
HAIII....PARA READERS maafkan author yg very slow banget update ya hehhee..
bagaimanapun cerita ini pasti author tamatkan loh...cuma intensitas kesabaran update nya aaja yg perlu di tingkatkan hehhe...
happy reading...♥️♥️♥️♥️
Terdengar Azan subuh menggema,Ayah dan bunda adinka sudah terbangun dan siap melaksanakan sholat subuh, Dika juga sudah lengkap dengan peci dan baju kokonya.
"Tolong bangunkan nak aras", ucap arya kepada dika.
"Baik pak de, balasanya.
"Tok ..tok ....
Dika mengetuk kamar yg di tempati aras,
"Prof, maaf mengganggu, apakah prof sudah bangun?
Cekreeekk...pintu terbuka,. Aras sudah rapi dengan kemeja panjang dan celana panjangnya.
"Iya dika, saya sudah bangun"
"Pak de menyuruh saya membangun kan prof untuk mengajak sholat subuh berjamaah.
"tentu saja, mari
Mereka menuju dimana arya berada.
menuju musholla yg ada di rumah mereka.
dengan khidmat arya menjadi imam ,
setelah selesai sholat berjamaah mereka sarapan bersama,
aras merasa sangat bahagia mendapatkan perhatian dari keluarga wanita pujaannya.
disela-sela makan mereka sedikit membahas tentang kepulangan aras ke turki.
__ADS_1
"Hari ini jadwal penerbangan saya jam 8 pagi, bu , pak " aras berbicara sembari menatap lekat pada arya dan anisa serta dika.
"Hem..saya pasti akan merindukan professor ucap dika,. kemudian terkekeh."
"Kami sangat senang atas kedatangan nak aras kesini, arya menambahkan.
"jangan sungkan untuk berkunjung ke sini lagi, anisa menambah kan".
"Terimakasih atas semua yg ibu, bapak dan dika berikan kepada saya, tentunya saya akan merindukan kamu dika, dan makanan khas Surabaya ucap aras tergelak"
Mereka kemudian tertawa bersama, kemudian melanjutkan sarapan.
waktu menunjukkan pukul 7.10 menit.
aras membawa koper dan ranselnya, kemudian membawa ke bagasi mobil,
arya dan dika akan mengantarkan ke bandara.
setelah semua siap, aras berpamitan kepada annisa yg tidak ikut mengantarkan .
"Jangan sungkan nak aras, rumah ibu selalu terbuka jika kamu mau ke Indonesia lagi,
dan untuk niat baikmu melamar adinka lagi, pastinya ibu mendoakan mu, semoga Allah melancarkan niat baikmu.
"terimakasih,. ucap nya.
assalamualaikum.
Mobil meluncur membelah jalanan.
dika duduk di kursi sopir,
aras duduk d samping sedangkan arya duduk di kursi penumpang.
mereka berbincang kecil, mengisi keheningan menuju bandara. lalu lintas jalan raya yg tak begitu padat membuat dua puluh lima menit saja sampai ke bandara.
Aras mengurus segela keperluannya, kemudian mereka duduk di ruang tunggu.
__ADS_1
15 menit menunggu akhirnya panggilan untuk keberangkatan sudah menunggu.
"Pak, terimakasih atas semua kebaikan bapak semoga bapak dan ibu selalu sehat"
mereka berpelukan , arya menepuk bahu aras.
"Semoga rencana mu melamar adinka putri bapak lancar ya, goda arya "
Aras terkekeh, "Terimakasih pak, doakan saya".
tak mau kalah, dika juga memeluk professor muda yg hebat itu. Aras menepuk bahu dika.
"Belajar lah sungguh-sungguh semoga kamu juga bisa seperti mbak mu, kalau kamu mau ke turki hubungilah saya"
"Tentu prof, saya akan membuat orang tua, pakde dan buk de , mbak dinka dan tentu saja prof juga bangga hehhe.
Mereka melambaikan tangan ke arah aras ,
pesawat yg membawa aras lepas landas.
Selama kurang lebih 14 jam perjalanan, Aras sampai di bandara Attaturk, di jemput oleh supir yg di suruh oleh ibunya.
"Selamat datang kembali Tuan, ucap supirnya"
"Iya terimakasih pak", kita langsung ke apartemen saya saja.
"Baik Tuan.
mobil melaju ke arah apartemen aras,
"Aku merindukan turki dan kampus ataukah merindukan mu adinka wiratama, gumam aras.
matanya menatap ke arah luar kaca mobil, terlihat buram kaca mobil yg di terpa gerimis
saat itu turki memang di landa musim hujan.
TBC.....✅✅♥️
__ADS_1