
Terkadang aku masih tertegun mengingat pembicaraan sekaligus tanya jawab yg ku lakukan dengan imam Mehmet di mesjid agung mardin kemarin, tidak terasa keingin tahuan ku kepada islam sudah membuat rasa penasaran ku begitu membuncah, banyak sekali sekarang informasi yg aku tau tentang agama islam, terkadang aku mendapat informasi tentang extrimnya agama ini,
itu mengenai boleh meliki istri lebih dari tiga,yg di sebut dengan poligami,
dan Islam dikatakan sebagai agama *******.
bahkan banyak hal lagi yg menyebutkan islam agama yg extrim.
Namun semakin banyak informasi miring itu , semakin membuat ku semangat belajar tentang islam,entah kenapa ini terjadi kepada ku, aku seperti ingin dan terus ingin mempelajari agama Islam lebih dalam lagi, hal ini tidak bisa di jawab oleh rasional ku.
untuk kali ini aku lebih memilih mengikuti keinginan hati ku.
Aku juga selalu membawa buku yg imam Mehmet berikan, aku membaca nya di sela-sela waktu ku di kampus.
ku letakkan buku itu di atas meja kerja ku, Karena ada beberapa makalah mahasiswa ku yg harus aku koreksi.
" Tok...Tok....
sebuah ketukan suara pintu membuyarkan fokus ku dalam mengoreksi semua paper yg ada di atas meja kerja ku,
" Ya ..masuk !! jawab ku sambil mataku menatap asal suara itu.
betapa terkejutnya aku yg datang ke ruang kerjaku adalah adinka.
" Permisi prof,,. bolehkah saya masuk?
" ya silahkan jawab ku dengan sebuah senyuman sekarang ".
" Apakah prof Aras sibuk?.
__ADS_1
aku masih berdiri di depan meja kerjanya. kemudian tidak senga melihat sebuah buku berwarna hitam bertuliskan judul 'Islam itu indah' karya abu faris. " buku karangan abu faris ucap ku sambil menatap profesor aras, apa profesor sedang membacanya?
" Aku kaget ketika adinka memberikan ku sebuah pertanyaan yg belum siap ku jawab,..
ah..eh..hmmm
aku langsung mengambil buku itu dan memasukkan nya kedalam laci meja ku,.
no think special kata ku,
" apa yg membuat mu datang kemari?
aku langsung mengalihkan pembicaraan kami agar dia tidak bertanya lagi tentang buku ini, karena selama tiga bulan ini aku belajar Islam tanpa sepengetahuan nya.
" Oh ya prof, apa makalah yg saya buat sudah selesai prof koreksi?
aku menarik sebuah kursi yg terletak di depan meja kerja prof aras,dan berhadapan langsung dengannya.
" oh sorry,, karena saya terlalu sibuk ,saya belum sempat memeriksa tugasmu, tapi saya sudah membaca judulnya, saya pikir itu judul yg tepat, nanti kalau sudah saya koreksi saya akan kirimkan ke email mu adinka.
" Adinka..
aku memanggilnya sambil menatap wajah teduh nya itu, ku amati sekilas dia yg selalu memakai penutup kepala dan baju longgar sederhana,namun entah kenapa hal itulah yg selalu membiusku untuk berharap aku bisa memiliki dia selamnya.
" Ya prof??
kalimat menggantung darinya, Karena untuk masalah tugas kampus seperti nya sudah selesai kami bicarakan.
" saya harap semua tugas dan presentasi mu bulan depan sudah selesai dan semoga nilai-nilai mu memuaskan,
aku tersenyum sesaat setelah mengatakan itu.
" Tentu prof, saya akan mendapatkan gelar master saya dengan nilai sempurna jawab ku yakin sambil di selipkan senyum,.
__ADS_1
" Dan apakah kamu sudah siap untuk lamaran saya yg berikutnya??
dia kemudian terdiam sesaat menunduk, sepertinya pertanyaan ku berhasil menggangunya.
" Jangan bercanda lagi prof,. aku berusaha tersenyum saat menjawab nya.
" Ada yg saya ingin tanyakan jika kamu tidak keberatan,
" Tentu tanyakanlah prof, jika saya bisa pasti akan saya jawab.
" mengapa semua wanita muslim harus memakai hijab dan baju yg panjang?
bukankah semua wanita di dunia akan selalu membanggakan bagian-bagian tubuh mereka,
seperti rambut panjang, leher jenjang dan lekukan tubuh mereka ?
bukan kah itu semua aset wanita yg bisa memikat mata semua pria?
" Aku menarik nafas sejenak, memberikan oksigen ke rongga dadaku sebelum menjawab pertanyaan profesorku.
.
.
.
.
. **Bersambung
jawaban nya besok ya ...hehe
jangan lupa untuk dukung author dengan klik like yaaa
__ADS_1
terimakasih 🍃🍃🍃🍃**