
............
...Waktu terus berlalu. Sekarang keadaan begitu damai. Para bangsawan tidak ada lagi yang berani membuat masalah dengan keluarga Yuan. ...
... Disisi lain sekarang Chu Ran akan memasuki sekolah dasar, dia merasa sangat senang. Karena itu dia langsung merengek meminta Ibunya untuk membelikan tas baru yang cantik dsn lucu....
...Hari pertama sekolah pun datang, sepeti biasa Chu Ran berjalan bersama dengan Shao Shen, dia terus menggandeng tangannya dan berencana tidak akan melepaskannya kecuali ketika kelas di mulai....
...Sekolah dasar benar-benar berbeda dengan taman kanak-kanak, jam pulang sekolah pun berbeda, tapi bagi Chu Ran itu tidak masalah dia akan terus melihat Shao Shen karena dia bersekolah di sekolah yang sama....
...Chu Ran terus menggandeng tangan Shao Shen hingga sampai di rumah kelas satu....
..."Chu Ran ini adalah kelas mu, aku harus segera kembali ke kelasku sendiri,"...
...Chu Ran menatap dengan heran,...
..."Apa kita tidak akan sekelas,"...
...Shao Shen menggeleng,...
..."Aku sudah kelas lima, tahun depan aku kelas enam, setelah itu aku lulus dan masuk SMP sementara kau masih harus menyelesaikan sampai 6th di sekolah dasar,"...
..."Apa, kenapa begitu, aku ingin sekelas dengan suamiku,"...
...Chu Ran tidak ingin melepas tangan Shao Shen, dia benar-benqr tidak ingin berpisah dengan suami masa depannya....
...Shao Shen merasa sangat kesal, Chu Ran memanggilnya dengan panggilan suami. Dia yakin bahkan gadis itu tidak akan mengerti apa arti suami....
..."Aku sudah mengatakan untuk tidak memanggilku dengan sebutan itu di sekolah,"...
...Chu Ran cemberut mendengar ucapan Shao Shen, dia menengok ke kiri dan ke kanan tidak ada orang, hanya ada anak-anak yang berada di dalam kelas....
..."Tidak ada siapapun disini, murid-murid di dalam juga tidak akan bisa mendengar kita,"...
...Shao Shen tidak menanggapi dia kemudian pergi ke kelasnya...
...Chu Ran merasa kesal karena dia di tinggal di begitu saja, akhirnya dia masuk ke dalam kelas....
...Sementara itu di kelas Shao Shen sedang fokus dengan mata pelajaran matematika, sampai Xiuhuan menyenggolnya dari sebelah. ...
..."Shao Shen, aku dengan Chu Ran sekarang sudah memasuki sekolah dasar. Aku akan bertemu dengannya ketika waktu pulang sekolah,"...
...Shao Shen tidak peduli ucapan Xiuhuan, memangnya kenapa jika ingin bertemu, maka tinggal bertemu saja. Kenapa harus mengatakan padanya. Membuatnya kesal saja....
..."Xiuhuan kamu ke depan dan kerjakan soal ini," Ucap Guru Liu. ...
__ADS_1
...Sebenarnya dari tadi dia memperhatikan bahwa Xiuhuan tidak mendengarkannya sama sekali dan malah mengajak Shao Shen untuk mengobrol. ...
..."Hah,"...
... Xiuhuan benar-benar kaget, dia tidak menyangka akan di panggil Guru Liu dan memintanya untuk mengisi soal. Langit pun tau dia sama sekali tidak mendengarkan apapun. Jadi bagaimana bisa dia mengisinya. ...
...Xiuhuan berdiri dari duduknya dia menatap sebentar ke arah Shao Shen untuk meminta bantuan. Shao Shen terdiam seolah tidak peduli, namun kemudian dia berucap. Jawabannya 10. ...
...Xiuhuan tersenyum cerah, apapun soalnya dia tidak masalah selama dia memiliki Shao Shen untuk membantunya dia akan baik-baik saja. Tidak masalah berapa banyak pun soal dia akan mengisinya. Dengan percaya diri Xiuhuan berjalan ke depan. Kemudian dia menulis angka 10. Guru itu terdiam kemudian berkata. ...
..."Uraikan jawabannya,"...
..."Hah,"...
...Xiuhuan kembali terkejut, bagaimana bisa dia menguraikan dia hanya tau angka 10, tapi tidak tau bagaimana caranya bisa menjadi angka 10. Xiuhuan kemudian menatap ke arah Shao Shen, dan Shao Shen hanya mengangkat bahunya sebagai jawaban, 'Aku tidak bisa membantumu'. ...
...Xiuhuan terdiam. Guru itu pun hanya bisa menggeleng. ...
..."Cepat kembali ke bangku mu, lain kali jangan berbicara saat Guru sedang mengajar,"...
...Xiuhuan hanya mengangguk sebagai jawaban. ...
..............
...Watu pulang sekolah tiba, Shao Shen berjalan ke luar kelas di ikuti Xiuhuan di belakangnya. Dia terus mengekori Shao Shen dan berniat untuk bertemu dengan Chu Ran. ...
...Chu Ran tersenyum menatap Shao Shen, dia kemudian berjalan ke arah Shao Shen. ...
..."Sayang, ayo kita pulang,"...
...Shao Shen merasa pasrah, apapun yang dia katakan Chu Ran tetap memanggilnya seperti itu. Kenapa harus dia yang menjadi suami Chu Ran dimasa depan. Kini dia menyesali keputusannya. ...
...Chu Ran kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Xiuhuan. ...
..."Kakak Xiuhuan, kenapa kau masih disini,"...
...Xiuhuan dengan tenang menjawab ...
..."Aku disini karena ingin bertemu denganmu, Chu Ran kenapa kau memanggil Shao Shen sayang terus,"...
...Chu Ran dengan mata menyipit menatap Xiuhuan. ...
..."Karena aku adalah istri masa depan Kakak Shao Shen, tentu saja aku bisa memanggilnya seperti itu. Ibu mertua dan Ayah mertua juga mengatakan jika di rumah aku bisa memanggil kakak Shen Shen suami,"...
...Xiuhuan menganga mendengar ucapan Chu Ran....
__ADS_1
..."Memangnya kamu tau apa itu panggilan sayang,"...
...Chu Ran dengan mata berbinar menjawab....
..."Tentu saja aku tau, itu adalah panggilan untuk orang yang di sukai. Dan Chu Ran paling menyukai kakak Shao Shen,"...
...Chu Ran kemudian menggenggam tangan Shao Shen dan mengajaknya untuk segera pulang. ...
...Shao Shen hanya bisa pasrah....
...Ketika dalam perjalanan pulang Shao Shen kembali berucap. ...
..."Chu Ran sudah berapa kali aku katakan, jika di sekolah jangan panggil aku seperti itu,"...
...Chu Ran cemberut mendengarnya. ...
..."Tapi kata Ibu dan Ayah mertua itu tidak masalah,"...
...Shao Shen berhenti berjalan dia mengambil tas Chu Ran yang sebenarnya tidak berat, kemudian membawanya di tangannya yang lain. ...
..."Kau bisa memanggilku seperti itu ketika kau sudah dewasa,"...
...Chu Ran menatap Shao Shen dengan mata berbinar. ...
..."Kalau begitu aku akan tumbuh dengan cepat,"...
...Shao Shen menatap wajah Chu Ran yang cepat sekali mengubah ekspresinya Itu terlihat sangat lucu. Baru detik lalu dia cemberut, kemudian di detik berikutnya dia tersenyum dengan mata berbinar. ...
..."Ya, cepatlah tumbuh,"Ucapnya. ...
...The End...
..............
Terimakasih bagi para pembaca. Mungkin endingnya sangat gantung, tapi sebenarnya saya sudah ingin menyelesaikan novel ini di bab sebelumnya.
**Sepertinya saya akan pindah lapak. Alias pindah platfrom ke lapak kuning. Namun untuk Novel saya yang berjudul
"PENYESALAN TERDALAM,"
saat ini masih tetap on going, dan akan tetap saya lanjutkan hingga tamat. Sebagai bentuk tanggung jawab saya**.
Terimakasih sekali lagi kepada para pembaca setia. Salam hangat dari Author.
.....
__ADS_1
Ningrum Arumi