Identitas Rahasia Sang Mafia

Identitas Rahasia Sang Mafia
Episode 7 Pertemuan


__ADS_3

"Lucifer ikut aku meeting hari ini!" Titah Ilona tanpa ada bantahan sembari menatap tajam bocah 17 tahun di depannya ini.


Glek...


Lucifer kesusahan kala menelan saliva nya sendiri melihat tatapan maut dari bos nya itu, membuat Lucifer segera meng Iya kan perintah dari bos nya itu. Dari pada Lucifer menjadi Samsak nantinya.


"Iya.... Ilona...." Jawab Lucifer kemudian mereka berdua bergegas naik ke mobil Lucifer yang sudah terparkir di seberang jalan.


"Biar aku yang di depan" Ucap Ilona kemudian ia merampas kunci yang dibawa Lucifer.


Ketika Ilona sudah duduk di kursi kemudi, Lucifer pun lantas duduk di samping Ilona.


Tanpa ba bi bu.


Ilona meng gas pol pedal gas nya, membuat jantung Lucifer berdetak hebat.


"Inilah yang ku takutkan jika satu mobil dengan Queen" Batin Lucifer ketika melihat Ilona menyelip setiap kendaraan yang ia lalui.


Cit....


Mobil yang di tumpangi mereka berdua pun sudah sampai di depan sebuah Cafe yang sedang hits di Eropa. Interior Cafe yang mewah serta makanan yang di buat oleh chef profesional menambah kesan mahal di Cafe itu. Bahkan 95% orang yang datang di Cafe itu adalah kalangan kelas atas. Tidak heran jika hanya secangkir Kopi hitam di beri harga sekitar US$6,24 atau sekitar Rp87 ribu.


Setelah mereka berdua turun dari mobil.


Mereka berdua pun segera mencari tempat yang sudah di booking untuk meeting hari ini.


Setelah menemukannya mereka berdua duduk ber sampingan.


Tidak menunggu waktu lama seorang pria berusia 35 tahun datang dengan menenteng tas kerja miliknya, bersama seorang wanita cantik berusia 27 tahun yang di ketahui adalah sekretaris nya.


"Siang Nona, Maaf lama menunggu. Tadi macet di jalan" Ucap sekretaris pria itu sembari menundukkan kepala, kemudian Ilona mempersilakan Pria itu untuk duduk juga sekretaris nya.

__ADS_1


"Sebelumnya perkenalkan saya Belmond Azbara Turgana, CEO di perusahaan Azbara Corp. Kedatangan saya kesini adalah ingin bekerja sama dengan perusahaan Anda" Ucap Belmond mulai memperkenalkan diri sembari mengulurkan tangannya ke depan Ilona tand perkenalan.


Dengan sopan Ilona meraih tangan itu berjabat tangan sebentar dan alangkah kaget nya Ilona dan Lucifer melihat pergelangan tangan Belmond bagian dalam di tangan kirinya. Ada sebuah tato kecil bergambar harimau berwarna hitam mengingatkan mereka berdua akan teka - teki orang yang meneror Ilona akhir - akhir ini.


"Iya, Perkenalkan juga saya Ilona Delvisa Anumarta, CEO di perusahaan Delvisa Company" Ucap Ilona, kemudian mereka berempat membahas pekerjaan, eh ralat bukan berempat melainkan bertiga karena Lucifer sedang asik dengan ponselnya untuk meretas semua data di Handphone Belmond yang sedari tadi membuat Lucifer sangat penasaran.


Ketika sebuah fakta terpampang jelas di layar handphone Lucifer bahwa sebenarnya Belmond hanyalah seorang pengusaha sukses dan tidak ada kaitannya dengan siapa orang yang meneror Ilona membuat Lucifer semakin yakin jika ada identitas rahasia yang selama ini di tutupi oleh Belmond.


"Menarik... sepertinya orang yang bernama Belmond ini mempunyai Identitas Rahasia sama seperti Identitas Ilona yang menjadi Queen Isabel tapi tidak ada yang tahu" Batin Lucifer sembari terus mengamati Tubuh Belmond dari atas sampai bawah, seperti ingin memakannya sungguh tidak sopan.


Karena merasa risih terus di perhatikan sedari tadi Belmond pun angkat bicara.


"Ehem... Ada yang salah dengan penampilan saya?" Tanya Belmond seketika membuat Lucifer terkejut seperti tertangkap basah.


"Ti- Tidak" Jawab Lucifer gugup karena ketahuan memperhatikan Belmond sedari tadi.


Ilona yang melihat itu pun geram, Ia menginjak kaki kanan Lucifer yang ada di bawah meja menggunakan sepatu hels nya.


Bisa - bisanya Tangan kanan nya itu melihat klien nya sampai segitunya. Bisa di bilang tidak sopan nanti.


Pekikan dari mulut Lucifer membuat semua atensi mata tertuju padanya.


"Eh- tidak - tidak" Ucap Lucifer ketika melihat semua mata seperti mengintimidasi nya.


1 jam kemudian meeting pun sudah selesai semua sudah pulang begitupun dengan Lucifer dan Ilona.


Di mobil Lucifer Ilona memarahi Lucifer habis - habisan.


"HEH... BOCAH KENAPA KAMU TADI MELIHAT TUAN BELMOND SEPERTI ITU???? Kamu mau tuan Belmond berfikir jika kamu orang yang tidak sopan" Gertak Ilona membuat Lucifer menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Bukan seperti itu Qu-" Ucapan Lucifer terputus lantaran dengan cepat Ilona membekap mulut Lucifer menggunakan sapu tangan.

__ADS_1


"Bicara Queen sekali lagi jika di luar dunia Mafia. Mau saya penggal?" Ancam Ilona membuat Lucifer menutup mulutnya rapat - rapat.


Lucifer menggelengkan kepalanya dengan cepat, ia tau betapa kejamnya Orang yang ada di samping nya ini jika sudah marah maka tak segan - segan untuk menghabisi lawannya.


Setelah berdebat cukup panjang yang akhirnya perdebatan itu di menangkan oleh Ilona.


Mereka berdua pun pulang ke markas Devil Dark.


.


.


.


.


Bersambung....


Trailer Next Episode :


Disebuah perusahaan bernama "Delvisa Company" telah terjadi kehebohan akibat satu orang koruptor yang me ngorupsi dana gaji para karyawan bahkan uang yang ia korupsi mencapai 10 Milyar.


"Untuk apa uang sebanyak itu hah?" Tanya Ilona dengan raut wajah yang marah.


Sang koruptor itu hanya bisa diam membisu di tempat.


"Kau tau?, Aku tidak suka orang berkhianat" Ungkap Ilona sembari memutari sang koruptor itu dengan senyum semrik seperti sang psikopat.


.


Tinggalkan jejak ....

__ADS_1


Budayakan selalu tap ❤ like setelah membaca setiap Episode...


See you next episode


__ADS_2