Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan

Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan
Episode 78


__ADS_3

............


...Waktu libur musim semi telah usai, anak-anak kembali dengan aktifitas sekolahnya. Seperti saat ini di pagi buta Chu Ran sudah berada di depan halaman rumah Xiao Li, dia menunggu Shao Shen untuk berangkat sekolah bersama....


...Bahkan Chu Ran sudah bertekad akan menunggu Shao Shen ketika pulang sekolah. Karena Chu Ran masih di taman kanak-kanak jadi sekolahnya tidak akan terlalu lama berbeda dengan sekolah dasar Shao Shen yang jadwalnya sedikit lebih padat....


...Xiao Li tersenyum menatap Chu Ran yang sudah berdiri menunggu Shao Shen, padahal hari masih terlalu pagi untuk berangkat ke sekolah. Bahkan Nyonya Zhao seperti tidak percaya Chu Ran adalah gadis yang sulit untuk di bangunkan namun hari ini dia bangun sendiri dan segera bergegas mandi, hanya karena tidak ingin Shao Shen meninggalkannya ketika berangkat sekolah, Chu Ran ingin berangkat bersama dan pulang bersama. Selalu bersama-sama itulah misinya....


...Shao Shen menatap tidak percaya ke arah Chu Ran, gadis ini sudah berada di halaman rumahnya di pagi buta, bukankah kemarin dia sudah bertemu dengannya, kenapa hari ini masih harus melihatnya. Dan apa katanya, "Setiap hari berangkat bersama,"...


...tidakkah itu seperti kita berada di rumah yang sama, dari pagi hingga sore akan selalu bersama. Shao Shen menjadi ngeri akan hari-hari ke depan yang dia lewati, semua akan ada Chu Ran di dalamnya....


...Dia tidak bisa membayangkan untuk selalu bersama Chu Ran, Shao Shen menjadi kesal, kenapa tetangga barunya begitu merepotkan, "Pikirnya....


...Shao Shen akhirnya berpamitan bersama Chu Ran, Xiao Li tersenyum cerah tidak lupa dia berpesan, "Shao Shen kecil kau harus menjaga Chu Ran, Chu Ran begitu cantik dan manis, hati-hati jangan sampai dia rebut lelaki lain,"...


...Shao Shen seperti ingin tertawa biarkan saja Chu Ran bersama yang lain dia justru akan senang....


...Mereka berdua akhirnya berangkat karena jarak sekolah dari rumah tidak terlalu jauh mereka berdua hanya berjalan kaki. Sebenarnya mereka bisa menaiki mobil, namun Shao Shen lebih memilih berjalan kaki karena jarak yang tidak jauh dan sekolah yang masih berada di satu komplek. Ketika mereka berjalan mereka di goda oleh tetangga sekitar, "Ya ampun, Shao Shen dan Chu Ran akan berangkat sekolah bersama,"...


...Chu Ran merasa senang dia kemudian menyapa "Selamat pagi bibi Wei, Selamat pagi nenek Sun, Mulai hari ini Chu Ran akan berangkat sekolah bersama kakak Shao Shen,"Ucapnya....


...Kedua orang itu tersenyum cerah, "Iya selamat pagi Chu Ran hati-hati di jalan, Shao Shen jaga Chu Ran baik-baik, "...


...Shao Shen hanya mengangguk menanggapi....


.............


...Setelah berjalan beberapa lama akhirnya Shao Shen tiba di depan sekolah Chu Ran, Chu Ran terus menatap ke arah Shao Shen dia menjadi enggan bersekolah, dia ingin terus bersama kakak Shao Shen nya. Chu Ran menggenggam erat tangan Shao Shen....


..."Kakak Shao Shen, Chu Ran ingin bersama kakak Shao Shen,"...


...Chu Ran sudah berkaca-kaca dia hendak menangis, Shao Shen hanya bisa menghela nafas, semua guru-guru menatap ke arah mereka berdua....


...Shao Shen menjadi tidak berdaya dia kemudian melepaskan tangan Chu Ran, "Chu Ran, ini sudah hampir siang, jika kau terus menahan ku, aku bisa terlambat pergi ke sekolah, jika aku terlambat aku akan di hukum, apa Chu Ran ingin aku di hukum,"...


...Chu Ran semakin ingin menangis dia tidak ingin Shao Shen di hukum tapi juga dia enggan berpisah dengan Shao Shen....


...Chu Ran mulai terisak, "Kalau begitu nanti sepulang sekolah Chu Ran akan datang ke sekolah kakak Shao Shen dan menunggu kakak Shao pulang,"....


...Shao Shen hanya mengangguk mengiyakan lagipula dia tidak yakin jika Chu Ran akan datang ke sekolahnya. Gadis ini pasti hanya membual kemudian dia akan melupakannya. Yang terpenting sekarang dia harus bisa lepas dari Chu Ran....


...Chu Ran akhirnya melepaskan Shao Shen, semua guru-guru akhirnya bisa bernafas lega, mereka sudah membujuk Chu Ran agar segera memasuki kelas, namun dia enggan berpisah dengan Shao Shen, hingga membuat para guru menyerah....


...Shao Shen akhirnya berjalan dan pergi....

__ADS_1


.............


...Setelah berjalan kaki beberapa saat Shao Shen akhirnya tiba di gerbang sekolahnya. Dia segera berjalan menuju kelasnya. Hal pertama ketika dia datang adalah sebuah sambutan meriah dari Xiuhuan. Xiuhuan sudah menunggu Shao Shen sedari tadi namun bahkan batang hidungnya tidak juga terlihat, dia bahkan curiga jika Shao Shen hendak bolos di hari pertama masuk kembali ke sekolah. Namun setelah beberapa saat akhirnya Shao Shen datang....


..."Wahai teman terbaikku, aku berpikir kau tidak akan datang ke sekolah,"...


...Shao Shen memutar bola matanya malas, jika Xiuhuan sudah memanggilnya seperti ini, pasti ada sesuatu yang dia inginkan. Benar saja setelah basa basi akhirnya Xiuhuan berkata ke intinya....


..."Shao Shen dimana PR musim semi mu,"...


...Shao Shen hanya menatapnya sekilas sebelum melontarkan kata-kata, "Apa yang kau lakukan ketika libur sekolah yang begitu panjang,"...


...Xiuhuan hanya memberinya sebuah cengiran, "Ah..Aku lupa mengerjakan PR, Oh...Ayolah Shao Shen kau tidak mungkin tega jika temanmu ini menderita,"...


...Shao Shen merasa Xiuhuan benar-benar menyebalkan dia bodoh dan juga sangat lamban. Dia tidak ingin belajar hidupnya hanya terus bermain. Dia juga sebenarnya enggan berteman dengan Xiuhuan namun jika dia menghindari Xiuhuan maka Ibunya akan marah karena Xiuhuan adalah anak dari teman Ibunya. Shao Shen merasa dirinya di manfaatkan....


...Shao Shen tanpa daya menyerahkan tugas PR nya untuk di salin Xiuhuan. Xiuhuan merasa sangat senang karena memilki teman yang pintar juga Shao Shen tidak pernah pelit padanya. Walau terkadang dia menyeramkan namun Shao Shen tetap baik padanya....


...Xiuhuan secepat kilat menyalin semuanya sebelum kedatangan sang guru....


...Akhirnya setelah beberapa saat Xiuhuan telah selesai menyalin semua isi PR nya, Guru pun akhirnya datang di ikuti oleh satu orang murid lelaki di belakangnya....


..."Selamat pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru dia pindahan dari Jepang,"...


..."Nah Xu Shilling silahkan perkenalkan dirimu,"...


...Semua murid menatap ke arahnya, tidakkah itu terlalu singkat "Pikir mereka,"...


...Guru itu pun menjadi canggung, ah sudahlah kau bisa duduk di sana. "Tunjuk nya pada sebuah kursi kosong di belakang Shao Shen,"...


...Xu Shilling berjalan ke arah Shao Shen kemudian duduk di belakangnya. Shao Shen tidak menyapa juga tidak berniat menyapa terlebih dahulu. Dia adalah orang yang jika disapa maka akan menjawab jika tidak maka dia hanya akan diam, jadi jangan berharap jika dia menyapa terlebih dahulu. Semua tidak akan pernah terjadi....


...Dia hanya baik terhadap Xiuhuan, itu karena orang tua mereka saling kenal. Sementara siswa lain cenderung tidak ingin berurusan dengannya meskipun dia anak yang pintar juga sebenarnya banyak yang ingin dekat dengan Shao Shen, namun di belakangnya adalah keluarga Yuan. Bahkan pihak sekolah tidak berani menyinggung Shao Shen apalagi hanya teman-teman sekelas. Mereka akan berpikir seribu kali jika harus berurusan dengan Shao Shen....


...Waktu terus bergulir pelajaran terus di mulai. Shao Shen mendengarkan dengan khusu, sedangkan Xiuhuan sudah gatal karena ingin segera pulang. Tepat ketika jam pelajaran telah berakhir seseorang berteriak dari koridor masuk ke kelas Shao Shen....


...Sambil terengah-engah murid tersebut kemudian duduk di hadapan temannya....


..."Apa yang terjadi padamu," Teman di hadapannya bertanya dengan raut wajah penasaran....


..."Aku tadi melihat ada seorang anak TK di gerbang sekolah kita, entah apa yang sedang di lakukan nya, tapi dia terlihat sangat manis hampir seperti adikku," siswa tersebut mengatakannya dengan menggebu-gebu....


...Shao Shen yang sedang menulis berhenti sejenak, pikirannya diliputi rasa penasaran. Juga perasaan tidak mengenakkan. Pasalnya dia mendengar ada anak TK di depan sekolahnya. Apakah itu Chu Ran, "Pikirnya....


...Shao Shen berdiri dari duduknya kemudian berjalan keluar kelas dan menuju gerbang sekolah, dari jauh dia melihat siluet gadis kecil yang sedang berdiri menggendong tas nya. Dia berdiri tepat depan gerbang. Dia tidak terlalu yakin karena pandangannya sedikit terhalang. Shao Shen terus berjalan mendekati gerbang ketika sampai di depan dia kejutkan oleh sosok gadis yang berdiri dan menghalangi kepalanya dari sinar matahari. Di musim semi matahari tidak terlalu panas namun cukup membuat gerah jika berdiri di bawah terik matahari....

__ADS_1


...Shao Shen meminta penjaga gerbang membuka pintunya, Penjaga gerbang mengernyitkan dahinya, namun Shao Shen segera berkata, "Adikku berada diluar, dia menungguku dan aku harus berbicara dengannya,"...


...Penjaga gerbang menengok ke arah gerbang dia melihat siluet gadis kecil yang sedang berdiri dan menutupi wajahnya....


...Penjaga gerbang segera membuka pintunya Shao Shen menghampiri Chu Ran, "Chu Ran, apa yang kau lakukan disini,"...


...Chu Ran menengok ke arah sumber suara, "Kakak Shao Shen, Chu Ran menunggu kakak pulang, apa kakak sudah selesai, apa kakak akan pulang sekarang,"...


...Shao Shen menggeleng, "Belum masih ada satu kelas lagi, kenapa kau menungguku, kenapa kau tidak pulang saja,"...


...Chu Ran menatap Shao Shen dengan wajahnya yang sudah memerah dan bulir keringat yang terlihat di dahinya. "Aku ingin pulang bersama kakak Shao Shen,"...


...Shao Shen menatap ke arah Chu Ran wajahnya sudah memerah di tambah keringat yang sudah mulai keluar di dahinya. "Kau tidak bisa masuk ke dalam, tapi kau bisa menunggu dengan bapak penjaga gerbang,"...


...Chu Ran tersenyum senang, "Baiklah, aku akan menunggu kakak dengan bapak satpam,"...


...Shao Shen menjadi tidak enak ini adalah pertama kalinya dia di tunggu oleh seseorang, dia juga merasa kasihan karena Chu Ran menunggunya di bawah terik matahari....


...Chu Ran akhirnya duduk di dalam pos di temani bapak satpam, "Nak, apa yang kau lakukan disini,"...


...Chu Ran dengan senyum lebar menjawab, "Aku sedang menunggu kakak Shao Shen,"...


..."Apakah dia kakak mu, seingat ku dia anak satu-satunya," Satpam itu mengatakannya dengan jari yang berada di pelipis seolah-olah sedang berpikir....


..."Bukan, tapi bibi Xiao sering berkata bahwa aku bisa menjadi istri masa depannya kakak Shao Shen,"...


...Satpam itu sedikit melongo apa yang di katakan anak kecil seperti ini, siapa yang mengajarinya hal-hal seperti itu....


............


...Sementara itu Shao Shen kembali belajar dengan pikiran yang sedikit tidak fokus, dia teringat Chu Ran yang menunggunya di pos bawah. Dia menjadi tidak tenang, kenapa gadis itu malah menunggunya membuatnya merasa tidak nyaman....


...Waktu terus berjalan akhirnya kelas selesai. Shao Shen segera membereskan bukunya. Pikirannya hanya tertuju pada satu tempat yaitu pos depan sekolah. Dia harus segera membawa pulang Chu Ran, dia juga takut jika bibi Zhao khawatir karena Chu Ran belum pulang....


...Shao Shen segera berjalan keluar kelas Xiuhuan yang melihat Shao Shen tergesa-gesa merasa sedikit aneh, Dia memanggil Shao Shen, namun Shao Shen tidak menggubrisnya. Dia terus berjalan hampir setengah berlari....


...Setelah sampai dia melihat Chu Ran yang sedang duduk dan mengobrol dengan penjaga gerbang. Shao Shen menghela nafas lega, entahlah perasaannya sedikit lega melihat Chu Ran yang masih ada disini menunggunya....


...Shao Shen kemudian memanggil Chu Ran, "Chu Ran, ayo kita pulang,"...


...Chu Ran tersenyum lebar ke arah Shao Shen dia memperlihatkan deretan giginya yang putih. Chu Ran kemudian berjalan ke arah Shao Shen dan menggenggam tangan Shao Shen, "Kakak Shao Shen, ayo kita pulang,"...


...Shao Shen ingin melepaskan genggaman tangan Chu Ran namun Chu Ran menggenggamnya dengan begitu erat. Hingga akhirnya dia menyerah dan membiarkan Chu Ran bergandengan tangan dengannya....


...Mereka berjalan yang satu tinggi yang satu pendek. Chu Ran hanya sebatas pinggang Shao Shen, Shao Shen bisa di bilang cukup tinggi untuk anak seumurannya....

__ADS_1


...Mereka berjalan di temani panas matahari dan Chu Ran merasa senang, seperti bunga-bunga yang terus bermekaran....


__ADS_2