Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan

Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan
Episode 62


__ADS_3

...Langit sudah menampakkan sinarnya. Sementara itu Yuan dan Xiao Li masih berada di kedalaman jurang, Xiao Li masih menggenggam tangan Yuan. Disisi lain Sekretaris Mo sudah mengerahkan tim pencari. Mereka mulai turun memasuki jurang....


...walaupun langit sudah mulai cerah, namun kedalaman jurang masih tidak di ketahui. Mereka terus mencari dan terus menuruni jurang dengan bantuan alat-alat....


...Akhirnya salah seorang dari mereka melihat dua orang terdampar di bagian dasar jurang. Mereka segera turun ke dasar jurang dan melakukan evakuasi....


...Keadaan Xiao Li jauh lebih baik dari pada Yuan, karena sebelumnya Xiao Li tersangkut di bibir jurang Sedangkan Yuan jatuh ke dasar jurang. Meski begitu keadaan keduanya sama-sama terluka....


...Banyak darah kering dimana-mana....


...Xiao Li mendengar suara keributan orang kemudian perlahan dia membuka matanya. Dia melihat banyak nya tim pencari yang bergegas ke arahnya. Xiao Li masih sangat lemah, dia tidak berdaya meski hanya mengucapkan beberapa kata....


...Mereka semua akhirnya berhasil mengevakuasi Xiao Li dan Yuan, selanjutnya mereka segera membawa keduanya ke rumah sakit....


...Sekretaris Mo terbelalak tak percaya melihat kondisi keduanya, namun dia menghela nafas lega karena keduanya masih hidup. Meskipun pakaian nya sudah terdapat banyak darah. Sekretaris Mo segera memerintahkan agar keduanya di bawa ke dalam helikopter....


...Tin medis melakukan pertolongan pertama. Sekretaris Mo sangat menyesal harusnya dia bisa melindungi Tuan dan Nyonya nya....


...Akhirnya mereka tiba di rumah sakit di kota E, Sekretaris Mo segera membawa keduanya. Cedera Yuan adalah yang paling parah di banding Xiao Li....


...Dokter segera bergerak. mereka membawa Yuan dan Xiao Li ke ruang gawat darurat. Dokter mengatakan jika Yuan mengalami cedera di kepalanya, Sehingga Yuan masih belun sadarkan diri....


...dan juga terdapat tulang yang patah di bagian tangan nya. Sedangkan untuk Xiao Li, dokter berkata dia mengalami luka-luka akibat gesekan ranting pohon, mungkin karena dia tersangkut di bibir jurang hingga luka yang di alami Xiao Li tidak terlalu serius dibandingkan luka yang di alami Yuan....


...Namun dokter berkata semua ini seperti keajaiban, mereka masih bisa selamat setelah terjatuh ke dasar jurang. Dokter juga mengatakan bahwa mereka akan melakukan yang terbaik untuk kedua pasien....


...Sekretaris Mo mendesah lega kemudian berkata, "Apakah Cedera dan tangan nya Yuan bisa di sembuhkan....


...Dokter berkata, "Tentu kami akan melakukan yang terbaik....


...Sekretaris Mo kemudian menghubungi Nyonya Yuan dan Tuan Yuan, Sekretaris Mo mengatakan bahwa Yuan dan Xiao Li mengalami kecelakaan. Mereka kini di rawat di rumah sakit kota E. Sekretaris Mo tidak mengatakan perihal penculikan yang terjadi pada Xiao Li. Dia berpikir bahwa itu nanti saja di bicarakan....


...Sekretaris Mo juga mengabari Ayah dan Ibu Xiao Li. Mereka semua syok dan bergegas pergi ke kota E....


...Sementara itu Wang Chu merasakan senang di hatinya, akhirnya dendamnya terbalaskan. Namun dia teringat wajah Xiao Li. Hatinya menjadi sedikit tidak senang. Dia melihat wajah dan air mata Xiao Li ketika dia mendorongnya ke jurang. Wang Chu merasa hatinya sedikit aneh. Namun segera dia hilangkan pikiran itu....


...Keluarga Xiao Li datang lebih dulu, karena jaraknya lebih dekat dari pada keluarga Yuan yang berada lebih jauh. Tuan dan Nyonya Xiao melihat Sekretaris Mo kemudian menanyakan ruang inap Xiao Li....


...Sekretaris Mo segera menunjukannya. Nyonya dan Tuan Xiao kemudian melihat kondisi anaknya. Xiao Li terbaring lemah dengan dukungan alat-alat di tubuhnya. Xiao Li melihat kedatangan Ayah dan Ibunya. kemudian dia menangis. Nyonya Xiao tidak bisa menahan air matanya, dia menangis melihat kondisi anak kesayangannya....

__ADS_1


..."Li'er, bagaimana keadaan mu apa kau merasa lebih baik. Tanya Nyonya Xiao....


..."Xiao Li mengangguk kemudian berkata,."Ibu bagaimana keadaan Yuan. Xiao Li mengatakannya dengan air mata yang terus mengalir....


...Nyonya dan Tuan Xiao merasa pedih melihat anaknya seperti ini, kemudian buru-buru dia mengatakan. "Ibu belum melihat Yuan, Ibu dan Ayah langsung kemari melihatmu. Namun Sekretaris Mo mengatakan bahwa Yuan mengalami cedera dan dokter akan berusaha menyembuhkannya....


...Xiao Li terisak, ini semua karena dia, harusnya Yuan tidak melompat ke arahnya. Harusnya dia saja yang terluka....


...Tuan dan Nyonya Xiao segera menenangkan anaknya, "Yuan akan baik-baik saja. Sebentar lagi dia akan sembuh. Kau jangan terlalu cemas. Sekarang kau harus pulih terlebih dahulu. "Ucap Tuan Yuan....


..."Ayah bagaimana aku tidak cemas, Yuan adalah suamiku. "Ucap Xiao Li....


..."Ayah paham Li'er, tapi coba kau pikirkan Yuan berusaha menyelamatkan mu, jika dia melihatmu seperti ini dia juga pasti akan sedih. Karena itu kau harus cepat pulih agar bisa menemani Yuan lagi....


..."Sekarang kau istirahatlah, Ibu dan Ayah akan melihat keadaan Yuan, "Ucap Nyonya Xiao....


...Xiao Li mengangguk kemudian Tuan dan Nyonya Xiao pergi menuju ruangannya Yuan. Di sana hanya ada Sekretaris Mo karena Nyonya dan Tuan Yuan belum datang. Yuan sudah siuman dia melihat kedatangan Ibu dan Ayah Xiao Li....


..."Ayah..Ibu bagaimana keadaan Xiao Li....


...Nyonya dan Tuan Xiao Li menatap sedih kearah Yuan, bahkan dalam kondisi seperti ini pun Yuan masih lebih mengkhawatirkan keadaan Xiao Li dari pada kondisinya sendiri....


...Yuan menghela nafas lega syukurlah jika Li'er nya baik-baik saja. Dia tidak peduli kondisinya, dia hanya peduli tentang Xiao Li....


...Yuan bersumpah ketika dia sehat dia akan membalas semua perbuatan Wang Chu. Dia akan membuat Wang Chu mati di tangannya....


...Nyonya dan Tuan Yuan baru saja tiba, mereka bergegas melihat kondisi anaknya. Nyonya Yuan kemudian menangis histeris. Tuan Yuan segera menenangkan istrinya....


..."Yuan baik-baik saja, dia hanya mengalami cedera dan patah tulang. Dia akan sembuh....


...Nyonya Yuan melotot ke arah suaminya....


..."Apa yang baik-baik saja. Kau tidak lihat anak kita seperti ini....


...Yuan segera menenangkan Ibunya,."Ibu tenanglah, aku baik-baik saja. Dokter mengatakan aku hanya perlu beberapa perawatan dan aku akan sembuh....


...Nyonya Xiao semakin sedih melihat keadaan anaknya kemudian dia berkata, "Aku akan melihat keadaan Li'er....


...Yuan mengangguk mengiyakan....

__ADS_1


...Nyonya Yuan kemudian pergi ke arah kamar Xiao Li. Dia melihat Xiao Li yang terbaring lemah di tempat tidur. Nyonya Xiao kembali merasakan hatinya sesak....


..."Li'er, Ucapnya....


...Xiao Li tersenyum melihat Ibu mertuanya datang, "Ibu kau disini....


...Nyonya Xiao mengangguk, "Aku disini. Bagaimana keadaan mu. Apakah sakit dimana saja....


...Xiao Li segera menggeleng,."Aku baik-baik saja, semua jauh lebih baik. Aku ingin melihat Yuan namun aku tidak sanggup meski hanya berjalan....


...Nyonya Yuan mengatakan, "Tunggulah kau masih terlalu lemah, Yuan baik-baik saja. dia akan segera sembuh....


Xiao Li semakin sedih mendengarnya. Air matanya kembali terjatuh.


...Nyonya Yuan berkata,."Kau jangan terlalu sedih, jangan menyalahkan diri sendiri. Yuan akan segera sembuh, jangan terlalu khawatir....


...Sementara itu Tuan Yuan berbincang bersama Yuan, mereka membahas prihal penculikan yang terjadi kepada Xiao Li. Yuan tidak menutup-nutupinya. Dia menceritakan semuanya juga prihal Wang Chu....


...Tuan Yuan mengepalkan tangannya. "Brengsek, Aku harus membunuhnya. Dia berpikir bahwa keluarga Yuan kita tidak bisa berbuat apa-apa di kota E. Dia salah karena telah meremehkan keluarga kita....


...Yuan segera menggelengkan kepalanya,."Aku sendiri yang akan membunuhnya....


.........


...Keesokan harinya keadaan Xiao Li jauh lebih baik. Dia kemudian berjalan ke arah kamar Yuan. Kemudian dia membuka pintunya. Xiao Li menatap Yuan yang kini terbaring lemah, Yuan melihat kedatangan Xiao Li kemudian dia tersenyum....


..."Li'er, "Ucapnya....


...Xiao Li tidak sanggup lagi dia meneteskan air matanya kemudian datang ke pelukan Yuan dan berkata, "Yuan aku takut....


...Yuan mengelus rambut Xiao Li, "Semua sudah baik-baik saja. Aku senang karena melihatmu baik-baik saja. Aku tidak tau apa ya g harus aku lakukan jika aku kehilanganmu....


...Xiao Li menjadi semakin terisak. "Tapi kau tidak baik-baik saja....


..."Aku baik-baik saja aku akan segera sembuh. Yuan kemudian berkata, "Li'er kau terlalu kuat menekanku....


...Xiao Li tersadar kemudian dia melepaskan pelukannya....


...Tuan dan Nyonya Yuan hanya tersenyum melihat interaksi keduanya....

__ADS_1


__ADS_2