
Alun-alun kota Surabaya adalah tempat yg bagus untuk bersantai.
ini adalah salah satu destinasi untuk refreshing melepas penat saat libur dari pkerjaan.
***
Tokk...tokk....
suara ketukan pintu yg masih tertutup rapat ,
Samar-samar aras mulai membuka matanya dari tidurnya yg begitu nyenyak.
"Nak.....Aras," panggilan seorang wanita tak lain adalah ibu adinka.
Cekklek....pintu terbuka dan nampak lah wajah yg masih terlihat mengantuk dengan mata yg sedikit sayu.
"Iya bu, maaf saya lama membuka pintu ucapnya sopan. kepada calon mertuanya
ciaaaatt ...ciattt udah mau calon ajeee ya si aras mah.
"Ibu yg meminta maaf, sudah membangun kan kamu nak, sudah hampir magrib segera lah mandi dan ayok sholat berjamaah bersama lanjut annisa lembut.
"Iya bu, terimakasih .
Aras segera masuk ke kamar mandi dan membersihkan kan dirinya. tak lupa setelah nya mengambil wudhu. dia menggunakan cenala hitam dan baju kaos pendek, maklum lah baru masuk islam jadi belum punya baju koko dan sarung seperti kaum adam umumnya.
Aras turun keluar dar kamar, dilihat nya Arya ayah dari wanita pujaannya sudah duduk di ruang tengah menunggu nya. senyum kebapaan yg hangat menyambut nya.
"Assalamu'alaikum pak, ucap aras kemudian menjabat tangan beliau lagi."
"Waalaikum salam nak aras, bagaimana tidur nya nyenyak?
"Alhamdulillah pak, rumah bapak sangat nyman , bahwa saya berpikir saya sedang di Turki bukan Indonesia. Tutur aras membuat Arya tersenyum.
"Kalau begitu jadi menantu bapak saja biar bisa tinggal di Indonesia goda arya kepada aras."
__ADS_1
deg...
deg..
jantung aras berdegup saat ayah dari wanita pujaannya menggoda nya seperti itu.
dia hanya tersenyum sembari menggaruk kepalanya. hal itu membuat arya malah tertawa.
"mas,..kok belum berangkat tanya Annisa?
"Sebentar dek, ini lagi sekalian nunggu Dika."
tak lama dika muncul dengan baju koko dan sarung persis seperti arya,
"maaf pak de, dika telat hehehe. dika melihat aras yg memakai baju kaos pendek dan celana saja saat mau ke mesjid.
"Prof , mau saya pinjam kan sarung dan baju koko tawarnya?
"maaf kalau pakai saya kurang sopan pak, dika ucap aras, saya belum pernah berpakaian seperti itu tambah nya lagi.
"Nah .... karena nak aras belum pernah gimna kalau coba baju dika atau bapak ,?
Aras di ajak ke kamar dika, Dika membantu aras menggunakan sarung sebagai bawahannya, dan meminjamkan baju koko lengan pendek berwarna cream, lengkap dengan pecinya.
Cekleeekk...puntu kamar dika dibuka, nampaklah aras keluar dan di ikuti dika di belakang.
"Masya Allah,. decak Arya melihat aras yang sudah tampan dan gagah terlebih dahulu kini di tambah dengan baju koko dan sarung menambah ketampanannya serta seperti bercahaya, begitulah orang yang baru masuk Islam layaknya bayi yg baru lahir.
"kegantengan kamu mengalahkan bapak nak aras, godanya lagi.
aras tersenyum mendengar pujian dari arya.
"pak de kan udah tua sahut dika menimpali dan kemudian tertawa,.
"hey.. tua-tua begini pak de masih ganteng, buktinya buk de mu masih saja cemburuan .
kemudian ketiganya tertawa, aras sangat menyukai suasana yg terlihat akrab ini, dia merasa menjadi bagian dari keluarga dari wanita pujaannya. azan magrib terdengar berkumandang dengan cepat mereka menuju mesjid yg tak jauh dari komplek perumahan arya.
__ADS_1
sepanjang jalan menuju masjid, tak lepas warga baik wanita maupun pria menatap aras , wajah turki dan perawakannya yg tinggi dari dika dan arya menarik perhatiannya orang yg melihat nya.
setelah selesai magrib berjamaah mereka pulang .
"Assalamu'alaikum ucap arya kepada sang istri, Annisa membukakan pintu tak lupa mencium tangan suaminya, dan Dika mencium punggung tangan buk de nya.
"Waalaikum salam mas,.
melihat kebiasaan orang islam , sang istri yg patuh pada suaminya, benar kata seorang mualaf yg mengatakan pada aras dulu, derajat suami adalah tinggi terlihat bagaimana bunda Annisa memperlakukan ayah arya.
" mas, nak aras, dan dika ayokk kita makan dulu ucap Annisa.
makanan sudah tersaji di atas meja , ayam goreng, ikan goreng,oseng kangkung, tempe dan tahu goreng dan sambal. dan juga salad sayur dan buah-buahan.
"Nak aras, bisa makan ini? Annisa yg bingung menu apa yg cocok untuk lidah orang Turki.
"hehe..aras terkekeh, saya makan apa saja bu, dulu adinka pernah memasakkan saya nasi kuning lengkap dengan ayam goreng serta tempe dan tahu bu.
"Alhamdulillah arya menyahut, berarti kamu memang cocok jadi orang Surabaya tambahnya. aras hanya tersenyum mendengar perkataan arya.
mereka makan malam, sebelumnya arya memimpin doa, sungguh aras banyak mendapat pelajaran selama di rumah adinka.
makan malam selesai, annisa membersihkan sisa makanan dan mencuci piring kotor di bantu bi sum.
Arya, Aras dan dika berkumpul di ruang tengah. kemudian di susul Annisa membawa kan teh hangat dan beberapa cemilan.
"Bu...pak....
kalau boleh saya mau membicarakan sesuatu aras membuka suara dengan tatapan serius nya.
"Hemm....mau bicara apa nak aras , arya tak kalah serius menanggapi "
" tolong......Para readers yg baca ISLAMMU ADALAH MAHARKU
JANGAN LUPA....LIKE...
LIKE... LIKE.........YAAA
__ADS_1
ARAS MINTA BANTUAN KALIAN SEMUA NI..BIAR SI AUTHOR GK NGEGANTUNG CERITA GINI😏🤣