
.............
...Seolah tidak pernah berakhir hiruk pikuk di kota E, Kota yang tak kalah hebatnya dari kota X, Kota E menjadi kota metropolitan yang luar biasa....
...Tidak seperti di kota X, di kota E bahkan para wartawan lebih memiliki keleluasaan. Hingga setiap hari berita terus menerus bergulir, dan pemerintah juga tidak begitu melarang, Biasanya jika berita itu menyangkut keluarga kaya maka pemerintah akan lebih banyak membatasi. Namun berbeda dari kota X, Para wartawan di kota E tidak begitu di batasi....
...Seolah berita itu tidak pernah ada habisnya. Publik kembali di kejutkan dengan kecelakaan yang menimpa anak tertua keluarga Leng, Polisi mengatakan bahwa penyebab utama terjadinya kecelakaan adalah akibat mengemudi dalam keadaan mabuk....
...Kegemparan itu pun terjadi secepat kilat. Berita itu berhembus bagaikan angin. Seluruh kota sudah mengetahui insiden yang terjadi. Mereka mengutuk tindakan bodoh dengan mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Sebagian mencemooh dan sebagian merasa bersimpati...
...Masyarakat bersimpati atas semua yang terjadi pada keluarga itu, Seolah musibah tidak pernah berakhir, mereka terus menerus di timpa kemalangan. Entah penyebabnya apa. Sebagian orang yang membenci keluarga Leng mengatakan bahwa semua adalah karma. Sebagian lagi merasa bahwa semua terasa janggal dan terasa tiba-tiba. Namun bagi yang sudah mengenal anak tertua keluarga Leng, mereka percaya bahwa kejadian itu tidak di buat-buat dan murni karena kecelakaan. karena rumor buruk juga terus berhembus seputaran anak tertua Leng, mereka percaya bahwa dia benar-benar tewas karena kecelakaan. Anak tertua Leng terkenal dengan pribadi yang suka berfoya-foya dan berganti-ganti wanita. Dia di cap sebagai playboy dan anak yang selalu menghabiskan uang orang tua. Tidak heran bahwa mabuk menjadi hal wajib baginya....
..."Dia mengemudi dalam keadaan mabuk, jika sesuatu seperti kecelakaan terjadi bukankah itu hal yang wajar,"...
..."Keluarga Leng terus menerus di di timpa kemalangan, bukankah ini akibat dari dosa-dosanya,"...
..."Bukankah saat itu keluarga Leng ingin mencelakai keluarga Yuan, tidakkah ini disebut dengan karma,"...
..."Keluarga Leng begitu tercela hingga kemalangan terus-menerus menimpa keluarga itu,"...
..."Dimasa depan jangan pernah berurusan dengan keluarga Leng, kau juga bisa terkena kemalangan,"...
__ADS_1
..."Keluarga Leng sudah hancur, Dimasa depan mereka tidak mungkin bangkit lagi,"....
..."Apa kau berpikir bahwa ini pembalasan dari Tuan Muda Yuan,"...
..."Itu tidak mungkin, polisi mengatakan bahwa ini murni kecelakaan akibat pengaruh dari alkohol,"...
...Masyarakat tidak berhenti berspekulasi. Mereka mulai mendiskusikan pendapat mereka sendiri. Sebagian orang membenci dan sebagian lagi bersimpati....
.............
Di kota X
...Xiao Li juga melihat berita itu melalui siaran TV harian. Tidak kurang, itu sekarang juga menjadi pembicaraan di kota X. Setelah menikah dengan Yuan. Dia merasa hidupnya begitu mudah, dia tidak perlu memikirkan apapun. Semua sudah di urus oleh Yuan. Xiao Li berpikir bagaimana jadinya jika dia tidak bertemu dengan Yuan. Bagaimana jadinya jika saat itu dia tidak mengajukan pernikahan, dia ragu apakah Yuan saat ini akan bersamanya....
...Xiao Li mengerti bahwa kemudahaan dan kebahagian yang dia dapat selalu di ikuti oleh bahaya di belakangnya. Dengan sejarah keluarga Yuan, banyak yang selalu menargetkannya. Mereka mungkin paham bahwa dia dan Shao Shen adalah sumber kelemahan Yuan. Karena itu mereka yang mengincar keluarga Yuan akan selalu menargrtkannys. Yuan sangat menyayangi dia dan juga Shao Shen. Keselamatannya menjadi prioritas. Dia juga paham bahwa selama ini Yuan sudah bekerja keras. Semua yang terjadi pada kehancuran keluarga Leng, dan deretan keluarga lainnya tidak lepas dari campur tangan Yuan. Xiao Li mengerti bahwa Yuan memang menargetkan mereka sedari awal dan tidak semudah itu melepaskannya. Seperti kejatuhan keluarga Xu dulu, mereka juga hancur hingga ke titik dasar....
...Xiao Li tersenyum puas melihat berita itu, keluarga Leng mengincar anaknya, dan menyakiti Chu Ran menantu masa depannya. sekarang Yuan membalasnya mereka satu persatu. Ini adalah akhir yang bagus untuk kejahatan mereka. Orang-orang keji akhirnya merasakan perbuatan mereka sendiri. ...
..............
...Yuan kembali ke rumahnya. Dia melihat Xiao Li menonton televisi sembari berbaring di sofa. ...
__ADS_1
..."Apa yang kau lihat hingga membuatmu terlihat begitu bersemangat,"...
...Xiao Li melihat Yuan yang sudah kembali ke rumah kemudian melambaikan tangannya,...
..."Kemari lah Yuan, lihatlah siaran berita, itu adalah anak tertua keluarga Leng, dia mengalami kecelakaan dan akhirnya dinyatakan tewas. Aku tidak bisa menanggapi semua ini kecuali dengan kepuasaan. Aku yakin Tuan Leng sangat menderita. Tidakkah dia sudah menargetkan Shao Shen kecil, dan akhirnya sekarang dia mendapatkan balasannya, aku yakin semua ini juga ada sangkut pautnya denganmu,"...
...Yuan melepas sepatunya dan berjalan ke arah Xiao Li dia terus mendengarkan ucapannya. Sepertinya istrinya begitu senang dengan hadiah yang di kirimkan padanya kepada Tuan Leng. ...
..."Apa kau merasa lebih tenang sekarang,"...
...Xiao Li mengangguk sebagai balasan. ...
..."Aku sangat senang, meskipun caramu begitu kejam tapi inilah balasan yang harus mereka dapatkan karena mengincar nyawa keluarga kita. Tidak ada balasan yang lebih baik dari ini. Gigi di balas gigi dan nyawa di balas nyawa,"...
...Dengan hancurnya keluarga Wang, harusnya keluarga Leng menjadikannya sebagai contoh, namun mereka tetap ingin menyerangnya. Sepertinya keluarga Leng memiliki dendam pribadi. Tidak peduli apa karena mereka melakukan kejahatan maka mereka harus mendapatkan balasannya. ...
...Melihat istrinya yang cantik tersenyum dengan senang, Yuan juga merasa hatinya menjadi lebih lega. ...
..."Aku senang istriku begitu pintar. Meski aku menggunakan cara yang kejam, namun kau tetap mendukungku. Dia sudah mendapatkan balasannya. Dia tidak keluar dalam waktu dekat. Dan keluarga Leng sudah mengalami kebangkrutan yang hebat Keluarga itu sudah menurun secara drastis dan tidak lagi memiliki kekuasaan. Kau bisa tenang mulai sekarang, mereka tidak akan lagi menggangu keluarga kita,"...
...Xiao Li menatap Yuan dengan sangat intens, Yuan begitu tampan walau di lihat dari sudut manapun. Wajahnya masih tetap seperti pria lajang. Tidak akan ada yang percaya bahwa dia sudah memiliki seorang putra. Dia merasa bersyukur karena Yuan telah memilihnya dan juga mengabaikan semua wanita yang mendekatinya. Xiao Li kini benar-benar merasa bahwa dia adalah wanita yang sangat beruntung. ...
__ADS_1