
Aku masih berdiri di halte antrian bus 092 yg akan membawa ku kota Bursa, menuju masjid Diyarbakir .waktu sudah menunjukkan waktu jam 2 siang, hujan dan agin menerpa kota Turki hari ini. Aku kedinginan di terpa angin dan hujan yg turun bersamaan .
Harini aku ada agenda bersama Fatimah muslim asli turki untuk mengajari Al-Qur'an kepada anak-anak lokal turki, semenjak 2 bulan terakhir aku sengaja menjdi Relawan mengajari Al-Quran kepada anak-anak itu, meskipun turki dan Bursa berjarak jauh hampir memakan waktu 3 jam lamanya namun aku bahagia bisa mengajari mereka.
Waktu berlalu, ketika sampai aku langsung turun dari kereta dan membuka payung ku dan menuju masjid Diyarbakir untuk melaksanakan sholat ashar.
gerbang ber cat coklat muda masjid Diyarbakir sudah terlihat, aku berjalan perlahan karena saat itu hujan di turki mengkuti sampai ke Bursa,
Setiba di depan pintu masuk aku sudah di sambut oleh Fatimah, dia melihat ku kedinginan dengan satu tangan memegang payung dan satunya lagi memeluk lengan ku yg memegang payung, yah rok yg ku pakai sedikit basah karena hujan.
" Assalamualaikum Fatimah ucap ku menyapanya, dia berjalan menuju arahku kemudian memelukku kilas,
" Waalaikumsalam...
kau kebasahan adinka? aku sedikit khawatir kepadanya, dia dari perjalanan jauh dan tetap begitu semangat untuk menjadi relawan untuk mengajari anak2 mengaji di mesjid Diyarbakir.
ayok masuk ajak ku mengandeng tangannya.
" Fatimah,,.. izinkan aku untuk sholat ashar terlebih dulu, ucap ku kepadanya.
" iya adinka , tapi kamu tidak ingin mengganti baju mu dulu, kebetulan aku punya baju ganti di dalam,
" Tidak usah jawab ku sopan, ini tidak terlalu basah fatimah, ucap ku seraya tersenyum.
Setelah aku selesai sholat ashar, aku bergabung bersam fatimah dan anak-anak lokal dan mengajari mereka mengaji sembari bercengkrama . satu jam bersama mereka selalu menjadi momen terindah dan menyenangkan, meskipun bahasa turkiku sangat terbatas untung ada fatimah yg membantu ku, bahasa yg sangat berbeda membuat anak-anak ini kesusahan untuk melafalkan beberapa huruf dalam Al-Qur'an.
__ADS_1
" Adinka,.. apakah kamu berasal dari kampus universitas teknik istanbul (ITU) ?
kami membereskan perlengkapan karena sebentar lagi akan azan magrib.
" Iya balas ku, kenapa Fatimah?
" ada seorang profesor dari ITU kesini, dia sedang bersama prof Altan, mengunjungi masjid Diyarbakir, ketika kelas Al-Quran kita di mulai sampai sekarang mereka masih berada disini , ada di ruang imam .
mungkin sebentar lagi selesai karena azan magrib akan tiba. " aku mengerucut kan dahi ku mencoba mencay tahu siapa profesor muda dari ITU yg datang kesini.
" Apakah mungkin prof Aras?
ah ..hayalan bodoh (batin dinka).
Nanti juga kita akan ketemu, ayok kelantai dua untuk sholat magrib, sebentar lagi azan akan berkumandang.
Tiga raka'at berlalu dengan penuh kedamaian,
fatimah berencana mengajak ku makan malam terlebih dahulu sebelum pulang.
sebelum menuju restoran aku permisi untuk ke toilet terlebih dahulu.
aku menuruni anak tangga menuju toilet lantai dasar, ketika baru melangkah kan kaki pada tangga pertama aku berhenti sejenak memandang sosok laki-laki berperawakan tinggi menggunakan jas hitam.
aku mengamatinya , dia menghadap sekretariat perkumpulan keluarga muslim Indonesia.
__ADS_1
" Prof Aras, cetus ku kaget
tiba-tiba sosok itu berpaling menghadap ku.
Cess....mata kami bertemu, untuk seperkian detik waktu terasa berhenti, laki-laki berjas hitam dengan dalaman kemeja navy itu benar adalah prof Aras.
matanya tajam menatap ku, kemudian wajahnya tercengang sepertinya juga sangat kaget melihat ku.
" Dinka, sapanya tersenyum.
" Apa yg kamu lakukan disini, ucap kami bersamaan.
aku menarik nafas sesaat .
" saya mengajari anak-anak lokal mesjid ini sudah hampir 2 bulan prof setiap akhir pekan ,
sedangkan prof Aras kenapa kesini ?
aku sudah tidak sabar menunggu jawabannya.
" saya kesini bersama prof Altan,
aku tersenyum dengan tenang sambil menatapnya,
kemudian aku menunjuk prof Altan yg masih berbicara dengan imam mesjid.
__ADS_1
" aku masih bingung dengan jawaban prof Aras, dan mengerutkan dahiku."
" Tidak usah di pikirkan, Kamu pasti belum makan,. ayok ikut makan malam bersama saya dan prof Altan juga,.