ISALAMMU ADALAH MAHARKU

ISALAMMU ADALAH MAHARKU
Pertemuan Yang Tak Diduga


__ADS_3

 


Matahari turki mulai menampakkan sinar, menembus tirai putih yg penghuninya masih terlelap di atas tempat tidur, seolah berusaha membangunkan sang pemilik jiwa yg matanya masih terpejam,


 


beberapa menit kemudian sinar itu kian menyilaukan mata,


Aras menggercapkan matanya perlahan, menyesuaikan dengan keadaan, kemudian matanya berpindah ke arah jam dinding yg tergantung tepat berada di atas pintu kamar apartemen nya, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi. Perlahan dia bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi.


Hari ini dia memang tidak ada kelas pagi jadi dia bangun agak sedikit siang.


perbincangan yg dia lakukan dengan adinka tempo lalu masih lalu lalang di dalam pikirannya, untuk itu hari ini dia memutuskan kembali berkunjung ke Masjid agung mardin bertemu dengan imam Mehmet.


ingin berdiskusi lagi dan menanyakan beberapa pertanyaan yg belum dapat iya temukan jawabannya.


*******


Asrama adinka


 


Hari ini adinka memutuskan untuk jalan as-jalan seputaran kota Turki dengan menggunakan sepeda, karena hari ini tidak ada mata kuliah yg harus di ikutinya,


 


mungkin sedikit jalan-jalan akan menghibur dan membuat hatiku bahagia ucapnya.


dengan sepatu Kets berwarna abu tua dia mengayuh sepedanya,


ke beberapa tempat yg tidak terlalu jauh.


sambil matanya melihat sekeliling kota Turki yg begitu indah.


akhirnya dia berhenti di sebuah taman, memarkirkan sepedanya dan duduk di sebuah kursi taman sambil membaca surah Ar-rahman di aplikasi handphone nya.


dia begitu larut dalam setiap ayat, dan kata terjemahannya yg begitu dalam.


tak terasa bulir air mata jatuh merembes membasahi pipinya,


perasaan akan harapan yg tak semestinya, jiwanya begitu lemah terkalahkan oleh cinta, ya adinka manusia biasa yg punya cinta dan harap , namun ia sadar bahwa semua itu adalah semu, hanya saja perlu waktu untuk menetralkan semua seperti semula.


setelah membaca surah pavorit nya, dia memutuskan untuk mengayuh sepedanya ke mesjid Agung Mardin,. dia ingin melaksanakan sholat Duha di sana.

__ADS_1


****


Aras sudah rapi dengan celana panjang, dan kemeja biru malam , terlihat pakaian itu begitu sempurna membalut tubuh tinggi nya, sungguh ke tampanan yg hampir sempurna,


Dia menuju parkiran mobilnya, memutuskan untuk membawa mobil , karena sesudah dari mesjid agung mardin dia ingin berkunjung ke lain tempat .


setelah sampai di mesjid agung mardin ,Aras memarkir kan mobil nya di halaman samping dan langsung menuju ruang imam Mehmet berada, karena sudah terlebih dahulu membuat janji untuk bertemu.


" Tok..tok..tokk...


Permisi imam, sapanya lembut sambil menyunggingkan senyum.


" Mari silahkan masuk Tuan Aras, balas imam Mehmet , berdiri menyambut kedatangan Aras, Mereka berdua berjabat tangan.


" silahkan duduk , ucap imam mehmet kepada Aras.


" Terimakasih imam, aku menanyakan beberapa pertanyaan yg belum bisa ku jawab dari berbagai informasi yg ku miliki,


imam Mehmet dengan Sabar menjawab semua pertanyaan yg ku ajukan.


lama kami berbincang-bincang , kemudian imam Mehmet memberikan aku selembar kertas, yg sudah tertulis dua nama orang yg harus aku temui sebagai sumber informasi tambahan agar keyakinan ku untuk belajar islam semakin sempurna.


Waktu menunjukkan pukul 12.30 , terdengar suara azan yg merdu, sejenak aku menyandarkan punggung ku di sofa yg ku duduki terletak di depan imam, aku menikmati suara azan yg seakan memanggil ku, sungguh ini perasaan yg tidak bisa di jawab alam sadar ku.


" Ahh..ehh..


iya imam, maaf tadi saya sedikit melamun jawab ku.


kemudian aku bermaksud untuk pamit meninggalkan ruang imam tersebut, sambil kembali menjabat tangannya dan mengucapkan terimakasih.


***


Azan zuhur berkumandang,,aku memutuskan untuk mengambil wudu, yg tempat wudhu nya adalah di belakang mesjid, aku berjalan lurus menunaikan niat ku untuk berwudhu,


setelah aku melewati sebuah ruangan yg aku tau itu adalah ruangan yg biasa di tempati imam Mehmet, pintunya sedikit terbuka, wajah imam nampak teduh terlihat dia seperti sedang berbicara dengan seseorang sambil berjabat tangan.


aku seperti mengenal sosok itu,


ku hentikan langkah ku sejenak, saat pintu itu terbuka,. dan tepat di hadapan ku.


orang itu adalah Prof Aras.


" Prof...sapa ku spontan, setelah pintu ruang itu terbuka, keluar lah prof aras dan imam Mehmet bersamaan.

__ADS_1


sedang apa prof berada disini. aku mengerucut kan sedikit dahiku karena bingung sekaligus terkejut melihat Prof Aras di mesjid bersama imam Mehmet,.


Aku sama kaget nya dengan adinka, yg berdiri tepat di hadapan ku, aku tidak bisa berkata-kata seakan lidahku kelu untuk menjawab pertanyaan nya._ Aras


" Assalamualaikum imam, ucap ku menyapa


gara2 ke kagetan ku, aku lupa menyapa imam terlebih dahulu.


saya adinka mahasiswi master prof Aras ujarku kemudian menjelaskan.


" Waalaikum salam,, ucap imam Mehmet membalas salam ku.


Kemudian terlihat imam Mehmet berbicara bahasa Turki dengan prof Aras.


sesekali ku dapati ekspresi wajah malu-malu prof aras saat berbicara,..aku tidak tau mereka berbicara apa.


" Emm saya hanya berkunjung sebentar ke sini, ada urusan ucapku menjawab pertanyaan adinka yg sedari tadi matanya masih nampak keheranan melihat keberadaan ku di sini,


baiklah saya pamit ingin pulang ke apartemen sambung ku lagi kepada adinka.


" Mmmm.. Baiklah prof,.


hati-hati mengemudi, balasku dengan masih tatap keheranan.


Aku masih mematung berdiri di tempat ku sesaat melihat prof aras berlalu menuju mobilnya yg terparkir di halaman belakang tempat aku ingin berwudu, kemudian kilas dia melambaikan tangannya tanda dia sudah ingin pergi.


" nak.. Apakah kamu ingin ikut sholat berjamaah, ?


suara imam Mehmet Mehmet membuyarkan lamunanku, sedang kan mobil prof aras sendiri sudah tidak terlihat.


pikiran ku jelas mempertanyakan keberadaan prof aras di sini. Apakah dia ingin belajar islam?


" i..iya imam, jawab ku sedikit terbata ketika sadar niat ku kebelakang adalah ingin berwudu dan ikut sholat berjamaah.


Aku pamit segera mengambil wudu.


**Bersambung..


terimakasih masih setia membaca karya pertama author.


jangan lupa dukungannya ya dengan pencet tombol like.. karena tombolnya gratis. gk ada ruginya para readers pencet tombol like..


dan janngan lupa juga VOTE nya

__ADS_1


🍃🍃🍃❤️❤️❤️**


__ADS_2