ISALAMMU ADALAH MAHARKU

ISALAMMU ADALAH MAHARKU
Dalam Diam


__ADS_3

 


Setelah kejadian semalam membuat adinka atau pun Aras tidak bisa tidur nyenyak, terlihat dari mata Aras yg masih merah karena kurang tidur.


 


sedangkan adinka sendiri matanya masih saja terlihat sembab karena terlalu banyak menangis.


Pagi itu setelah selasai sarapan di resto villa mereka ber lima memutuskan untuk pulang dari liburan, dari sarapan pagi sampai perjalanan pulang tidak ada pembicaraan yg panjang entah dari Aras dan Adinka ataupun dari tiga mahasiswa lainnya.


cuma terdengar suara music yg menemani mereka dari blue lagoon menuju turki.


lagu-lagu itu sedikit memecah keheningan di dalam mobil,.


Ketika lagu berikutnya di putar secara otomatis terdengar lah lagu Bruno mras.


***


It's a beautiful night, we're looking for something dumb to do


Hey baby, I think I wanna marry you


Is it the look in your eyes, or is it this dancing juice


Who cares baby, I think I wanna marry you


Well I know this little chapel on the boulevard


We can go


No one will know


Oh, c'mon girl***


lagu itu terputar otomatis, semua mata tertuju pada pemutar music di mobil, sejenak lagu itu mengalir dengan nada bahagia seorang pria yg sedang melamar wanitanya. Adinka menggercapkan matanya,dan sedikit membetulkan duduk nya.


dia merasa sedikit tercekat mendengar lagu itu, lagu malam kemarin yg menghancurkan hatinya dan hati Professor nya di dermaga.


Aras juga tercekat, dan segera ingin memindah daftar lagu nya, namun bingung antara ragu dan tidak enak,.

__ADS_1


namun Emre yg saat itu menjadi driver paham akan situasi yg tidak enak langsung menekan tombol next. dan langsung mencairkan suasana dengan obrolannya agar tidak terlalu kaku.


" Oh ya prof bagaimana dengan tugas riset kita? apakah ada banyak yg harus revisi?


suaranya begitu memecah keheningan."


" Untung lah emre mengerti 'batin aras'


iya semua baik-baik saja, saya sudah mengoreksi nya dan bagus, ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya yg lurus ke depan walaupun dia sesekali melirik adinka dari spion.


" sebentar lagi kalian akan ujian semester,semoga berhasil dan mendapatkan nilai yg bagus".


" Terimakasih prof, kekeh emre,. kemudian tidak bicara lagi dan hanya fokus menyetir.


Empat jam berlalu,telah sampailah mereka di Turki, Aras seperti nya tertidur selama perjalanan, ketika sampai parkiran mobil apartemen nya pun dia masih belum bangun, karena kelelahan dan kurang tidur.


terpaksa emre dan Serkan membangunkan nya.


" Prof...Prof,. serkan memanggil ,


kemudian mata Aras menggercap dan menyesuaikan keadaan.


" Dimana kita?


" Sudah prof..maaf membangun kan profesor, ucap emre.


seperti nya anda kelelahan,.


tapi kami akan pamit dan sebaiknya profesor istirahat di apartemen tambahnya.


"Terimakasih sudah menjadi Driver,


apakah adinka dan temannya sudah pulang?


" Iya prof,,sudah.


tadinya mereka ingin pamit, tapi karena melihat anda terlelap mereka hanya berpamitan kepada saya dan serkan saja, balas emere.


" yasudahlah..ayok kita pulang.ucap aras menyudahi percakapan mereka.

__ADS_1


*****


Aras Aydin Civilim


Hatiku sungguh sangat sakit, tapi aku harus tetap menerima keadaan ini, dan harus tetap profesional menjadi tutor adinka sampai dia lulus mendapatkan gelar masternya.


Aras merebahkan dirinya di atas ranjang yg ukurannya sangat besar, memijat kecil dahinya karena terlalu banyak yg di pikirkanyya. jauh melayang memikirkan adinka wanita berwajah teduh itu.


" Apakah dia baik-baik saja? gumamnya dalam hati.


" Apakah dia juga merasakan sakit yg kurasakan?


" Apakah aku harus belajar Islam?


"Apakah islam benar-benar agama yg tepat?


" Dari mana aku belajar?


Pertanyaan-pertanyaan itu terus saja terulang di dalam kepalanya, hingga membuatnya kebingungan sendiri, Kalau dari segi pelajaran bahkan riset serta membuat jurnal dalam satu hari mungkin dia bisa saja menyelesaikan nya, tapi tidak dengan sebuah kepercayaan.


dia bingung , memang Aras sudah percaya adanya Tuhan, tapi apa agama yg tepat?


Besok aku akan ke perpustakaan mencari buku tentang agama,,.


yah semoga saja ini awal yg baik.


aku akan belajar sebuah agama Dalam diam saja, " Tuhan.. bantulah aku, buktikan lah engkau benar-benar ada, tunjukan kebenaran itu kepadaku.


samar2 terdengar lantunan doa dari bibir aras yg selama 29 tahun tidak pernah berdoa.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


. Bersambung


__ADS_2