Identitas Rahasia Sang Mafia

Identitas Rahasia Sang Mafia
Episode 59 Tamat


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu dengan sangat cepat. Kini di rumah sakit Harapan. Lusi juga akan melahirkan buah hatinya.


Setelah beberapa saat mereka semua menunggu dengan cemas akhirnya yang di tunggu pun tiba. Suara tangisan bayi menggema di ruang persalinan rumah sakit itu. Semuanya pun bersyukur atas lahirnya anak dari Lusi dan Barron.


Setetes air mata jatuh begitu saja di pelupuk mata Lusi. Lusi tidak menyangka akhirnya dia bisa mempertahankan anak yang selama ini ia kandungnya.


Seorang suster berjalan kearah Lusi sembari membawa bayi mungil yang sudah ia bersihkan. Ditaruhnya bayi itu di pangkuan Lusi, dengan tangan yang masih bergetar Lusi membawa buah hatinya ke pelukan nya.


Lusi merasa sangat bahagia.


“Barron,” ucap Lusi lirih memanggil nama suaminya yang kini setia berjaga di sampingnya.


Sontak mendengar suara yang terlontar dari orang yang ia sayang membuat Barron segera melihat Lusi.


“Iya ada apa,” jawab Barron dengan lembut.


Entah sepertinya Barron lupa jika di ruangan itu juga ada Ilona dan Belmond yang sedari tadi memperhatikan aktivitas mereka.

__ADS_1


“Sejak kapan seorang casanova, akhirnya memilih satu wanita di hidupnya,” sindir Belmond pedas tentu membuat Ilona segera menginjak kaki Belmond.


“Aaauuu...” pekik Belmond sembari terlonjak kaget.


“Diam,” gertak Ilona jiwa Mafia nya pun keluar, membuat Belmond bergidik ngeri.


“Bayi ini akan kita beri nama Elvanka Tanaka,” ujar Lusi kemudian disetujui oleh Barron. Karena sebenarnya mereka berdua telah membuat nama jauh-jauh hari.


Tiba-tiba, “Brakkk,” suara pintu yang di dobrak dari luar membuat atensi mereka teralihkan. Dan ya pelakunya adalah Lucifer. Dengan muka yang dibuat merasa tidak bersalah Lucifer pun berjalan santai masuk ke ruang persalinan.


“Woyyy bocah sialan,” umpat Barron karena gara-gara suara dobrakan pintu membuat Elvanka terbangun kemudian menangis.


“Im sorry,” ucap Lucifer, mereka pun dibuat tidak percaya oleh perkataan yang baru saja Lucifer ucapkan. Karena biasanya Lucifer tidak pernah mengatakan kata itu.


“Etss... Apa ini seorang Lucifer baru saja mengucapkan kata, sorry?” ledek Belmond sembari tertawa terbahak bahak.


“Semua orang akan ada waktu dimana ia akan berubah,” ucap Lucifer cuek sembari duduk di sofa yang sudah tersedia di ruang persalinan.

__ADS_1


“Oh ya? apakah seperti kamu ini?” ledek Belmond kembali sembari tertawa cekikikan.


“Hmm...,” jawab Lucifer cuek.


.


Mereka pun hidup bahagia bersama dengan keluarganya masing-masing. Ilona bersama Belmond juga Putra. Sedangkan Lusi bersama Barron dan Elvanka. Oh iya satu lagi Lucifer bocah itu masih betah sendiri tetapi ia sering bermain-main di club.


Tamat.


Terimakasih kepada pembaca setia novel ini "Identitas Rahasia Sang Mafia" sudah mengawal novel ini sampai tamat. Tanpa kalian para pembaca setia, author bukan siapa - siapa.


Disini okey sudah tamat cerita Ilona dan Belmond teka-teki pembunuhan juga sudah terungkap kemudian Ilona juga sudah menikah dengan Belmond mereka mengangkat seorang anak kecil yang diberi nama Putra. Kemudian Lusi sudah melahirkan anak mereka, Barron sudah menerima anak mereka.


Author hanya mau mengingatkan jangan lupa like, beri komentar, subscribe, kemudian rate 5 nya. Oh iya author minta vote nya dong kakak - kakak cantik ku dan tampan ku, kakak-kakak online jangan luoa juga beri gift atau hadiah ya...


See you next novel yah... Insyaallah bulan Februari author akan merilis kan novel bary, yang pas ti tidak akan kalah seru dengan novel ini.

__ADS_1


Terimakasih semuanya.


Bay - bay......


__ADS_2