ISALAMMU ADALAH MAHARKU

ISALAMMU ADALAH MAHARKU
Mimpi atau Nyata


__ADS_3

🍁🍁


AKU terus di hantui berbagai pertanyaan yg tidak bisa ku jawab yg semakin membuat aku terus gelisah.


jiwa ku terasa begitu lelah, rasanya tidak ada yg bisa menenangkan gemuruh dan kegelisahan dalam dada ku yg ku yakini hanya Allah sebagai Tuhanku.


Allah ..


ya Allah....


sebuah kata yg asing di dalam hidupku.


aku masih memegang Al-Qur'an kecil sambil membaca kandungan nya perlahan, air mata yg semakin deras membanjiri wajahku saat aku dalam membaca ayat demi ayat kandungan Al-Qur'an itu. aku menangis sejadi-jadinya menangis seperti bayi yg baru lahir ke dunia .


Tuhan.....


begitu bodoh nya aku, kalimat2 menghinakan diri masih samar-samar ku ucap lirih .


tubuh ku melemah dan ambruk di lantai ruang ruang tamu. aku tidak bisa bangkit dan tersungkur perlahan mataku terpejam.


mimpi kembali membuai ku, baju kaos berkerah yg ku kenakan siang tadi kini berganti menjadi panjang, berwarna putih dan celana putih, baju seperti yg di pakai oleh imam Mehmet. aku menggercap kan mataku perlahan mengitari sekeliling kembali mata ku mendapati cahaya yg menyilaukan pandangan ku.


Allah...


Muhamad


Allah...


Muhammad...


dua kata itu berputar tersebar mengelilingi ku. tiba-tiba aku mendengar suara merdu berbahasa arab menyetuh pendengaran ku, suara itu sama persis saat aku berada di mesjid agung mardin lalu, memanggil dengan penuh dan mendalam,


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)


Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)


Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)


Hayya 'alashshalaah (2x)


Hayya 'alalfalaah. (2x)

__ADS_1


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)


Laa ilaaha illallaah (1x)


Artinya :


Allah Maha Besar, Allah Maha Besar


Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah


Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah


Marilah Sholat


Marilah menuju kepada kejayaan


Allah Maha Besar, Allah Maha Besar


Tiada Tuhan selain Allah


Mendengar seruan ini aku sangat terkesiap dan membuyarkan lamunan ku, apakay ini mimpi atau nyata gumam ku lagi.


tak hanya itu kemudian aku mendengar lagi lagi suara berbahasa arab yg membuat ku heran adalah kenapa aku bisa tau bahwa itu adalah bacaan dari Al-Qur'an yg ku baca .


wanita yg begitu aku kagumi wajah teduh dan cahaya matanya menatap ku bagai kilatan sinar menembus jiwa ku perlahan.


" Adinka ...lirihku, aku menggercap kan mataku kalau aku salah lihat , agar yakin bahwa yg kulihat adalah adinka wanita yg ku dambakan."


" Prof......kemarilah ,


ucapannya membuat ku terperangah seakan aku ingin berlari mengejar nya, namun tiba-tiba kaki ku kelu tak bisa di gerakan dan perlahan adinka meninggalkan ku,


aku memanggilnya,


"Adinka.....


"Adinka...........


" tunggu saya.....


namun dia terus berjalan sambil sesekali melihat ku , beberapa saat hilang lah dia dalam sebuah cahaya, aku menangis kembali tersungkur karena tak mampu mengejarnya.

__ADS_1


Deg... jantung ku memacu dengan cepat seketika mataku terbuka, mimpi ini kembali terulang , sesaat aku terbangun pun masih saja tubuh ku bergetar kuat, ku lirik jam tangan yg melingakar di pergelangan ku,


jam menunjukkan waktu pukul 8 malam, ku ambil hape yg ada di atas meja ruang tamu dalam posisi masih terebah di lantai,


nafasku menghimpit, perlahan ku cari no telpon imam Mehmet dan ku lakukan panggilan.


" Hallo imam sapaku saat telepon di jawab, ini saya Ara apakah masih ingat, aku dengan suara yg terputus karena dada ku yg begitu sesak."


" Tentu saja Aras, ada yg bisa saya bantu?


suara mu terdengar tidak baik apa ada kejadian buruk?"


" Tangis ku kembali pecah, aku sesenggukan saat bicara kepada imam Mehmet,


aku ...


aku..... tersekat suara yg ku keluarkan seakan tertahan, ku tarik nafas perlahan menetralisir rasa kegelisahan yg begitu memuncak dan jiwa yg bergemuruh , " Bisakah anda ke apartemen saya sekarang? saya sungguh tidak sanggup untuk bangkit dan melangkah,


saya ingin masuk islam saat ini juga, saya takut hari ini adalah hari kematian ku".


Allah Akbar....


Allah Akbar.....


Allah Akbar.....


suara imam Mehmet terdengar dari hape ku .


" beri tahu alamat mu, saya akan datang dengan beberapa orang orang untuk menjemput mu, sekitar 15 menit kami akan datang , tuturnya sebelum menutup telepon.


deg...


deg...


deg....


deg...


jantung ku masih saja berdetak kencang seakan ingin keluar dari tubuh ku, aku begitu ketakutan, takut ajal ku datang sebelum aku mengislamkan diri.


🥺🥺🥺🥺🥺

__ADS_1


uhh...bagaimana ini, apakah aras sempat berislam sebelum dia meninggal?


jangan lupa vote dan like ya ...🌺❤️


__ADS_2