Istri Bar-bar Duda Cassanova

Istri Bar-bar Duda Cassanova
Trisha dan Ellea


__ADS_3

Trisha terbangun di pagi hari dengan perasaan yang bahagia. Pasalnya semalam akhirnya Zeeko menyatakan perasaan terhadapnya.


Wajah Trisha memerah ketika mengingat apa yang terjadi semalam. Ya sebenarnya hal yang biasa bagi pasangan suami istri, karena mereka juga bukan pertama kali melakukannya.


Namun semalam... Kata-kata Zeeko membuatnya melayang hingga tak ingin menapak lagi di bumi.


"Saat melakukannya denganmu, rasanya seperti yang pertama. Kau memang luar biasa, Trish. Kau mampu mengobrak-abrik hatiku dan membuatku tak bisa menjauh darimu. I love you, Trish..."


Mengingat hal itu Trisha menutupi wajahnya dengan selimut. Ia baru tahu jika si dingin Zeeko bisa juga berkata manis seperti semalam.


"Kenapa wajahmu kau tutupi dengan selimut?"


"Eh?!" Trisha tak sadar jika Zeeko sudah bangun.


"Selamat pagi, Istriku... Apa kau malu karena kejadian semalam?"


Trisha memukul lengan Zeeko. "Sudah, jangan membahasnya lagi."


Zeeko tertawa. "Jadi, kapan tepatnya kau mulai menyukaiku?" Zeeko menopang kepalanya dengan lengan. Ia menghadap Trisha yang ada di sampingnya.


"Sudah jangan membahas soal itu. Kau tidak pernah menganggap aku ada. Untuk apa kita membahasnya sekarang!" Trisha memalingkan wajahnya.


"Aku merasa kau adalah gadis kecil yang aneh. Datang dan menyatakan perasaan, kau sungguh berani, Trish. Aku akui keberanianmu itu. Tapi..."


Zeeko menarik lembut wajah Trisha agar menghadap kearahnya.


"Tapi saat itu kau masih terlalu kecil. Kau tidak tahu seperti apa itu cinta. Aku hanya ingin kau fokus dengan sekolahmu dan lulus dengan baik. Itu saja!"

__ADS_1


Trisha mengangguk. "Aku tahu aku terlalu memaksakan perasaanku padamu. Mungkin karena itu kau membenciku."


"No, Trish. Aku tidak membencimu. Aku hanya tidak ingin kau sakit hati karena saat itu hatiku hanya tertambat pada Ellea."


"Lalu sekarang?"


"Sekarang dan seterusnya hatiku akan selalu jadi milikmu..."


"Ish, gombal!"


"Hahaha, aku serius! Kau selalu saja menganggap aku bercanda!"


Trisha tersenyum. "Iya, aku percaya. Mulai sekarang, kita akan hadapi badai bersama-sama." Trisha memeluk tubuh liat Zeeko yang polos.


"Hmm, kita harus saling jujur dan percaya. Huft! Di saat kau manis begini, justru aku merindukan Trisha bar-bar yang dulu."


"Aw aw aw aw! Kau tega sekali!"


Trisha malah tertawa keras mendengar suara mengaduh Zeeko yang terlihat lucu.


#


#


#


Trisha keluar dari sekolah dan menuju ke tempat penjual bunga. Rencananya, Trisha ingin menemui seseorang.

__ADS_1


Karena hatinya sedang bahagia, Trisha membawa mawar putih sebagai simbol kebahagiaan hatinya. Trisha tiba di sebuah tempat yang sunyi dan sepi.


Tidak ada seorang pun disana. Hanya batu nisan yang berdiri tegak menjadi saksi kehidupan disana.


Trisha menuju ke sebuah nisan yang bertuliskan Ellea Waldorf.


"Apa kabar, Kak? Semoga kakak selalu baik-baik saja di sana. Maaf ya, aku baru sempat datang kesini menemuimu."


Trisha membersihkan daun-daun kering yang menutupi makam Ellea.


"Saat ini aku sedang sangat bahagia, Kak. Akhirnya penantianku usai sudah. Apa kakak tahu? Zeeko sudah menerima perasaanku. Kakak pasti tidak menyangka kan, jika suami kakak itu akan menerima cintaku."


Trisha berbicara sendiri di depan makam Ellea. Bukan tanpa alasan Trisha mendatangi makam Ellea.


Trisha mengenal Ellea karena saat itu Trisha kepergok saat sedang memantau Zeeko. Dari pertemuan tak disengaja itu, Trisha mulai dekat dengan Ellea yang memang sangat ramah itu.


Ellea tahu jika Trisha menyukai suaminya. Dan Ellea tak masalah dengan hal itu. Karena baginya, cinta Zeeko hanya untuknya saja. Ellea yakin itu.


Terbukti dengan Zeeko menjadi lebih kalem setelah menikah dengan Ellea. Sikap dinginnya perlahan mulai menghangat. Dan Zeeko memang pria yang baik, pada dasarnya.


Kembali pada Trisha yang masih bersimpuh di makam Ellea.


"Terima kasih karena kakak memberikan kesempatan ini padaku! Aku akan menggunakan kesempatan ini dengan baik. Kakak tenang saja! Aku akan menjaga Zeeko dengan baik untuk kakak."


Trisha beranjak dari area makam karena hari sudah mulai gelap. Namun ternyata Trisha di kejutkan dengan kehadiran sosok Zeeko di depannya.


"Zeeko?"

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan di makam Ellea, Trish?" tanya Zeeko dengan sorot mata tajamnya yang menusuk.


__ADS_2