Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan

Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan
Episode 87


__ADS_3

............


...Setelah kegemparan yang terjadi di kota E, kota X pun tak luput dari kegemparan. Pasalnya yang di rumorkan adalah keluarga Zu, kelurga Zu tiba-tiba saja di kabarkan bangkrut dan Tuan Tua Zu telah di jebloskan ke dalam penjara. Sebenarnya warga si kota X tidak terlalu mengerti kasus apa yang menjerat keluarga berpengaruh itu, namun sekarang setelah rumor itu di beritakan, mereka akhirnya tau bahwa keluarga Zu memiliki bisnis ilegal yang mencakup obat-obatan terlarang....


...Pemerintah sudah melarang keras penjualan obat terlarang, namun sepertinya larangan itu tidak di dengar oleh keluarga Zu, sehingga mereka tergiur dengan setumpuk uang instan yang akan mereka dapatkan....


...Masyarakat menggeleng tidak percaya, keluarga Zu adalah salah satu keluarga berpengaruh di kota X, juga Tuan Muda Zu baru saja si angkat menjadi Direktur utama group Zu, namun keluarga itu kini terjerat kasus entah bagaimana Tuan Muda Zu menangani ini....


.............


...Berita yang di ungkap oleh keluarga Leng, benar-benar membuat Zu Zhang kelabakan. Pasalnya keluarga itu mengekspos keluarga Zu sebagai keluarga yang juga menjalankan bisnis ilegal. Kakeknya Tetua Zu sudah di jebloskan ke dalam penjara. Zu Zhang benar-benar marah ketika dia membaca berita itu. Selama beberapa hari dia bahkan tidak bisa makan dengan benar. Keluarganya di awasi dengan sangat ketat. Semua aset atas nama kakeknya sudah di sita. Perusahaan Zu langsung mengalami penurunan saham secara drastis. keluarganya kini mengalami kebangkrutan....


..."Ini benar-benar membunuhku,"...


...Zu Zhang melemparkan kursi di depannya. Neneknya masuk ke rumah sakit ketika dia mengetahui bahwa suaminya Tetua Zu sudah di bawa ke kantor polisi....


...Rumahnya kini selalu menjadi incaran para pembuat onar. Terkadang mereka memukul gerbang rumahnya dengan alat-alat pemukul yang mereka bawa. Zu Zhang merasakan sakit di kepalanya. Dia sudah berusaha selama bertahun-tahun untuk mewarisi Group Zu, namun ketika dia telah mendapatkannya, dia hanya bisa bisa menikmati selama beberapa tahun. Setelah itu semua di rampas olehnya. Perusahaannya di akuisisi oleh keluarga Yuan....


...Zu Zhang berjalan gontai dia memutuskan untuk pergi mengunjungi neneknya di rumah sakit....


...Dia menjalankan mobil dengan kecepatan rendah. Setelah sampai dia berjalan memasuki rumah sakit. Semua orang menatap ke arahnya, siapa yang tidak tau Tuan Muda Zu di kota X, terlebih dengan rumor yang baru-baru ini di beritakan. Semua orang yang tadinya menaruh hormat mulai mencibir dalam hatinya. Mereka tidak lagi menghormati keluarga Zu, mereka mulai mencemoohnya....


..."Kau lihat Tuan Muda Zu, tidakkah dia begitu kasihan, dia masih sangat muda namun rumor mengerikan menimpa keluarganya,"...


..."Aku berpikir bahwa dia adalah pria ketiga setelah Tuan Muda Feng yang paling banyak digemari para gadis, dan dia juga cocok menjadi kandidat suami idaman, dia memiliki ketampanan dan kekuasaan, meskipun skandalnya dulu dengan Nona dari keluarga Xu sempat berhembus namun semua tidak masalah. Tapi sekarang ketika aku melihatnya aku merasa bersimpati, keluarganya benar-benar bangkrut,"...


..."Kau benar, aku juga awalnya berpikir seperti itu, kau mengatakan dia adalah kandidat ketiga sebagai suami idaman setelah Tuan Muda Feng, lalu siapa yang menjadi kandidat nomor satu,"...


..."Tentu saja Tuan Muda Yuan, meski dia sudah menikah dan memiliki anak, dia tetaplah yang terbaik, apa yang tidak dia miliki, bukankah dia memiliki segalanya."...


..."Ah, kau benar jika aku bisa sekali saja berpegangan tangan dengan Tuan Muda Yuan, aku tidak akan menyesal bahkan jika aku mati,"...


..."Kau jangan terlalu menghayal, bagaimana bisa kau menyentuh Tuan Muda Yuan, sementara dia memiliki istri yang sempurna. Kau tidak akan pernah bisa di bandingkan dengan Nyonya Yuan,"...


...Beberapa perawat mulai bergosip dan tertawa bersama. Samar-samar Zu Zhang juga mendengar ketika mereka bergosip. Namun dia juga tidak bisa marah. Dia hanya bisa menghela nafas....


...Zu Zhang berjalan ke arah ruang inap neneknya. Neneknya terbaring lemah di tempat tidur, Zu Zhang menghampiri neneknya dengan senyuman di wajahnya....


...Zu Zhang duduk di hadapan neneknya....


..."Nenek, kau tidak perlu khawatir, nenek pasti akan cepat sembuh, aku akan memperkerjakan dokter kelas atas untuk mengobati nenek, semua pasti ada solusinya, akhir-akhir ini pengobatan menjadi lebih maju, nenek hanya terkena serangan jantung, semua pasti akan di tangani,"...


...Nyonya Tua Zu menggelengkan kepalanya dengan lemah....


..."Zu-Er kau tidak perlu repot-repot, nenek sudah sangat tua, tidak perlu lagi pengobatan. Kau masih muda, kau harus menjaga dirimu dengan baik. simpan uangmu untuk masa depanmu. Nenek tidak bisa lagi memberimu dukungan. Keluarga kita sudah bangkrut. Kau harus menyimpan uang untuk dirimu sendiri. Lebih baik nenek segera pulang. Nenek juga tidak ingin membebani mu,"...


...Zu Zhang segera menggelengkan kepalanya. Neneknya adalah satu-satunya orang yang selalu membelanya. Dia sangat menyayangi neneknya....


..."Tidak, aku akan memperkerjakan dokter yang handal. Keluarga kita masih mampu untuk jika hanya memperkerjakan beberapa dokter, Nenek tidak perlu khawatir....

__ADS_1


...Zu Zhang menggenggam erat tangan neneknya. Nyonya Tua menghela nafas kehidupannya tidak akan seperti dulu lagi, keluarganya sudah bangkrut dan suaminya di penjara. Kehidupan cucunya juga akan sulit, dia merasakan sedih di hatinya....


...............


Rumah Keluarga Xu


...Xu Ming dan Tuan Xu sedang menonton televisi. berita baru-baru ini begitu mengejutkannya. Keluarga Leng yang membantunya tiba-tiba terjerat kasus. Dan keluarga Zu mengalami kebangkrutan. Dia juga tidak menyangka jika kedua keluarga itu memiliki bisnis ilegal. Yang lebih mencengangkan bagi Tuan Xu adalah kasus penculikan yang di rencanakan oleh keluarga Leng....


...Dia tidak menyangka jika keluarga Leng akan melakukan hal kotor seperti ini, keluarga itu selalu penuh martabat, namun ternyata di balik semua itu mereka mampu merencanakan hal kejam. Tuan Xu juga sebenarnya tidak merasa tenang. Meski dia tidak ikut andil secara langsung, namun dialah orang yang mengenalkan keluarga Leng ke beberapa keluarga berpengaruh di kota X, perannya hanya sebatas mengenalkan namun dia tetap merasa was-was. Bagaimana kalau keluarga Leng melaporkannya. Dia baru saja keluar dari penjara. Dia tidak pernah ingin kembali ke sana barang satu detik pun....


...Tapi disisi lain dia juga merasa lega, jika Zu Zhang sudah tidak lagi memiliki kuasa maka dia tidak akan lagi menggangu anaknya Xu Ming, hal seperti hak asuh anak tidak akan terjadi. Xu Shilling akan terus bersamanya....


...Xu Ming juga merasa lega, meski dia tidak mengharapkan kebangkrutan keluarga Zu namun dia juga merasa senang karena Zu Zhang tidak akan lagi menuntut hak asuh anak, jelas saat ini dia yang lebih mampu menjaga Xu Shilling....


.............


...Sementara itu Chu Ran sedang merengek dengan parah, setelah kejadian penculikan yang terjadi pada Chu Ran, Nyonya Zhao memberikan pengawasan ketat kepada Chu Ran, seperti pagi ini Nyonya Zhao ingin mengantar Chu Ran pergi ke sekolah, namun Chu Ran menolaknya, dia tidak ingin pergi bersama Ibunya dia ingin pergi bersama suaminya Shao Shen....


...Sebenarnya Yuan juga sudah memperkerjakan beberapa pengawal untuk menjaga Chu Ran dan Shao Shen, tetap saja Nyonya Zhao ingin mengantar Chu Ran, sebagai Ibunya dia tentu merasa khawatir....


...Chu Ran menangis karena dia tidak ingin berpisah dengan Shao Shen, dia ingin berangkat dan pulang bersama Shao Shen, Shao Shen menatapnya dengan pandangan aneh, hari-hati seperti ini akan terus dia lalui. Dia sudah setuju untuk menjadikan Chu Ran sebagai istri masa depannya. Jadi mau tidak mau dia harus terbiasa dengan tingkah Chu Ran. Chu Ran juga sebentar lagi akan masuk sekolah dasar. Dan bersekolah di sekolah yang sama dengannya. Meski begitu Shao Shen juga masih tidak akan terbiasa dengan sikap Chu Ran yang menurutnya merepotkan....


...Akhirnya Nyonya Zhao menyerah jadilah dia pergi bertujuh ke sekolah. Chu Ran berjalan di samping Shao Shen dan memegang erat tangannya. Sedangkan Nyonya Zhao Dia belakangnya di temani empat orang pengawal. Shao Shen mengantar Chu Ran ke sekolahnya. Dia kemudian mengisyaratkan dua orang penjaga untuk menjaga Chu Ran sedangkan dua orang lagi pergi bersamanya....


...Shao Shen juga sebenarnya tidak suka dengan kehadiran pengawal, namun Ayahnya tetap memaksa dan berkata bahwa ini semua demi kebaikannya. Akhirnya Shao Shen pasrah....


...Shao Shen tiba di sekolahnya. Dia segera masuk ke kelasnya. Sedangkan para pengawal berjaga di luar. Shao Shen merasa sangat tidak nyaman semua mata menatap ke arahnya. Salah satu temannya berkata....


...Shao Shen terdiam, benar semua orang sudah tau tentang beritanya. Shao Shen mengangguk, "Aku baik-baik saja,"...


...Temannya merasa lega karena Shao Shen terlihat baik-baik saja untuk orang yang menjadi target penculikan....


..."Lalu bagaimana dengan gadis itu," ...


...Semua orang juga merasa penasaran, bukankah gadis itu adalah gadis yang selalu pulang bersama Shao Shen. ...


..."Dia baik," Ucapnya ...


...Semua orang mengedipkan matanya, Shao Shen hanya menjawab dengan singkat. Dia benar-benar acuh terhadap sekitarnya. Temannya menjadi terdiam dia tidak lagi bertanya. ...


...Sementara itu Xiuhuan mendorongnya dengan berbagai macam pertanyaan. Xiuhuan juga merasa khawatir dengan Chu Ran. Shao Shen hanya menjawabnya dengan kata, 'Hm' atau 'Ya,' dan 'tidak' benar-benar hanya sebatas itu. ...


...Xiuhuan sudah terbiasa dengan sikap Shao Shen. Dia memang seperti ini. Xiuhuan juga tidak bisa berharap banyak. Dia hanya bisa berharap bahwa waktu cepat berlalu, dan dia bisa bertemu Chu Ran ketika dia pulang sekolah. Chu Ran pasti menunggu Shao Shen untuk pulang bersama. Saat itu dia akan bertanya pada Chu Ran sekaligus meminta jawaban Chu Ran. ...


............


...Waktu pulang sekolah telah tiba. Shao Shen membereskan semua bukunya dan memasukannya ke dalam tasnya. Dia bersiap-siap untuk pulang. Ketika dia berjalan dia mendengar Xiuhuan yang berteriak padanya....


..."Jangan tinggalkan aku, biarkan aku pergi bersama aku ingin bertemu dengan Chu Ran,"...

__ADS_1


...Shao Shen tidak peduli dengan ucapan Xiuhuan dia tetap berjalan dan pergi. Xiuhuan segera menyusulnya dari belakang. Shao Shen berjalan bersama pengawalnya di belakang. Dia menjadi pusat perhatian semua murid termasuk guru-gurunya. Sebagian mereka mengerti karena Shao Shen adalah anak dari Tuan Muda Yuan. Dan mereka juga telah melihat berita di televisi prihal yang terjadi pada keluarga itu. Meski sebagian orang mengerti dengan kehadiran para pengawal namun sebagian lagi merasa tidak terbiasa....


...Shao Shen tidak peduli dengan tatapan semua orang. Pikirannya hanya tertuju pada satu orang yaitu Chu Ran. Dia melihat pengawal yang dia tugaskan menjaga Chu Ran berada di pos sekolahnya, itu artinya Chu Ran berada disini dan menunggunya. ...


...Shao Shen berjalan dengan cepat. Disusul Xiuhuan di belakangnya. ...


...Ketika Chu Ran melihat Shao Shen dia tersenyum dan berdiri dari duduknya dan segera menghampiri Shao Shen. Chu Ran menarik tangan Shao Shen dan berkata....


..."Sayang, ayo kita pulang,"...


...Shao Shen menatap ke arah Chu Ran, "Jangan panggil aku seperti itu ketika di sekolah,"...


...Xiuhuan yang mendengarnya menatap tidak percaya, "Hah," katanya. ...


...Chu Ran menatap ke arah Xiuhuan. ...


..."Kakak Xiuhuan, kenapa kakak masih disini dan belum pulang,"...


...Xiuhuan segera menjawab, "Aku ingin bertemu denganmu, aku dengar kau mengalami penculikan, apa kau baik-baik saja,"...


...Chu Ran mengangguk, "Aku baik-baik saja, paman Yuan menyelamatkanku,"...


...Xiuhuan mengangguk mengerti paman Yuan memang bisa di andalkan. Ayahnya juga selalu mengatakan bahwa paman Yuan begitu hebat dan mengagumkan. ...


..."Tadi aku mendengar kau menyebut Shao Shen dengan kata sayang, apa itu maksudnya,"...


..."Oh, itu karena kakak Shao Shen adalah pacarku, dan juga akan menjadi suami masa depanku,"...


...Chu Ran mengatakannya dengan mata yang berbinar. ...


...Xiuhuan menganga tak percaya. Bukankah Shao Shen mengatakan bahwa dia tidak menyukai Chu Ran. Tapi kenapa Chu Ran malah menjadi pacar sekaligus istri masa depannya. Xiuhuan sama sekali tidak mengerti. dan Xiuhuan juga tidak ingin menyerah....


..."Chu Ran, bukankah kau belum menjawab saat aku mengajakmu menjadi pacarku,"...


...Chu Ran menatap dengan polos, "Aku sudah berpacaran dengan kakak Shao Shen, mana mungkin aku bisa berpacaran lagi dengan kakak Xiuhuan,"...


..."Tapi Shao Shen berkata tidak pernah suka padamu, bagaimana jika kau pertimbangkan lagi, aku bisa membelikan mu makanan enak setiap hari. Aku juga bisa memberikan separuh uang saku ku," Xiuhuan masih mencoba membujuk Chu Ran. ...


...Chu Ran menggeleng keras, "Aku paling menyukai kakak Shao Shen dan hanya akan berpacaran dengannya,"...


...Setelah mengatakannya Chu Ran menggandeng tangan Shao Shen dan berjalan pergi....


..............


...Xiao Li sedang menyesap tehnya sembari menonton televisi. Dia sudah melihat semua berita baru-baru ini. Dia merasa sangat puas. Semua keluarga itu sudah menerima ganjarannya. beberapa hari kemarin Ayah dan Ibunya terus menerus menghubunginya, mereka merasa khawatir dengan berita yang beredar. Begitu pula dengan mertuanya. Mereka juga terus menerus menghubunginya. Mereka bahkan berencana untuk pergi mengujunginya. Namun Yuan segera menjelaskan bahwa keluarganya baik-baik saja jadi Ibunya tidak perlu untuk repot-rerot mengunjunginya....


...Yuan juga merasa puas dengan hasil yang di dapatnya. Semua juga berkat kerja keras Sekretaris Mo, dia benar-benar membobol alamat IP milik keluarga Zu, dan memposting video tentang Tuan Leng, Yuan benar-benar puas dengan kerja keras Sekretaris Mo, dia berencana memberikannya bonus tahunan yang lebih banyak....


...Meski Sekretaris Mo lebih banyak menganggur dari pada dirinya namun Yuan tidak masalah, karena di saat seperti inilah Sekretaris Mo bekerja dengan keras. Dan tidak pernah mengecewakannya....

__ADS_1


............


__ADS_2