
“Baiklah aku tidak akan menyentuhnya se ujung kuku pun. Jika kau mengatakan siapa yang menyuruhmu untuk menyamar?” tanya Ilona sembari menelfon seseorang.
“Yang menyuruh ku adalah- ” perkataan pria itu terputus seketika lantaran sebuah peluru mengenai jantungnya. Dam dalam hitungan detik, Pria itu terkulai lemah sebelum akhirnya tiada pria itu mempunyai satu permintaan.
“Gufron yang - m- nyuruh ku, dan aku minta to- long, ja- ga - anak ku,” itu lah ucapan terakhir pria itu sebelum nyawanya hilang.
“Sial, dia malah mati,” umpat Ilona dengan geram.
“Oh ternyata si brengsek Gufron yang menyuruhnya. Dasar pengecut beraninya hanya menyuruh anak buahnya,” gumam Ilona sebelum keluar dari ruangan itu Ilona mengecek pria itu dengan cara menendang tubuh pria itu hingga menggelinding beberapa meter dari tempatnya tertembak.
“Oh syukurlah dia benar - benar sudah mati,” gumam Ilona kemudian ia berjalan keluar dan sampai disana Ilona menyuruh satu orang anak buahnya untuk memakamkan pria itu dengan layak.
Setelah selesai urusannya dengan pria itu. Ilona pun pergi ke taman dimana ada seorang anak kecil berusia sekitar 1 tahun yang sedang bermain seorang diri anak itu adalah anak dari pria tadi.
Ilona meng gas pol mobilnya hingga tal sampai 5 menit mobil itu sudah terparkir manis di taman kota.
Ilona melihat - lihat dimana anak kecil itu berada hingga pandangannya tertuju pada seorang anak kecil yang bermain sendiri an di kursi taman.
“Nona itu anaknya,” ucap Lucifer sembari menunjuk anak kecil itu.
“Ya, aku sudah tahu,” ucap Ilona berjalan sendiri meninggalkan Lucifer.
Ilona yang memang tidak pernah dekat anak kecil merasa kesulitan untuk bisa berkomunikasi dengan anak kecil itu.
__ADS_1
“Heyy nama kau siapa?,” bentak Ilona membuat Anak Kecil berumur 1 tahun itu menangis seketika.
“Hiks...hiks....”
“Nona, apa yang kau lakukan,” ucap Lucifer melihat Ilona membentak anak kecil itu.
“Aku hanya mengajaknya bicara,” ucap Ilona dengan memperhatikan dengan teliti tubuh anak kecil itu.
“Tapi jangan kau bentak, hati seorang anak kecil seperti dia sangat rapuh jika kau bentak,” ucap Lucifer menasehati Ilona.
“Lalu bagaimana aku mengajaknya bicara,” ucap Ilona frustasi.
“Seperti- ” ucapan Lucifer terputus ketika mendengar klakson mobil seorang pria milyader.
“Tin - tin - tin”
“Kenapa dia ada disini, sedang apa dia,” gumam Ilona sembari menatap Belmond.
Belmond pun keluar dari mobilnya kemudian ia berjalan mendekati Ilona yang masih mematung di tempat.
“Heyy kau kenapa?” tanya Belmond heran.
“Oh, ti - tidak,” ucap Ilona kaget.
__ADS_1
“Siapa baby kecil ini,” ucap Belmond gemas dengan anak kecil yang ada di sebelah Ilona.
“Dia anak dari Pria yang menyamar sebagai mafioso ku,” sahut Ilona kini ia memperhatikan Belmond yang menggendong anak kecil itu.
.
Bersambung...
[Promosi Bab Novel]
Author punya rekomendasi novel nih
Judul : Cinta Cool dan Barbar
Nama Pena : Alviesha_athninamisy
Blurb
Aliando Ivander sang idola sekolah. Dia mencintai murid baru yang ada di sekolahnya. Tepat di hari pertama gadis itu sekolah, dia langsung menyatakan perasaannya.
"Aku tidak minta persetujuanmu dan aku tidak menerima penolakan!" Itu kalimat andalannya.
__ADS_1
Alisha Leandra gadis cantik murid pindahan dengan terpaksa harus menjalin hubungan dengan Aliando. Bagaimana dia menghadapi fans gilanya Aliando? Bagaimana akhirnya dia bisa menerima Aliando? dan apakah misteri kehidupan Alisha bisa diterima oleh Aliando? Karena ternyata Aliando bukan satu-satunya pria dalam hidupnya.
Kepoin kuy