
Angin laut berhembus kencang menerpa adinka dan aras,
hijab adinka melambai mengikuti arah angin,
angin yg begitu menusuk dingin sampai ke tulang, namun aras belum berdiri dari berlutut nya di hadapan adinka sambil satu tangan nya memegang kotak merah berbentuk hati yg berisikan cincin berlian,
" Adinka....will you Merry me??
ini kali ketiga aras mengajukan pertanyaan kepada mahasiswi nya yg selama ini telah memerangkap nya dalam perasaan begitu ingin memiliki dan rasa ingin selalu bersamanya hingga tua.
" Hiks...Hiks...
adinka mulai menyeka air matanya yg mengalir begitu deras, rasanya dia tidak sanggup berkata-kata, namun dia tidak ingin membuat profesor ganteng itu masih berlutut di hadapannya.
" Prof,,.dinka mulai membuka suara.
saya mohon bangun dan berdiri lah, ucap nya masih sambil tergugu,
akhirnya profesor Aras pun berdiri di hadapan adinka Dengan wajah yg bingung, dia tidak bisa membaca ekspresi adinka, entah tangisan bahagia ataukah tangisan kesedihan, Aras terus terdiam menunggu ucapan adinka.
" Prof,, siapa pun wanita di dunia ini pasti akan menerima lamaran profesor, saya pun juga begitu, tapi jika kita se ' IMAN'
saya tidak akan mungkin mengorbankan iman saya hanya untuk bersama profesor, maafkan saya prof,
Air mata adinka masih saja mengalir membasahi pipinya,
sementara aras raut mukanya yg tadi terlihat bahagia kini terlihat muram, sedih dan kecewa yg begitu dalam.
__ADS_1
" jadi apa karena aku tidak mempercayai Tuhan?? kata2 itu begitu saja lolos dari bibir aras yg kini sedikit bergetar.
" Prof,, maaf kan saya, Iman bagi saya adalah hal yg paling utama,, dari saya lahir saya sudah diberi keimanan yg kokoh dan kepercayaan kepada Satu Tuhan yaitu ALLAH SUHBANAHU WATA'ALA. itu tidak bisa saya bandingkan dari apapun . hiks..hiksss
" Apakah tidak ada jalan lain agar kita bisa bersama adinka?saya sangat mencintai mu, hampir 4 bulan bersama mu sudah membuat saya yakin jika kamu adalah wanita yg terbaik untuk saya, bahkan cincin ini juga pilihan ibu saya,.
saya yakin bisa membahagiakan mu,.
" Hanya ada satu jalan prof untuk bisa bersama, saya akan menerima lamaran profesor jika profesor masuk agama saya yaitu agama Islam, ISLAMMU ADALAH MAHAR KU prof, jawabnya dengan begitu yakin, bahwa yg bisa membuatnya bersama hanya kepercayaan ,iman dan islam.
" saya memang sudah percaya akan adanya Tuhan , adinka
iya memang Aras sudah meyakini Tuhan itu ada semenjak dia mulai melantunkan doa ,dia sadar bahwa Tuhan ada tapi dimana dan bagaimana mendapatkan keyakinan itu dia masih belum tahu. dan di saat dia mulai. berdoa semoga adinka menerima lamarannya tapi justru karena kepercayaan inilah yg kini membuat mereka tidak bisa bersama.
" Prof,, sekali lagi saya katakan, saya menolak profesor bukan karena saya tidak menyukai profesor ,tapi karena keyakinan kita berbeda, aku ingin seorang yg menjadi suami ku adalah seorang imam yg bisa membimbing ku, tidak hanya di dunia semoga sampai akhirat nanti, . maafkan saya sekali lagi, dan saya akan kembali ke kamar saya prof permisi ucapnya,
membalikkan tubuhnya dan berlari ke arah fika, memeluk temannya itu,.
kini aku masih berdiri di dermaga sendirian, masih berusaha berdamai dengan perasaan kecewa, patah hati remuk dan rasa yg begitu menyakitkan tak bisa ku ucapkan dengan kata-kata, ini lebih menyakitkan dari aku kehilangan selin Dulu, karena aku belum sempat memilikinya tapi sudah kehilangan nya.
Aku melihat adinka berlari ke arah temannya memeluknya sambil masih menangis tergugu,. sama dengan apa yg kurasakan sekarang ,aku tidak menyadari kalau air mataku pun sudah terjatuh.
Emre dan serkan juga belalu, mereka tidak tega melihat keadaan ku yg terdiam dengan buliran air mata , walaupun tak nampak.
tapi mereka pasti merasakan kesedihanku.
****
__ADS_1
**kini aku menyadari bahwa kau telah pergi tanpa sempat aku menggenggam tanganmu,, jiwaku seakan remuk redam
rasanya malam ini aku kehilangan separuh harapan dan hidup ku.
tanpamu aku rapuh.....
Haruskah aku meyakinkan diriku terlebih dahalu akan sebuah keyakinan?
kemudian barulah kamu bisa yakin padaku
TUHAN.......
izinkan aku hidup bersamanya ,mengisi hari-hari ku dengan cinta dan kasih nya,
jika memang engkau benar-benar ada tunjukan aku jalan agar sampai ke singga sana mu****, .*
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa ya readers yg tersyaanggggg untuk. klik like komentar positif dan VOTE nya🥰🥰🥰🥰🥰🥰❤️❤️❤️