ISALAMMU ADALAH MAHARKU

ISALAMMU ADALAH MAHARKU
Misi Aras


__ADS_3

Malam kota Surabaya masih dengan keramaian , bunyi klakson dan lalu lalang orang yg berjalan di pinggir trotoar masih terlihat, setelah Dika dan Aras berwisata kuliner mereka memutuskan untuk kembali ke rumah Arya dan anissa.


"Surabaya memang seperti ini ya ramai? ucap aras di tengah keheningan menuju jalan pulang.


"Iya prof, Surabaya memang seperti ini,


sebenernya saya asli Bandung, tapi saya ingin melanjutkan kuliah di Surabaya, makanya saya tinggal di rumah bude nissa dan pak de arya. Lagi pula semenjak mbak adinka melanjutkan S2 di Turki rumah pak de arya menjadi semakin sepi. kalau di Bandung di rumah saya ada adik saya yg menemani ibu dan bapak, jadi saya tidak khawatir . jelas Dika kepada aras.


"Alhamdulillah , saya senang mendengar nya dika. dan mbak kamu sebentar lagi juga akan lulus S2 . nanti saat kelulusan kamu bisa ikut ke Turki , siapa tau kamu juga tertarik melanjutkan S2 di turki nanti.


"heheeh dengan senang hati prof, saat saya di turki mau kah prof meanjadi tour guide saya?


"Hahaah..tentu saja dika, aras menepuk pundak dika sembari tertawa bersama.


Pukul 21.00 mereka sudah tiba di rumah,


penjaga rumah membuka kan pagar,


"Selamat malam den dika, dan mr.aras sapa penjaga"


"Malam mang agus, sedang kan aras mengangguk kan kepalanya membalas sapaan agus. "Pak de sama buk de udah tidur ya?


"belum den, noh lampu ruangan tengah masih nyala,


"oke pak agus, saya masuk dulu ya. makasih udah bukain pagar.


"sama-sama den.


Cekrekk... gagang pintu terbuka, assalamu'alaikum pak de...buk de.

__ADS_1


"Waalaikumsalam, ucap arya yg sedang membaca buku di ruang tengah. Alhamdulillah udah pulang,


"Assalamu'alaikum pak, ucap aras kemudian bersalaman.


"waalaikum salam nak aras,


gimana wisata kulinernya? hemm enak?


"Alhamdulillah enak, dan saya sangt kenyang pak, ucap aras sembari tersenyum.


apakah ibu sudah tidur tanya aras yg sedari tadi tidak melihat keberadaan Annisa.


"Ibu lagi di dapur, kayak nya lagi bikin kue,


ayok duduk dulu.


saya permisi pamit duluan ke kamar mau charger hape sekaligus mandi dan ganti baju, izin dika.


"Iya sana, sekalian panggilin buk de ya dik.


"oke siap komandan, dika berlalu


dan ke dapur memanggil Annisa agar ke ruang tengah.


Aras masih berbincang dengan arya.


Annisa datang membawakan dua gelas kopi .


" mas, nak aras ni saya buatkan kopi, mari di minum.

__ADS_1


"makasih ya sayang, ucap arya kemudian tersenyum.


"Mas, sok sok an romantis ni,. malu kali di depan nak aras. Annisa mencubit tangan arya.


aras yg melihat kejadian itu tersenyum ,


humm beginikah pernikahan dalam islam, damai dan menenangkan gumamnya dalam hati.


"Bu,. pak.


saya ingin menjalankan misi saya, untuk melamar adinka. apakah ibu dan bapak tidak keberatan?


"wah...wah ..anak muda macam nak aras ini, mau ngelamar aja pakai misi segala, arya terkekeh . apapun itu bapak setuju-setuju saja nak. iya kan bunda?


"iya , ibu sih setuju aja asal romantis, jangan seperti mas arya, masa ngelamar ibu pas lagi di pasar. Annisa terkekeh saat menceritakan jaman dulu ketika arya melamar nya.


Annisa bercerita bagaimana awal dia dan arya bertemu, dan bagaimana lika-liku rumah tangga mereka, memberi kan wejangan dan menjelaskan bagaimana sifat adinka ketika dia di rumah, dinka itu walaupun anak semata wayang, dia gk pernah manja dan selalu membuat kami bangga, ucap nissa. larut mereka bercerita hingga waktu menunjukkan pukul 22.30. Annisa mengakhiri cerita nya.


menyuruh aras istirahat, karena besok pagi aras sudah kembali ke Turki.


aras pamit kepada anisa dan arya ke kamar.


aras mandi dan kemudian menganti pakaian, merebahkan dirinya di tempat tidur.


sebelum memejamkan mata aras berdoa.


'Ya ALLAH.... terimakasih telah menghadirkan sosok wanita seperti adinka dan keluarganya yg baik dengan tangan terbuka menerima hamba dengan segala kekurangan ini, terimakasih ya ROB atas semua nikmat mu hari ini, Alhamdulillah.


tak butuh waktu lama, aras sudah terlarut ke dalam alam mimpinya.

__ADS_1


__ADS_2