
............
...Yun Xie bertemu dengan Sutradara Anming, kemudian mereka membahas kerja sama yang akan mereka lakukan. Yun Xie sangat mengidolakan Sutradara Anming karena sebagian besar drama yang dia garap selalu berakhir dengan kesuksesan....
...Mereka mengobrol hingga beberapa jam sampai akhirnya kontrak di setujui....
...Ini adalah proyek pertama yang Yun Xie pegang, juga sebagai titik awal kinerjanya sebagai Direktur baru di perusahaan....
...Sutradara Anming menatap Yun Xie dengan pandangan yang sulit di artikan. Namun Yun Xie sepertinya tidak menyadari....
...Berbeda dengan Kakaknya Ye Chen yang di tempatkan perusahaan properti, Yun Xie di tempatkan di perusahaan Entertainment. Ini juga menjadi ajang pembuktian untuk Yun Xie apakah dia mampu membawa perusahaannya sampai ke titik atas....
............
...Sementara itu Xiao Li sedang menonton Televisi di rumahnya. Dia melihat Yuan pulang kemudian tersenyum cerah....
...Yuan menceritakan segala yang terjadi dengan Sekretaris Mo akhir-akhir ini. Yun Xie hanya tertawa mendengarnya. Xiao Li juga sudah mendengar berita tentang keluarga Yun dia senang karena Yun Xie berhasil meyakinkan keluarganya....
...Yuan berkata, "Li'er resepsi pernikahan kita akan segera di adakan. Jika saat itu tiba aku tidak mau lagi menahan diri. Bukankah keluarga kita harus mempunyai keturunan. Sepertinya bagus menjadi seorang Ayah....
...Xiao Li menampakkan semburat merah di wajahnya, dia juga ingin mempunyai anak seperti Yuan. Yuan junior pasti akan sangat lucu, asal tidak meniru sifat dingin Yuan saja, semua sempurna, "Pikirnya....
...Yuan kemudian bertanya, "Li'er kau ingin anak laki-laki atau perempuan."...
...Xiao Li menjawab, "Apapun bagus selama tidak menuruni sifat mu saja,"...
__ADS_1
...Yuan cemberut dia mengumpat dalam hati, *Memang apa yang salah dengan sifatnya,"...
...Yuan berkata, "Bagaimana dengan Tiga anak laki-laki dan Tiga anak perempuan,"...
...Xiao Li melotot tajam, "Bagaimana dengan kau saja yang hamil,"...
...Yuan kemudian mengayunkan lengan Xiao Li, "Li'er bukankah ada pepatah mengatakan banyak anak banyak rezeki. Bukankah bagus dengan memiliki banyak anak. Rumah kita akan terasa lebih hidup....
...Xiao Li mendengus tidak suka. "Terlalu banyak... Kau saja yang melahirkan,"...
...Yuan kemudian berdecak. "Li'er kau kan wanita yang mempunyai sistem reproduksi. Aku laki-laki mana ada," Ucapnya....
...Xiao Li tidak ingin lagi mendengarnya kemudian dia berbalik pergi dan masuk ke kamarnya. Tidak lupa dia mengunci pintunya....
...Yuan menjadi panik dia segera menyusul, "Li'er buka pintunya. Baiklah bagaimana dengan 5 anak,"...
..."Li'er buka pintunya ........ Yuan merasa putus asa....
...Keesokan harinya...
...Yuan berkerja dengan hati yang murung. Xiao Li tidur memunggunginya semalam, dia merasa Xiao Li memberinya bahu yang dingin. Apa Xiao Li marah karena permintaannya mengenai anak, "Pikirnya....
...Padahal Yuan ingin sekali memiliki banyak anak, dia tidak ingin hanya memiliki satu anak sehingga membuat anaknya kesepian....
...Tidak jauh dengan Yuan Sekretaris Mo bekerja dengan perasaan yang suram. Dia masih kesal dengan ucapan Yun Xie. Baru saja Sekretaris Mo mengiriminya pesan dan mengajaknya bertemu, Sekretaris Mo berkata bahwa dia akan menjemputnya sewaktu pulang kerja. Namun Yun Xie segera menolak dan mengatakan bahwa sepulang kerja dia akan pergi menemui seseorang....
__ADS_1
...Sekretaris Mo menjadi sangat marah, memangnya siapa yang ingin dia temui. benar-benar menyebalkan, "Pikirnya....
...Kedua pria itu dalam suasana hati yang tidak bagus. Aura di kantor menjadi semakin suram. Para karyawan bahkan tidak berani melaporkan hasil pekerjaan mereka. Disaat seperti ini, itu sama saja dengan menyerahkan nyawa....
.............
...Yun Xie bersiap-siap untuk pulang. Hari ini Sutradara Anming mengajaknya bertemu di kafe. Tidak ada alasan baginya untuk menolak. Karena ini adalah proyek pertama Yun Xie, juga ini adalah kerjasama dengan sutradara terkenal....
...Yun Xie sebenarnya juga ingin pergi bersama Sekretaris Mo, namun bertemu dengan Sutradara Anming saat ini jauh lebih penting, meskipun Yun Xie juga tidak mengerti kenapa Sutradara Anming mengajaknya bertemu diluar, padahal baru kemarin Sutradara Anming mengunjunginya di kantor, dan semua hal prihal kontrak semuanya sudah selesai dan berakhir dengan kesepakatan. jika ingin membicarakan seputar bisnis mereka bisa melakukannya di kantor....
...Juga semua persyaratan yang di minta Sutradara Anming Yin Xie sudah menyanggupinya. Semua sudah di sepakati, kontrak sudah di buat jadi untuk apa lagi Sutradara Anming mengajaknya bertemu....
...Yun Xie berjalan keluar dari kantornya. Dia kemudian berjalan menuju parkiran. Dia mengambil mobilnya kemudian pergi, namun tanpa dia sadari ada seseorang yang mengikutinya dari belakang....
...........
...Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit, Yun Xie akhirnya tiba di kafe tempatnya bertemu dengan Sutradara Anming....
...Yun Xie kemudian keluar dari mobilnya, dan berjalan masuk ke kafe. Dia tidak menyadari bahwa ada seseorang yang menatapnya dari kejauhan....
...Yun Xie melihat Sutradara Anming yang susah duduk menunggunya, Yun Xie tersenyum ke arahnya kemudian duduk di hadapannya. Mereka memesan makanan ringan dan juga secangkir kopi....
...Mereka mengobrol dan sesekali tertawa, Yun Xie tidak tau bahwa sedari tadi ada seseorang yang menatap tajam ke arahnya....
...Yun Xie sesekali menanggapi ucapan Sutradara Anming kemudian tersenyum lembut ke arahnya....
__ADS_1
...Sutradara Anming ingin mengajak Yun Xie untuk bertemu lagi di lain hari, namun sebelum kata-kata itu terucap sebuah suara segera menghentikannya....
...Pria itu berjalan dengan amarah di dadanya. Dia menghampiri Yun Xie kemudian berkata, "Jadi ini orang yang ingin kau temui....