Istri Bar-bar Duda Cassanova

Istri Bar-bar Duda Cassanova
Happy End


__ADS_3

Zeeko kembali terpuruk setelah mendapati fakta mengenai Ellea, wanita yang selalu dianggapnya bak malaikat yang tak memiliki cacat. Nyatanya Ellea menyimpan banyak rahasia yang tak diketahui Zeeko. Sikap lemah lembut Ellea hanyalah topeng untuk menutupi keliaran yang sesungguhnya.


Tak ingin putranya terus bertanya dalam diam, akhirnya Emilia menceritakan masalah pernikahannya dengan Brahm. Selama ini Emilia diam karena tak ingin Zeeko ikut menderita. Biarlah ia sendiri yang menanggung sakit karena perbuatan suaminya.


Di saat terpuruk begini, Trisha selalu mendampingi Zeeko. Sebagai istri, Trisha memang dihantui rasa cemburu karena Zeeko masih amat peduli dengan Ellea. Terlebih Zeeko kini patah hati karena Ellea tak sungguh-sungguh mencintainya seperti dirinya mencintai Ellea.


"Sayang, besok sidang perkara ayahmu akan digelar. Jika kau merasa tidak ingin datang, maka..."


"Tidak! Aku akan datang, Trish. Aku harus memastikan pria itu dihukum berat karena sudah menyakiti ibuku." Mata Zeeko dipenuhi dendam. Ternyata Zeeko selemah itu dalam menghadapi masalah. Trisha tak pernah tahu itu.


"Baiklah. Aku akan menemanimu." Trisha memeluk Zeeko.


"Tidak perlu. Kau harus banyak istirahat agar kandunganmu sehat."


"Anak kita baik-baik saja, Zee. Dia sangat sehat!" tegas Trisha.


"Terima kasih karena sudah bersedia menerima kelemahanku ini..." ucap Zeeko dengan mata sayunya.


Trisha memberikan hadiah sebuah ciuman manis untuk Zeeko. "Tidak masalah. Kita ini harus saling mengisi. Bukankah itu gunanya kita menikah? Agar kita bisa saling berbagi satu sama lain."


"Hei, apa aku tidak salah dengar? Trisha Johanson, si bar-bar yang garang itu bisa bicara begitu bijak!"


"Sialan kau!" Trisha memukul lengan Zeeko.


Zeeko malah tertawa keras. Rupanya sikap asli istrinya memang tidak berubah.


...***...


Hari ini, Zeeko dan Trisha datang ke pengadilan untuk menyaksikan vonis yang dijatuhkan untuk Brahm. Para pencari berita sejak tadi sudah menunggu kedatangan Zeeko dan Trisha.


"Tuan Zeeko, bagaimana tanggapan Anda mengenai kasus ini? Apa benar jika mendiang istri Anda menjalin hubungan gelap dengan ayah Anda sendiri?"


Zeeko memejamkan mata mendengar pertanyaan yang seakan menghakiminya. Dengan lembut, Trisha menggenggam tangan Zeeko dan menenangkannya. Di saat seperti ini, Zeeko butuh dukungan dari orang-orang di sekelilingnya. Dikhianati oleh dua orang yang dia percaya, pastinya amat menyakitkan untuk Zeeko.


Zeeko duduk bersama Trisha. Emilia memilih untuk tidak menghadiri sidang putusan vonis suaminya. Emilia terlalu syok mengetahui fakta jika suaminya membunuh Ellea.


Ketukan palu hakim menggema. Membuat orang-orang yang hadir berseru dan marah dengan tindakan Brahm yang sudah melenyapkan Ellea yang adalah menantunya sendiri saat itu.

__ADS_1


Hukuman 20 tahun penjara kini menanti Brahm. Sebelum dibawa ke mobil tahanan, Brahm ingin bertemu dengan Zeeko, putranya.


"Maafkan Daddy, Nak! Tolong jaga Mommy-mu dengan baik. Maaf sudah membuatmu kecewa."


Zeeko tak menjawab. Ia hanya mengangguk. Lalu pergi meninggalkan pengadilan bersama Trisha.


...***...


Beberapa bulan kemudian...


Sejak pagi Trisha sudah mengeluh mulas pada perutnya. Sepertinya Trisha akan melahirkan.


Emilia dan Ariana sudah siaga menjaga putri mereka yang akan melahirkan. Emilia menghubungi Zeeko yang sudah ada di kantor. Sebenarnya Zeeko ingin cuti bekerja, tapi Trisha meyakinkannya jika ia baik-baik saja di rumah. Apalagi Trisha memiliki dua ibu yang sangat luar biasa. Trisha merasa mendapat berkat yang luar biasa tahun ini.


"Kita langsung ke rumah sakit saja!" putus Ariana yang diangguki oleh Emilia.


Trisha sudah pasrah tak bisa berkata apapun lagi. Ia hanya menuruti kedua ibu yang sudah lebih dulu berpengalaman.


Tiba di rumah sakit, ternyata Anthony sudah lebih dulu tiba disana. Anthony berteriak pada para perawat yang ada di ruang IGD.


"Cepat tangani putriku dengan baik!"


"Ada yang bernama Tuan Zeeko?" Seorang perawat keluar dari ruang bersaling.


"Aku, Nona. Aku Zeeko, suami Trisha."


"Ikut denganku, Tuan!"


Zeeko sigap masuk ke ruang itu mengikuti langkah si perawat. Kondisi Trisha yang sedang meringis kesakitan membuat Zeeko iba.


"Zee..." lirih Trisha mengulurkan tangannya. Gegas Zeeko meraih tangan Trisha dan menggenggamnya.


"Yang kuat ya, Sayang. Aku disini." Zeeko memberi dukungan dan semangat untuk Trisha yang sedang berjuang antara hidup dan mati.


"Nona, pembukaannya hampir lengkap. Atur napas lalu dorong yang kuat ya!"


Trisha mengangguk dan melakukan apa yang dokter minta.

__ADS_1


"AARRGGH!" Trisha meraih apa saja yang bisa ia cengkram. Bahkan rambut Zeeko juga tak luput dari pelampiasannya.


Setelah berjuang selama dua jam, akhirnya seorang putri cantik lahir dengan suara tangis yang cukup kencang. Trisha bernapas lega setelah perjuangan panjangnya melahirkan buah hatinya dengan Zeeko.


"Terima kasih, sayang." Zeeko ikut terengah seakan ikut merasakan apa yang Trisha rasakan. "Terima kasih karena sudah memberiku putri yang cantik."


Seorang perawat datang dan membawakan bayi mereka untuk didekap Trisha.


"Dia pasti cantik sepertimu," ucap Zeeko penuh rasa syukur.


Semua orang yang menunggu di luar juga ikut berbahagia dan saling memeluk. Ketegangan diantara Anthony dan Ariana akhirnya mencair setelah cucu mereka lahir.


...***...


Trisha dan bayinya sudah dipindahkan ke kamar perawatan. Semua orang bergantian ingin menggendong bayi mungil yang berpipi merah jambu itu.


"Kalian sudah berikan nama untuk malaikat kecil kalian?"


Zeeko dan Trisha saling pandang.


"Belum, Mom. Kira-kira apa yang bagus?" Zeeko nampak berpikir.


"Bagaimana dengan nama Zeesha? Itu adalah gabungan nama kita." Trisha memberi usul.


"Wah, nama yang bagus," seru Ariana.


"Zeesha Natalie Howard. Bagaimana?" imbuh Emilia.


"Bagus, Mom. Aku suka!" Zeeko menyahut.


"Sayang... Namamu adalah Zeesha Natalie Howard. Semoga kelak kau jadi anak yang membanggakan untuk keluargamu ya." Trisha mengecup pipi putrinya dengan gemas dan penuh cinta.


"Aku beruntung karena memiliki dua malaikat cantik dalam hidupku," ucap Zeeko lalu mengecup singkat bibir Trisha.


"Aku juga beruntung memiliki pria hebat sepertimu..."


...***...

__ADS_1


...END...


__ADS_2