
Aras memutuskan untuk ke luar apartment nya untuk membeli coffe,.
di kedai coffe dekat dengan kampus dia mengajar,
cuaca langit Turki saat itu sedang gerimis
sesuai dengan perasaannya saat kemaren malam melapaskan kepergian selen wanita yg dia sayangi.
setelah membeli coffe aras berniat langsung pergi menuju ruang kerja di kampus tempat dia melakukan riset dan penelitian nya.
berjalan di atas tanah yg masih masih basah akibat gerimis sambil tangan kanannya memegang segelas coffe cup.
pikirannya pun melayang mencari sebuah ketenangan atas jeritan hatinya yg masih ter iris itu.
"excusme......
''excusme..............teriak seorang wanita yg mengendarai sebuah sepeda dengan tangan kanannya memegang sebuah payung berwarna kuning.
Namun karena jalanan itu menurun serta tanahnya basah dan licin membuat wanita itu tidak bisa menyeimbangkan dirinya lagi,
Aras yg terkejut pun tidak sempat menghindar dan akhirnya kakinya tersenggol ban sepeda itu.
"Aaaa..........
"Brukkkk........sangat keras bunyi jatuhnya.
ya wanita dan sepedanya terjatuh.
payung terlempar ke sembarang tempat lumayan jauh terlepas dari genggaman wanita itu.
Aras yg kaget dengan kejadian itu langsung menoleh melihat wanita yg terjatuh.
dia bermaksud menolongnya.
"Are you okay??
wanita tidak menjawab ,.tubuhnya masih gemetar, matanya masih menyesuaikan dengan apa yg baru saja terjadi padanya.
"Astaghfirullah aku menabrak seseorang.
Aras melihat wanita itu masih gemetar ,dia bermaksud membantu nya untuk berdiri dengan memegang lengan wanita itu..namun secepat kilat setalah dinka berdiri dia langsung menarik tangannya.
"Apakah ada yg terluka?
aras memperhatikan tubuh wanita itu,
memakai rok panjang,kemeja berwarna biru langit dan penutup kepala yg entah apa itu namanya.
dia tidak bisa mengetahui apa yg terluka karena tubuh wanita itu sangat tertutup kain.
warna kulitnya kuning langsat, matanya coklat dengan tatapan yg teduh.
__ADS_1
'Cantik', terlintas di pikiran aras wanita ini bukan penduduk turki.
"I am sorry Mr,.
saya baru saja bisa menggunakan sepeda, dan kini saya sudah menabrak Anda .
apakah anda terluka?
"No..i fine .
seperti nya anda yg terluka.
sejenak aras terdiam menatap wajah wanita yg teduh itu, kemudian di langkah kannya kakinya untuk mengambil payung kuning yg terlempar lumayan jauh.
dia memberikan payung itu kepada dinka.
"ini payungmu, sepertinya kamu sudah mulai basah.
Adinka memberanikan dirinya untuk mengangkat wajahnya dan menatap laki-laki itu,
"Cesss.....tatapan mata mereka bertemu
untuk beberapa saat terdiam dalam pikiran masing-masing.
adinka sadar dan segera menundukan kepalanya .
" maaf kan saya, saya akan ganti rugi dan akan mencucikan pakaian ada yg kotor tawarnya.
"Tidak usah, ini tidak apa-apa
''apa mau saya antar kamu pulang"??
"Tidak,.. terimakasih Mr.
saya baik-baik saja.
walaupun kakinya sangat sakit dinka mencoba untuk berjalan meninggalkan laki-laki itu.
"Mr., maafkan saya sekali lagi ucapnya smbil menundukan kepalnya.
"Yes ..no problem.
🌼🌼
Aras kembali melanjutkan langkah kakinya menuju ruang kerjanya.
masuk dan kemudian mengambil baju ganti
menuju kamar mandi.
Sementara dinka kembali ke Asrama untuk mengganti pakaian nya yg basah.
sewaktu dia berganti pakaian,
ternyata lututnya luka dan memar ada darah disana, mungkin karena benturan dengan jalan tadi..
__ADS_1
dibersihkannya luka dan di pasang plester luka.
Kemudian di ambilnya rok panjang ,kemeja berwarna crem ,hijab warna senada kemejanya serta blazer pajang berwarna coklat muda.
rupanya hujan tadi membuatnya sedikit kedinginan.
Setelah selaai berganti pakaian dinka kembali menuju kampus untuk bertemu dengan tutor S2 yg sudah dikirim nya email kemaren.
dinka putuskan untuk menaiki sepedanya lagi.perlahan tanpa memegang payung dan hanya fokus mengemudikan sepeda.
Sampai dilorong, dibacanya setiap nama profesor yg tergantung di depan pintu..saking fokus nya dia tidak menyadari kalau ada seseorang yg berjalan tepat dibelakangnya.
Aras menatap kedepannya,
ada seorang wanita yg seperti kebingungan mencari seseorang,
sampai akhirnya tepat di belakang adinka.
Adinka masih fokus dan membuka secarik kertas yg ada ditangan nya.
"ya benar ,. ini ruangannya,
Prof. Aras aydin civilim.
"sedang mencari seseorang?
suara aras mengagetkan adinka.dan langsung berbalik kearah suara itu.
terkejutnya dinka.dan sontak memundurkan langkahnya kebelakang,
'bukankah dia yg ku tabrak tadi (batin dinka)
"mm...Ma..maaf Mr.,
suaranya gelagapan karena terkejut.
" saya mencari Prof.Aras Aydin.
Tanpa menjawab kata-kata dinka
aras merogoh kunci yg ada di saku celana nya dan membuka ruangan itu.
''silahkan masuk,
kemudian aras masuk terlebih dahulu yg kemudian disusul adinka dibelakang.
Aras sedikit tersenyum, "perkenalkan saya Prof .Aras Aydin civilim,.
Dinka membulatkan matanya dan raut wajahnya berubah datar..tidak tau apa yg harus dia lakukan.
adinka mengira seorang Profesor aras
adalah pria yg separu baya berumur 40 tahunan.
ternyata masih sangat ganteng ,muda
__ADS_1
dan yg sudah dia tabrak tadi.😁