
...PINDAH RUMAH...
...Setelah pulang dari rumah Xiao Li, Yuan kembali ke kantornya....
...Sekretaris Mo yang melihat junjungannya kembali buru-buru menghampiri,...
...Presdir Yuan kau harus menjelaskan padaku apa yang terjadi hari ini....
...Yuan yang melihat Sekretaris Mo merasa sedikit terganggu namun tidak bisa menutupi kebahagiannya,...
...Semakin di liat Sekretaris Mo semakin yakin bahwa junjungannya sudah tidak waras....
...Bagaimana bisa Presdir Yuan yang terkenal kejam dan dingin tiba-tiba menikah, banyak para selebriti yang ingin dekat dengannya namun Yuan seperti jauh dari jangkauan....
...Tapi hari ini tak ada hujan tidak ada badai, tiba-tiba saja dia menikah. semakin di pikir semakin aneh....
...Yuan yang melihat Sekretarisnya berusaha berpikir keras hanya bisa menggeleng- geleng kan kepalanya. Seperti Yuan Sekretaris Mo tidak jauh beda dengannya. Dia juga bukan orang yang suka dekat dengan wanita karena bagi Yuan maupun Sekretaris Mo wanita adalah makhluk yang merepotkan....
...Akhirnya Yuan bercerita bahwa dia dari awal memang tertarik dengan Xiao Li,...
...Karena dia melihat Xiao Li itu tulus bukan atas dasar pura-pura....
...Setelah sore hari, Yuan pergi bersama Sekretaris Mo ke tempat pertemuan untuk membahas prihal bisnisnya....
...Setelah selesai sesuai janji Yuan menjemput Xiao Li, Xiao Li sudah siap dengan kopernya, Ayah dan Ibu Xiao Li merasa sedih sekaligus lega karena Xiao Li sudah menikah, juga sudah bisa melupakan Feng Yu,...
...Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya Yuan datang dengan Sekretaris Mo....
...Xiao Li yang melihat kedatangan Yuan tidak bisa tidak bahagia. Yuan pria tampan juga mapan, pria ini adalah suaminya yang baru saja menikah dengannya. Pria yang akan hidup bersamanya sampai tua....
...Setelah berpamitan Xiao Li dan Yuan berangkat sepanjang jalan hanya ada keheningan, sesekali Sekretaris Mo melirik kebelakang memastikan apa kelebihan Xiao Li hingga bisa membuat Yuan menikahinya, pria dingin itu dia sungguh tak percaya jika Yuan menikah....
...Xiao Li memang sangat cantik dengan kulit seputih porselen hidung mancung bibir tipis, meskipun tanpa makeup Xiao Li tetap saja cantik. jika di bandingkan dengan artis yang mendekati Yuan memang Xiao Li lebih unggul, pantas saja Yuan berhasil di taklukan....
...Yuan yang melihat Sekretaris Mo memperhatikan Xiao Li, merasa tidak nyaman, Xiao Li adalah wanitanya tidak di ijinkan untuk pria lain menatap lebih dari 3 detik....
__ADS_1
...Yuan segera pura-pura berdehem (Ehemmmm) Sekretaris Mo yang mengerti peringatan Tuannya segera saja fokus mengemudi....
...Sementara Xiao Li tidak mengerti apa-apa dia terus berpikir, benarkah sekarang aku sudah menikah, kenyataan pahit tetang kandas cintanya masih membayang-bayanginya, Yuan adalah pria yang luar biasa sedangkan Xiao Li hanya wanita biasa dari keluarga yang sudah bangkrut. Memikirkannya membuat Xiao Li merasa sedih....
...Sesungguhnya dia belum mempercayai Yuan, bagaimanapun Yuan masih asing untuknya, dia berfikir apakah suatu saat Yuan akan mengkhianatinya sama seperti Feng Yu, lalu apakah dia akan membuangnya ketika dia sudah tidak berguna, "Pikirnya...
...Rasa cemas tiba-tiba saja menghantuinya, Yuan yang melihat Xiao Li gelisah segera bertanya, "Ada apa kamu kelihatan tidak nyaman,?...
...Xiao Li menjawab "Tidak apa-apa. aku hanya sedang memikirkan ibuku,...
...Yuan berkata "Tidak masalah kau bisa mengunjunginya nanti jika kau mau....
...Xiao Li kemudian berkata "Yuan ada barang-barang ku di apartemen hari ini aku hanya membawa barang-barang ku dari rumah keluarga Xiao, bagaimana pun aku ingin membawa barang-barang ku....
...Yuan menjawab "Tidak masalah besok aku akan menyuruh orang untuk membereskan barang-barang mu....
..."Baiklah Yuan terimakasih....
..."Diantara kita tidak perlu ada kata terimakasih. Kau istriku tentu saja aku akan melakukannya....
...Xiao Li bahagia mendengar ucapan Yuan, benar ia sekarang sudah menikah bagaimanapun Yuan adalah suaminya dan prianya...
...Xiao Li berpikir, "Bukankah disini villa untuk orang-orang ternama tidak sembarang orang bisa tinggal disini, setidaknya harus punya delapan digit angka untuk bisa tinggal disini....
...Ketika Xiao Li memasuki Villa, dia di suguhkan dengan berbagai macam barang antik. Sofa unik dengan kualitas tinggi gelas kristal yang sangat indah. Sungguh mewah jika di bandingkan dengan keluarga Xiao. Xiao Li memang bukan dari keluarga miskin tapi kekayaan Xiao Li beda dengan kekayaan Yuan....
...Yuan berkata "Aku akan mandi terlebih dahulu, kau bisa membereskan barang-barang mu. Karena kita sudah menikah kita hanya akan menggunakan satu kamar. Dengan kata lain kamar kita tidak terpisah. apa kamu mengerti'?...
...Xiao Li menjawab "Aku mengerti Yuan....
...Yuan berkata "Baiklah ini kamar utama yang akan kita gunakan, aku pergi mandi dulu....
...Setelah Yuan pergi mandi Xiao Li kemudian mulai melihat sekeliling kamar, nuansa abu-abu memang ciri khas Yuan, terlihat elegan....
...Segera saja Xiao Li membereskan barang-barang yang dia bawa,...
__ADS_1
...membuka lemari pakaian rata-rata semua adalah kemeja, Yuan memang suka memakai kemeja tak heran satu lemari isinya kemeja,...
...Setelah selesai membereskan semua barang-barangnya kemudian Xiao Li melihat sebuah foto, sepasang anak laki-laki dan perempuan. Xiao Li bisa menebak bahwa anak laki-laki di foto ini adalah Yuan,...
... Tapi siapa gadis ini,? apakah ini adiknya atau apakah ini kekasihnya sekarang,? tapi Yuan berkata tidak punya kekasih. Entah kenapa hatinya merasa sedikit tidak nyaman....
...Setelah selesai mandi Yuan melihat Xiao Li termenung memegang sebuah foto, Yuan hanya tersenyum kemudian berkata "Ada apa ??...
...Xiao Li yang tiba-tiba melihat Yuan di hadapannya sedikit kaget. Buru-buru dia menaruh kembali fotonya,...
...Yuan maaf aku tidak bermaksud melihatnya....
...Yuan yang melihat Xiao Li gugup terlihat sangat menggemaskan seperti kelinci yang takut di mangsa singa....
...Yuan hanya membalas "Tidak apa-apa dia adikku namun dia sudah meninggal....
...Terbesit rasa sakit di hatinya ketika dia mengingat prihal adik yang di cintainya,...
...Xiao Li yang melihat perubahan di wajah Yuan merasa tidak nyaman, Yuan terlihat sangat sedih membuat Xiao Li merasa bersalah, harusnya dia tidak melihatnya walaupun dia memang benar-benar penasaran....
..."Yuan aku tidak bermaksud membuatmu sedih...Aku..Aku..Tidak tau....
...Yuan yang melihat Xiao Li gelisah berkata "Tidak apa-apa karena kamu istri ku lambat laun kau memang harus tau....
...Xiao Li yang melihat Yuan tidak marah bahkan tersenyum kepadanya, merasakan sedikit kehangatan di hatinya....
...Xiao Li berkata "Yuan apa kau sudah makan?'...
...Yuan menjawab "Belum, baiklah...Aku akan masak untukmu....
...Yuan mengernyit..."Apa kau bisa masak ??...
...Xiao Li dengan bangga berkata "Tentu saja memasak adalah keahlian ku. Lihat saja aku akan membuatkan makanan enak sampai kau tidak akan mau makan di luar lagi....
...Yuan yang melihat Xiao Li begitu bersemangat hatinya sangat bahagia, gadis ini benar-benar bisa membuatnya tersenyum....
__ADS_1
...Xiao Li kemudian pergi ke dapur dia melihat kulkas kemudian mengambil beberapa sayuran, Yuan menyusul Xiao Li ke dapur diam-diam mengamati wanita cantik yang baru saja di nikahinya. Dengan celemek yang menggantung di leher jenjangnya rambut di ikat kuncir kuda benar-benar pemandangan yang langka....
...Melihatnya fokus terhadap masakannya membuat kecantikannya menambah berkali-kali lipat. Yuan sangat bahagia dia ingin menghabiskan seluruh hidupnya bersama gadis ini, meskipun Xiao Li belum mencintainya namun Yuan yakin seiring berjalannya waktu Xiao Li akan mencintainya....