
Aisya tidak tahan melihat Araya yg malang menangis tersendu sendu hingga akhir nya Aisya menghampiri sang ayah di ruang kerja nya.
Tap
Tap
Tap
Suara langka kaki Aisya mengema di mansion mewah "Ayah" Tanpa aba² Aisya mendorong keras pintu kerja sang ayah dan menimbulkan suara yg begitu keras.
"Aisya, di mana sopan santun mu" Eddy terhentak dari lamunan nya saat Aisya mendobrak pintu.
"Di mana hati ayah! kenapa ayah tega melakukan ini semua dengan Araya gadis malang itu" Ucap Aisya sembari menghampiri sang ayah dan berdiri tidak jauh dari dimas duduk.
__ADS_1
"Ayah terpaksa" jawaban dimas membuat Aisya mengernyit kan dahi nya dan menatap bingung.
"Ayah punya hutang yg begitu besar, juga tanggung jawab yang begitu berat karena harus membayar upah para karyawan dan pernikahan ini lah jalan satu² nya agar ayah bisa terbebas dari kebangkrutan, lagi pula tuan Abraham juga yg menawar kan pernikahan ini, lantas bagaimana ayah akan menolak nya, jika kesepakatan ini juga menguntung kan kedua pihak" Eddy menjelaskan semua nya agar Aisya bisa mengerti keadaan nya saat ini.
"Tapi kenapa mesti Araya!" Aisya tidak bisa lagi menahan tangis nya dan menangis terisak isak di depan ayah.
Dimas menghampiri putry semata wayang nya, baru kali ini dimas melihat putry nya menangis begitu keras "lantas siapa yg harus ayah jadi kan pengantin nya!! tidak mungkin ayah membiar kan anak kesayangan ayah menikahi pria tua dan buta" jelas sang ayah dan malah membuat Aisya semakin menangis di pelukan sang ayah.
****
Namun siapa sangka keluarga itu menyimpan begitu banyak misteri salah satu nya adalah, pewaris mereka yg tidak bisa melihat sejak bayi.
Istri Tuan Abraham melahirkan bayi kembar akan tetapi salah satu bayi itu tidak bisa melihat dan membuat Nyonya Lusi begitu malu dan terpuruk.
__ADS_1
Akhir nya agar nama baik mereka tidak tercemar, Tuan Abraham dan Nyonya lusi menyembunyikan bayi mereka yg buta di dalam mansion mewah, namun mansion itu berada jauh di tengah hutan.
Evan Abraham seorang pria buta yang sejak kecil hidup di dalam mansion mewah di tengah hutan tanpa memiliki seorang teman hanya beberapa pelayan dan pengawal yang menemaninya.
Namun satu bulan yg lalu Saudara kembar Evan Abraham mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat.
Sejak kejadian itu Evan selalu mengamuk dan memberontak ingin melihat sang kakak untuk yang trakhir kali nya.
Namun Tuan Abraham Dan Nyonya Lusy tetap tidak membiar kan Evan pergi walaupun hanya sebentar. Menurut Nyonya Lusy, Evan hanya akan membuat mereka malu jika publick tau Keluarga Abraham memiliki seorang putra yg buta. Walaupun Akhir² ini keberadaan Evan mulai menjadi topik perbincangan di sosial media.
Banyak tudingan bahwa keluarga Abraham memiliki seorang putra yg buta, namun Tuan Abraham lebih memilih bungkam dan tidak membahas soal putra nya yg buta.
Evan Abraham seorang pria buta, namun tidak memudarkan ketampanan yang Evan miliki sejak lahir, Walapun begitu Evan terkenal sebagai pria dingin dan arrogant di mansion.
__ADS_1
Setiap hari Evan akan mengamuk dan memberontak, entah penyakit apa yang Evan derita sejak saudara kembar Evan meninggal yang pasti setiap malam kedua tangan dan kaki evan selalu di ikat di ujung ranjang agar Evan tidak menyakiti diri nya sendiri saat penyakit Evan kambuh.