Bersambung.....
Trailer Next Episode :
Ilona kini berada di ruangan Cybercrime yang pasti ia akan mengambil semua data tentang Tuan Belmond yang sempat Ilona curigai.
.
Budayakan Tap ❤ like setelah membaca setiap Episode.
Trimakasih yang sudah di membaca Novel Author.
Jangan Lupa...
Beri Kopi untuk Ilona
__ADS_1
Beri Bunga untuk Belmomd
.