Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan

Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan
Episode 49


__ADS_3

...Yun Xie pulang dengan langkah tertatih, dia benar-benar lelah hari ini. Namun ketika ingat Sekretaris Mo dia sedikit tersenyum....


...Tidak buruk, "Pikirnya....


...Yun Xie teringat Xiao Li, dia ingin segera menceritakan prihal kencannya bersama dengan Sekretaris Mo....


...Yun Xie segera mengambil ponsel dan mencari kontak Xiao Li. Dengan perasaan sedikit senang Yun Xie kemudian menekan tombol penggilan....


.............


...Xiao Li sedang menyesap teh chamomile kesukaan nya. Dia mendengar dering ponselnya berbunyi....


...Xiao Li melihat Yun Xie menelfon nya, kemudian segera dia angkat....


..."Halo, Yun Xie,"Ucap Xiao Li...


...Terdengar suara dari sebrang...


..."Halo, Li'er, apa kau sedang sedang sibuk,",Tanyanya...


...Xiao Li segera menggeleng....


..."Tidak juga, ada apa Yun Xie, bagaimana dengan kencannya,"...


...Yun Xie menghela nafas berat....


..."Itulah Li'er yang aku ingin katakan padamu. Si iblis tampan itu benar-benar luar biasa ketika dia membuka kacamata nya....


...Kau tidak akan tau bahkan aku sampai mimisan,"...


...Xiao Li tertawa mendengar ucapan Yun Xie, dia menyebut Sekretaris Mo dengan sebutan 'Si iblis tampan' ...


..."Hahaha, Kau terlalu berlebihan Yun Xie. Jadi apa kau menyukai Sekretaris Mo. "Tanya Xiao Li....


...Yun Xie menggelengkan kepalanya....


..."Apa.. Eiiiiyy itu tidaklah mungkin. Aku hanya sedikit lemah terhadap pria tampan,"...


...Xiao Li merasa terhibur, dia juga sama dia lemah terhadap pria tampan....


..."Hahaha baguslah Yun Xie.. Kau akan terbiasa jika terus melihatnya,"...


...Yun Xie mendecakkan lidahnya....


..."Li'er meskipun dia tampan tapi dia sedikit membosankan. Dia mengajakku pergi ke galeri seni. Apa yang aku tau tentang seni....


...Aku tidak paham apapun. Aku benar-benar tersiksa di sana. Sepanjang hari dia hanya menatap lukisan di hadapannya. Dia bahkan mengabaikan aku,"...


... Yun Xie benar-benar kesal dengan Sekretaris Mo, dia seperti manusia kayu yang kaku....


..."Hm.. Sepertinya ini juga pertamakali nya untuk Sekretaris Mo, dia hanya tidak paham bagaimana mengajak seorang wanita berkencan. Kau harus lebih bersabar. Bagaimana kalau di lain hari kau saja yang menentukan tempat,"Ucap Xiao Li....


..."Apa... kenapa aku harus menentukan tempat. Ini kan hanya kencan palsu. "Jawab Yun Xie...


...Xiao Li tersenyum penuh arti. "Tidak masalah meskipun ini hanyalah kencan palsu apa salahnya jika sedikit bersenang-senang,X...


...Yun Xie berpikir sejenak. "Baiklah akan aku pikirkan. Sepertinya itu bukan ide yang buruk, kalau begitu Li-er aku akan menutup telponnya terlebih dahulu,"...


...Kemudian telfon terputus....


...Yuan melihat istrinya sedang berbicara di telfon dengan seseorang. Dia segera bertanya, ...

__ADS_1


..."Siapa yang menelfon,"...


...Xiao Li yang mendengar suara di belakangnya segera saja menengok....


..."Yun Xie yang menelfon, dia menceritakan prihal kencannya bersama Sekretaris Mo,"...


...Yuan akhirnya tertawa hahahaha "Si pegawai gaji buta itu melakukan kencan,"...


...Xiao Li mengernyitkan dahinya kemudian bertanya kepada Yuan....


... "Kenapa kau tertawa, "Ucapnya....


...Yuan berpikir sejenak kemudian mengatakan, "Li'er kau tidak tau. Sekretaris Mo itu pria kaku. Sedari kecil dia hanya dekat dengan ku. Aku tidak yakin jika dia bisa berkencan. Pasti Yun Xie sudah bosan hingga rasanya mau mati,"...


...Xiao Li menganggukkan kepalanya. "Kau benar baru saja dia berkata Sekretaris Mo membosankan,"...


..."Hahaha sudah kuduga. Dia memang tidak pandai berkencan,"Ucap Yuan....


..."Lalu apa yang harus kita lakukan, "Ucap Xiao Li....


..."Memangnya apa, biarkan saja itu kan urusan mereka kita tidak perlu ikut campur. "Ucap Yuan....


..."Hm..Baiklah, "Jawab Xiao Li....


...Yuan bertanya, "Li'er bagaimana kalau kita juga berkencan,"...


..."Kenapa kita harus. Kita sudah menikah kenapa kita harus berkencan lagi. "Tanya Xiao Li....


...Yuan sedikit cemberut, "Memangnya kenapa jika sudah menikah semua orang juga melakukan hal yang sama,"...


...Xiao Li melihat wajah Yuan yang sedikit kecewa. Kemudian dia berkata....


... "Apa-apaan dengan wajah kecewa ini. Baiklah mari kita berkencan,"...


..."Apa yang kau siapkan, "Tanya Xiao Li....


..."Tentu saja ini rahasia. Bagaimana bisa aku memberitahumu. "Ucap Yuan dengan gembira....


............


...Keesokan harinya...


...Sekretaris Mo datang ke kantor dengan sedikit bersenandung. Hatinya tiba-tiba saja menjadi riang, namun dia sendiri tidak paham kenapa perasaan nya dalam keadaan baik....


...Sekretaris Mo menaiki lift menuju ruang Presdir. Ketika dia hendak membuka pintu dia merasakan firasat buruk. Ada apa ini. "Pikirnya....


...Selama bertahun-tahun dia bekerja ini adalah kali pertama Sekretaris Mo merasakan firasat yang buruk. Benar saja ketika dia membuka pintu dia melihat sekeliling ruangan di penuhi aura hitam. Dia kemudian berucap....


..."Apa ini... Aura macam apa ini. Ini bukan aura pembunuh namun aura keputusasaan,"...


...Sekretaris Mo melihat Yuan yang duduk terbengong di kursinya....


...Sekretaris Mo menjadi panik....


..."Yuan apa yang terjadi padamu. "Ucap Sekretaris Mo....


...Yuan melihat dengan pandangan sekilas. Wajahnya seperti frustasi....


...Yuan segera berkata....


..."Sekretaris Mo bagaimana dengan kencan mu kemarin, Kau pasti sangat kaku, hahahaha,"...

__ADS_1


...Sekretaris Mo mengernyitkan dahinya. "Tidak ada masalah. kenapa kau tertawa,"...


...Yuan berhenti tertawa, dia berharap jika Sekretaris Mo mengeluh padanya prihal kencannya kemarin. Dan Yuan akan terus menertawakannya. Yuan sudah yakin Sekretaris Mo akan kesusahan ketika pertama kali berkencan....


...Namun tanpa di duga, ternyata Sekretaris Mo menyukainya, dan sama sekali tidak merasa kesusahan. sehingga membuat Yuan sedikit kesal. Bukankah seharusnya Sekretaris Mo akan mengadu dan marah-marah padanya, namun ternyata Sekretaris Mo datang dengan wajah yang cerah. Padahal Yuan sudah mempersiapkan kata-kata penghiburan untuk Sekretaris Mo....


...Seperti, "Kau terlalu payah dalam hal hubungan, Lihatlah aku, aku telah berhasil mendapatkan Xiao Li, aku akan mengajarimu namum kau harus memanggil ku,"GURU"...


...Namun kini semua lenyap, semua hanyalah imajinasinya, pada kenyataannya Sekretaris Mo tidak merasa sedih ataupun terguncang. Dia terlihat baik-baik saja, dan mukanya masih sangat tenang....


...Yuan menghela nafas frustasi kemudian dia berkata....


..."Sekretaris Mo bagaimana ini,"...


...Sekretaris Mo mengernyitkan dahinya dia semakin tidak mengeri....


... "Apanya yang bagaimana,"...


..."Aku mengajak Xiao Li berkencan. Namun aku tidak tau bagaimana caranya berkencan."...


...Yuan mengatakannya dengan sekali tarikan nafas....


..."Hahahaha,"...


...Sekretaris Mo tidak bisa menahan tawanya....


..."Jadi ini penyebab adanya aura hitam ini,"Ucapnya....


...Yuan melototi Sekretaris Mo....


... "Beraninya kau menertawakan ku,"...


...Sekretaris Mo segera membela diri...


... "Kau juga tadi menertawakan ku. Kau bilang aku manusia kaku. Tapi Kau sendiri pun manusia kaku,"...


...Sekretaris Mo terdiam sejenak kemudian melanjutkan....


..."Hm.. Yuan seperti katamu, kau hanya perlu pergi bersamanya lalu mendengarkan ocehannya. Dan makan bersamanya. Selesai.,"...


...Yuan mendecakkan lidahnya....


..."Ini tidak sesederhana itu, Aku bukan orang biasa. Tidak bisa di samakan dengan kalian. Juga Istri ku bukan wanita biasa. Dia adalah permata.. Bla..Bla..Bla.. (oceh-oceh) Bagaimana mungkin kita hanya melakukan hal biada seperti itu,"...


...Sekretaris Mo berpikir....


... "Kau benar, Bagaimana jika kau mengiriminya bunga mawar 10.000 tangkai. Dan bukankah Nyonya menyukai olah raga berkuda....


...Bagaimana jika kau memberikannya sepasang kuda. Dia pasti akan sangat senang. Kau bisa berkencan dengan menaiki kuda bersama. Bukankah itu bagus,"...


...Yuan meletakkan jarinya di atas dahinya seolah-olah sedang berpikir keras....


..."Kau benar, bagaimana dengan aku membangun sebuah lapangan pacuan kuda. Tidak....Sepasang kuda terlalu sedikit. Bagaimana dengan 20 ekor kuda jantan dan 20 ekor kuda betina,"...


..."Itu hal yang bagus. "Ucap Sekretaris Mo....


...Yuan tersenyum cerah, karena kau sudah membantuku maka aku akan memberikan penghargaan untukmu....


...Sekretaris Mo menatap dengan berbinar. Kemudian Yuan menyerahkan tumpukan dokumen ke hadapan Sekretaris Mo....


..."Apa ini, "Tanya Sekretaris Mo....

__ADS_1


..."Tentu saja sebuah penghargaan untukmu. Aku akan pergi sendiri mencari beberapa kuda. Jadi kau harus membantuku. Kau kan pegawai gaji buta apa salahnya lakukan hal yang benar,"...


...Setelah mengatakannya Yuan kemudian pergi Sekretaris Mo mengutuknya dalam hati. Dasar Rubah licik, Aku sudah menduga ini akan terjadi....


__ADS_2