ISALAMMU ADALAH MAHARKU

ISALAMMU ADALAH MAHARKU
Prof Hasan Degar


__ADS_3

 


Saya di besarkan dari keluarga yg miskin, hidup saya susah dan sedari kecil saya sudah terbiasa hidup keras,


 


Ayah saya adalah seorang pekerja bangunan hobbynya adalah mabuk dan judi.


dan sering kasar kepada ibu ku,


setiap pulang mabuk dan judi , saya sering sekali mendapati dia memukuli ibu saya.


Prof Hasan degar membuka obrolan tanpa basa-basi, aku sedikit terperangah mendengar awal cerita dari beliau, sejenak aku sedikit membetulkan posisi duduk ku dan meluruskan punggung ku agar siap mendengar cerita beliau selanjutnya.


Sejak kecil saya sudah bisa bekerja, entah itu menjadi loper Koran atau menyemir sepatu,


terkadang saya juga memulung,


ucapan prof hasan begitu dalam dan penuh tekanan saat menceritakan masa lalu beliau,


beliau berhenti sejenak mengangkat gelas coffe dan meminum nya perlahan,


aku pun demikian .


saya bekerja keras hingga saya bisa sekolah tinggi seperti ini, aku anak yg paling sulung, dan memiliki seorang adik laki-laki.


Ibu saya meninggal saat saya kelas 1 SMA,


kemudian 2 tahun setelah itu ayah saya menyusul karena sakit ketergantungan minuman alkohol.


semenjak itu saya tidak percaya adanya Tuhan, saya pikir jika Tuhan benar-benar ada Dia tidak akan membiarkan saya hidup menderita begini.


Keberhasilan ku menjadi S3 di bidang anatomi ini murni kerja keras saya, dan tidak ada campur Tangan Tuhan disana.


" Ku lihat nafas prof hasan degar memburu dengan berat pertanda bahwa hidup beliau pada masa lalu begitu sangat menderita.


beliau menarik nafas dalam sebelum melanjutkan ceritanya ".


keyakinan saya bahwa Tuhan itu tidak ada akhirnya terbantahkan.saya tidak menyangka perjalanan saya menghadiri suatu acara di Aceh membuat saya menyadari bahwa Tuhan itu ada, bahwa kebahagiaan yg hakiki bisa kita miliki ketika Tuhan kita percayai dan yakini.


" Aku menatap lekat wajah prof hasan degar, Sangat penasaran apa yg bisa merubah keyakinan nya dari yg tidak percaya kemudian meyakini .

__ADS_1


" Maaf prof,..apa yg terjadi pada pertemuan di acara itu sehingga anda yakin bahwa Tuhan itu benar-benar ada" pertanyaan ku langsung ke inti dari penasaran ku.


" saya diberikan sebuah artikel ilmiah seorang profesor Aceh yg beragama islam.


kemudian artikel itu di letakkan prof hasan di atas meja. Lalu lanjut bercerita.


"artikel ini di tulis oleh tengku khazam seorang peneliti yg bertugas di Mesir.


artikel ini mengandung kutipan isi Al-Qur'an.


Prof hasan mengeluarkan sebuah buku kecil dan ternyata itu adalah Al-Quran mini yg selalu beliau bawa .


beliau menyodorkan Al-Qur'an kecil itu yg sudah ada terjemah dalam bahasa Turki.


" bacalah ini, ucap prof hasan.


" aku memegang kitab suci agama islam dengan perasaan aneh, sedikit gemetar yg tanpa ku sadari membuat nafasku terasa begitu sesak, ku tarik nafas berat ku dalam dan menghembuskan nya perlahan, memasukan oksigen ke rongga dadaku yg sedari tadi terasa menghimpit.


kubaca kutipan tersebut.


' sesungguhnya orang yg kafir terhadap ayat-ayat kami kelak akan kami masukkan kedalam neraka, setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yg lain agar mereka merasakan pedihnya azab. sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana.


bagi seorang ahli anatomi seperti saya, ayat ini menjadi bukti besar bahwa Al-Quran adalah karya dari Tuhan.


" Maaf prof, bisakah di jelaskan lagi dengan detail, karena saya tidak terlalu memahami ilmu anatomi, sahut ku dengan sedikit senyuman,


beliau ikut tersenyum mendengar pertanyaan ku.


" Dalam ilmu anatomi, lapisan kulit manusia terdiri dari 3 lapisan, epidermis, dermis dan sub cutis.


jika seseorang mengalami luka bakar hingga hangus dan menembus sub cutis maka penderita akan kehilangan rasa nyeri.


" apakah prof Aras mengerti maksud saya ?


Namun seperti nya dari raut wajah ku beliau bisa menangkap bahwa aku masih kebingungan.


Coba lihat kalimat yg anda baca tadi.


Allah mengatakan dalam Al-Qur'an bahwa,


setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yg lain agar mereka merasakan pedihnya azab.

__ADS_1


ini adalah


tanda bahwa Allah mengetahui dengan jelas jika kulit manusia terbakar hangus tidak lagi merasakan sakit dari luka bakar tersebut.


sebab itu dalam ayat ini kulit orang kafir digantikan dengan yg baru agar mereka merasakan pedihnya azab.


" Aku terkesiap sambil menggelengkan kepalaku, rasanya sulit di percaya, ku periksa lagi ayat yg ku baca beberapa menit lalu dan ini bukanlah kebohongan.


" Anda tau kapan Al-Qur'an ini di turunkan, tanya prof hasan kepadaku?


" menurut penelusuran saya, sekitar 1000 tahun yg lalu .


"benar sekali, bayangkan saja jika ini buatan manusia mereka tidak mungkin bisa menjelaskan perkara ini dengan detail.


kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman Al-Quran ini turun tidak akan pernah bisa menjelaskan tentang ini.


" Ini sangat mengagumkan ucapku , sambil masih menggeleng kan kepala ku.


prof hasan hanya tersenyum melihat respon ku.


" Anda tau apa yg saya lakukan saat mendapati artikel ini?


saya langsung memeriksa isi dari berbagai kitab suci hampir seluruh agama, namun hanya Al-Qur'an yg memiliki nya.


saya juga sama seperti anda, rasional, namun setelah mendapat kan bukti nyata ini, aku langsung memeluk agama islam sejak 17 tahun yg lalu, saya tidak akan memaksamu untuk mengikuti pemahaman saya, tapi pikirkanlah dulu, pastikan tidak ada lagi keraguan mu sebelum kamu menjadikan Islam sebagai agama mu,


Al-Qur'an ini saya berikan kepadamu, saya berdoa kepada Allah agar suatu saat prof aras bisa merasakan kenikmatan bahwa islam adalah agama yg benar, .


" tidak terasa air mata Lolos begitu saja dari pelupuk mata ku, dengan cepat aku menghapus nya, kemudian menjabat tangan prof hasan berterima kasih,atas hadiah yg beliau berikan.


aku pamit dan melesat langsung ke apartemen ku, tidak ingin ke kampus.


saat ini aku ingin menyendiri merebahkan jiwaku yg lelah dan gelisah atas pencarian sebuah Zat yg maha tinggi.


Setelah sampai di apartemen ku, tubuh ku lemah ,aku terduduk lunglai tidak berdaya di lantai ruang tamu, dengan air mata yg kembali terurai.


.


.


.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2