
Aku mengeringkan tubuhku sehabis berenang tadi , rasanya sedikit membuatku tenang , dan segar setelah semalam aku bertengkar dengan selin kekasihku.
aku memang tidak habis pikir dengan cara pikir selin yg tidak masuk akal.
kami sudah pecaran sejak 3 tahun lalu, kami duduk dibangku kuliah yang sama,
tapi saat aku melanjutkan S3 ku di Eropa kami menjalani hubungan jarak jauh, namun tidak menyusutkan cinta kami.
Setelah sekarang kami bisa tinggal bersama tanpa ada ikatan pernikahan.layaknya sepasang kekasih yg dimabuk asmara tak jarang kami sering bercinta dan menghabiskan banyak waktu di atas ranjang.
`` Kenapa kamu belum mau menikah dengan ku selin? apakah kamu tidak ingin kita memiliki hubungan seperti kebanyakan orang?menikah membangun rumah tangga dan memiliki anak?
kita sudah sama2 dewasa ,aku sudah 29 tahun dan aku rasa pekerjaan ku sekarang menjadi dosen adalah pekerjaan yg bisa menjamin kehidupan kita dan keluarga nanti.
`` Aras ,,, aku tau itu
tapi kamu baru 29 tahun , kita masih bisa berkarya jauh lebih dari ini,
__ADS_1
kamu tau kan aku saat ini sedang berada di puncak karirku, aku ingin menjadi seorang model internasional, tidak hanya negara tapi aku mau dunia mengakuiku balas selin dengan nada suara yg lebih tinggi dari biasanya,.
kamu tau, aku adalah anak tunggal dan kedua orang tua ku tidak seperti kebanyakan,aku sudah biasa mandiri dan kehidupan bebas ,masih banyak mimpi yg ingin kuwujudkan apakah kamu mau menghancurkan mimpiku dan menjadikan aku seorang ibu rumah tangga yang hanya di rumah mengurus anak dan suami?
Tangis selin mulai pecah saat dia berdebat dengan arsan menganai pernikahan.
`` lantas kamu mau seperti apa? hidup terusan begini tanpa ada ikatan pernikahan?
tidak mempunyai anak dan kita akan menua tanpa ada yg merawat kita diwaktu senja?
Selin menatap aras dengan tatapan terluka,bukan seperti itu , aku mau kita menikah tapi tidak sekarang aras, kita masih terlalu muda.
seperti nya kita sudah tidak memiliki pikiran yang sama.
Selin berlalu menuju kamar yg biasa mereka tempati berdua, mengambil tas jinjing miliknya dan meninggalkan aras aydin yg tak bergeser sedikitpun dari tempatnya,.
hanya bola mata aras yg terus memandangi selin saat punggung nya yg telah lenyap dibalik pintu.
__ADS_1
"tring...✉️ sebuah notif pesan yg muncul di layar handphone aras, My lovely dengan emoticon hati terpampang jelas,.
`` Maafkan aku,, barang\-barang ku nanti aku akan mengambilnya lagi, aku tidak bisa tinggal bersama mu lagi.
``Terimakasih balas aras singkat.
🥀AKU Terhenyak , tersadar kini engkau telah pergi bersama rintisan hujan yang mengantarkan ku pada kesedihan 🥀,.
Jam menunjukkan pukul 07.00 pagi, Untung saja aku tidak ada kelas pagi ,jadi aku bisa sedikit bermalas-malasan ,
karena jadwal ku harini hanya akan bertemu dengan sorang mahasiswa dari Indonesia yang ingin menjadikan ku supervisor nya untuk reset master s2 nya.
Aku mengambil laptop ku yg ada di kamar dan membaca sebuah email yg masuk kemaren.
namanya Gusti Kanjeng adinka Wiratama, panjang sekali namanya sampai aku bingung akan memanggil nya apa nanti kalau bertemu,
Ku baca CV nya, dia adalah salah satu lulusan terbaik dari fakultas Surabaya dengan IPK 3.98 nyaris sempurna, dan sudah 5 kali menerbitkan jurnal umum,
__ADS_1
yah fakultas di Surabaya Alumninya memang banyak yang melanjutkan S2 disini.