
..............
...Xiao Li menatap tajam ke arah Shao Shen, dia tidak percaya kenapa anaknya mengatakan hal seperti itu, Xiao Li kemudian pura-pura batuk, (Uhukk...Uhukk,) lalu berkata, "Shao Shen kecil ajak Chu Ran untuk berkeliling....
...Shao Shen merasa enggan, namun Ibunya segera mendorongnya menjauh, akhirnya Shao Shen berjalan pergi dengan Chu Ran yang mengikutinya dari belakang....
...Shao Shen membawa Chu Ran ke ruang bermainnya. Di sana terdapat berbagai macam mainan, dari mulai mobil-mobilan edisi terbatas hingga pesawat terbang yang harganya bisa membuat orang biasa geleng-gelang kepala....
...Yuan pada dasarnya sangat memanjakan Shao Shen, meski dia tegas dalam hal belajar namun dia juga tidak segan-segan mengeluarkan uang dalam jumlah banyak hanya untuk membeli mainan untuk Shao Shen....
...Chu Ran menatap berbinar ke arah jejeran mainan milik Shao Shen. Chu Ran kemudian berkata, "Kakak Shao Shen, mainan mu begitu banyak, bisakah aku meminjamnya,"...
...Shao Shen terdiam kemudian menatap ke arah Chu Ran, "Apa kau bisa memainkannya tanpa menghancurkannya,"...
...Chu Ran melebarkan bola matanya, "Aku tidak akan merusaknya,"...
...Shao Shen menatap wajah Chu Ran membuat bibirnya sedikit berkedut, saat ini Chu Ran terlihat seperti panda gemuk yang sedang meminta makan....
...Shao Shen kemudian berkata, "Apa yang ingin kau mainkan,"...
...Chu Ran menatap sekeliling dia jadi ragu apa yang harus dia dimainkan, semuanya terlihat bagus namun dia juga tidak tau bagaimana cara memainkan semua mainan ini. Chu Ran a'khirnya menggeleng, "Aku ingin main bersama kakak Shao Shen saja,"...
...Chu Ran menggenggam tangan Shao Shen kemudian berkata, "Ayo pergi ke kamar kakak Shao Shen,"...
...Shao Shen melihat tangannya di genggam oleh tangan halus yang lebih kecil, Shao Shen hanya terdiam dia tidak tau harus bereaksi apa....
...Mereka berdua akhirnya keluar dari ruang mainan Shao Shen, kemudian Chu Ran bertanya, "Kakak Shao Shen, dimana kamar kakak Shao Shen,"...
...Shao Shen menunjuk arah kamar yang berada di lantai dua, Chu Ran mengerti kemudian dia berjalan dan masih menggenggam tangan Shao Shen, mereka berjalan ke arah tangga melewati ruang tamu dimana para orang tua sedang berbincang....
...Xiao Li melihat kehadiran anaknya dia kemudian melihatnya dan melebarkan matanya. Dia melihat tangan Shao Shen sedang di genggam oleh Chu Ran, dan Shao Shen sama sekali tidak marah....
...Yuan juga melihatnya dia tersenyum menyeringai, sedangkan Nyonya Zhao tidak tau harus bagaimana. Kemudian dia menegur Chu Ran....
..."Chu Ran, jangan pegang tangan orang lain sembarangan. Lihatlah kakak Shao menjadi tidak nyaman,"...
...Chu Ran kemudian menatap ke arah Shao Shen kemudian berkata, "Kenapa tidak boleh," Tanyanya....
..."Chu Ran kakak Shao itu laki-laki, laki-laki dan perempuan tidak boleh bersentuhan sembarangan,"Ucap Nyonya Zhao...
__ADS_1
..."Tapi kakak Shao tidak mengatakannya, Ibu dan Ayah juga sering berpegangan tangan,"Balas Chu Ran...
..."Itu berbeda, Ibu dan Ayah suami istri jadi boleh melakukannya,"Jawab Nyonya Zhao....
...Chu Ran tidak mau menerima dia kemudian berkata, "Istri itu apa,"...
..."Istri itu seperti Ayah dan Ibu, Kakek dan Nenek, Kita berdua selalu bersama,"...
..."Jadi kalau Chu Ran mau memegang tangan kakak Shao Shen Chu Ran harus selalu bersama dulu dengan Kakak Shao Shen,"Tanya Chu Ran...
..."Iya seperti itu,"Jawab Nyonya Zhao....
..."Tapi aku juga sering berpegang tangan bersama seorang pria dewasa ketika aku menyebrang jalan, apa itu juga berarti aku harus selalu bersamanya,"...
..."Hahahaha, seketika mereka semua tertawa,"...
...Shao Shen menahan tawanya dia ingin sekali mengatakan "Bodoh"....
...Xiao Li kemudian menggoda Chu Ran dan berkata, "Chu Ran, tidak bisa bersama seorang pria dewasa, bagaimana dengan kakak Shao Shen, tidakkah Chu Ran ingin bersama dengan kakak Shao Shen,"...
...Chu Ran mengangguk mengiyakan, "Jika bersama kakak Shao Shen, Chu Ran bisa memegang tangannya seperti ini," Chu Ran memperlihatkan tangannya yang menggenggam tangan Shao Shen kepada semua orang....
...Xiao Li dengan tawanya kemudian berkata, "Tentu saja bisa,"...
...Chu Ran kemudian menatap Shao Shen dengan polos berkata, "Kakak Shao, ayo kita bersama,"...
...Shao Shen mendengus tidak suka, "Siapa yang mau bersamamu, aku tidak suka gadis bodoh,"...
...Chu Ran dengan cemberut berkata, "Aku tidak bodoh,"...
...Shao Shen menatap tidak percaya, "Kalau begitu ayo kita buktikan,"...
...Shao Shen mengajak Chu Ran ke kamarnya, dia kemudian duduk di meja belajar dan memberikan buku yang telah dia baca....
...Shao Shen berkata, "Jika kamu tidak bodoh, coba baca buku ini, lalu jelaskan padaku isinya,"...
...Chu Ran menatap buku besar di hadapannya dia hampir menangis, "Kakak Shao aku tidak mengerti," Ucapnya....
...Shao Shen menatap dengan pandangan yang sulit di artikan, "Sudah kuduga kamu bodoh, aku tidak ingin menambah jumlah teman bodoh dalam hidupku. Cukup Xiuhuan saja yang bodoh,"...
__ADS_1
...Chu Ran serasa air matanya sudah di ujung, "Kakak Shao siapa Xiuhuan,"...
...Shao Shen berkata, "Dia temanku yang bodoh,"...
... Chu Ran kemudian berkata, "Apa aku juga bodoh,"...
...Shao Shen kemudian berkata, "Jika kamu bahkan tidak bisa membaca buku ini, maka tentu saja kamu bodoh,"...
...Chu Ran menahan tangisannya lalu dia berkata, "Kakak Shao Shen tidak boleh seperti itu, kita harus bersama, kita sudah berpegangan tangan, Ayah dan Ibu juga Nenek dan Kakek mereka berpegangan tangan dan selalu bersama,"...
...Shao Shen menggelengkan kepala, "Memangnya kamu tau apa artinya bersama,"...
...Chu Ran mengangguk dengan mantap, "Aku tau, artinya bersama adalah bermain bersama,"...
...Shao Shen sudah tau jawabannya akan seperti ini, gadis bodoh ini ingin berteman dengannya. Itu sama saja dengan dia menambah beban. Sudah cukup Xiuhuan yang bodoh dalam hidupnya, kenapa dia harus menambah satu personil lagi, Shao Shen berpikir jika Chu Ran bertemu dengan Xiuhuan mereka berdua akan cocok, sama-sama bodoh," Pikirnya....
............
...Malam semakin larut Nyonya Zhao berpamitan untuk pulang lalu mengajak Chu Ran, namun Chu Ran enggan pulang, "Ibu aku tidak mau pulang, aku mau bersama kakak Shao,"...
...Nyonya Zhao menjadi bingung, "Chu Ran ini sudah malam kau bisa kembali besok dan bermain bersama kakak Shao,"...
...Chu Ran menyembunyikan dirinya di balik punggung Shao Shen, "Aku harus bersama kakak Shao, aku tidak mau pulang,"...
...Shao Shen kemudian berkata, "Kau harus pulang, nanti main lagi, tapi aku tidak suka gadis bodoh, kau harus menjadi pintar jika ingin bermain denganku....
...setelah mengatakannya Shao Shen mengalihkan pandangannya....
...Chu Ran kemudian berkata, "Aku akan belajar,"...
...Lalu Chu Ran mengalihkan tatapannya ke arah Ibunya, "Ibu, aku mau pulang, aku mau belajar biar bisa bermain dengan kakak Shao Shen,"...
...Nyonya Zhao mengangguk, "Bagus...Ayo kita pulang,"...
...Chu Ran menatap Shao Shen kemudian berkata, "Kakak Shao nanti aku akan datang lagi,"...
...Setelah mengatakannya Chu Ran kemudian pergi bersama Ibunya....
...........
__ADS_1
...Yuan menatap anaknya lekat-lekat kemudian mengalihkan pandangannya kepada Xiao Li dan berkata, "Sepertinya aku sudah menemukan calon menantu untuk kita," ...
...Xiao Li hanya bisa tertawa terbahak-bahak ...