Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan

Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan
Episode 39


__ADS_3

...Xiao Li mendengar sebuah suara wanita dari dalam ruangan. Dia tidak mendengar keseluruhan nya karena ruangan Yuan sebenarnya kedap suara, Namun Xiao Li sedikit mendengarnya ketika dia membuka sedikit pintu....


...Xiao Li bingung apakah dia harus masuk ataukah pergi dari sini. Entah apa yang Yuan dan wanita itu katakan. Namun Xiao Li tidak ingin tau. Xiao Li segera berbalik dan pergi menuju lantai bawah. Hatinya menjadi sedikit asam. Dia tau Yuan mencintainya. Namun tidak ada jaminan Yuan tidak akan tertarik oleh wanita lain . Terlebih masa lalu Xiao Li membuatnya sedikit waspada terhadap pria. Bukan tanpa alasan Xiao Li hanya tidak ingin dirinya kembali terluka....


...Baginya rasa sakit oleh Feng Yu sudah cukup. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana sakitnya jika Yuan juga berpaling....


...Xiao Li segera pergi dari kantor Yuan dan kembali ke rumahnya....


...Sementara itu Yuan sedang duduk di kursinya dan Wei Lan duduk di bawahnya. Dia bersimpuh meminta maaf dan memohon agar pemboikotan nya di hentikan. Dia tidak bisa merelakan mimpinya begitu saja....


...Yuan melihat Wei Lan sekilas kemudian mendengus tidak suka, Yuan tau jika Wei Lan berusaha mendekatinya untuk membuat skandal dengan nya. Yuan tidak akan membiarkan itu terjadi. Yuan tidak ingin membuat Xiao Li salah paham terhadapnya....


...Yuan sangat mencintai Xiao Li. Apapun yang istri nya minta akan ia berikan, Jika Xiao Li menginginkan dunia ia akan memberikan nya di genggaman tangan nya. Xiao Li segalanya untuk Yuan. Xiao Li adalah wanita yang ingin ia habiskan masa tua bersamanya....


...Wei Lan terus memohon kepada Yuan. Yuan memijit pelipisnya, Wei Lan datang padanya dengan penampilan seperti badut. Wajahnya terlalu tebal memakai riasan juga aroma parfum nya sangat menyengat. Yuan benar-benar merasa ingin muntah. Aroma wanita di hadapan nya berbeda dengan istri kecilnya. Semakin dia mengingat istri nya di rumah Yuan menjadi tidak sabar untuk segera pulang....

__ADS_1


...Wei Lan melihat Presdir Yuan tenggelam dalam lamunan nya, Wei Lan hanya bisa mengepalkan tangan nya. Dia sudah bersimpuh dan memohon tapi Presdir Yuan bahkan tidak membuka mulutnya sama sekali. Lututnya sudah terasa sangat sakit, Presdir Yuan benar-benar kejam jika bukan karena karier aktris nya terancam Wei Lan tidak akan sudi bersimpuh seperti ini....


...Setelah beberapa waktu Presdir Yuan tidak juga membuka mulut atau pun beranjak dari kursinya. Dia masih di sana duduk dengan elegan, seperti seorang raja di singgasana nya. Wei Lan mendongakkan kepalanya menatap Presdir Yuan. ...


...Namun ketika dia menatap Presdir Yuan ternyata Yuan juga sedang menatapnya, namun Yuan menatapnya dengan tatapan tajam. Aura yang terpancar membuat Wei Lan menunduk takut. Dia terlihat seperti kelinci yang memasuki sarang harimau....


...Yuan melihat Wei Lan menunduk takut. Dia semakin mendengus tidak suka, kenapa sekarang dia terlihat seperti ketakutan. Berbeda saat dia berusaha mendekatinya di toko perhiasan. Yuan sedikit menaikkan sudut bibirnya. Dia tersenyum mengejek. Wanita seperti ini bahkan tidak ada satu persepuluh jari kelingking Xiao Li. Tapi Wei Lan berani berurusan dengan nya....


...Setelah beberapa saat Yuan akhirnya membuka mulut dan berkata, "Kau tau salahmu?...


...Wei Lan dengan gemetar menjawab, "Saya minta maaf, saya akan melakukan apapun yang anda minta....


...Wei Lan merasa ketakutan hingga ke pembuluh darahnya, keringat mengucur di dahinya. "Saya telah dengan lancang berusaha mendekati anda. Saya sungguh minta maaf, mohon Presdir Yuan untuk menghentikan pemboikotan. Wei Lan menangis tersedu-sedu....


...Yuan dengan tidak sabar mengatakan, "Berhenti menangis....

__ADS_1


........


...Melihat Wei Lan menangis membuat Yuan semakin membencinya. Beraninya dia menangis di ruangan nya. Membuat lantai nya menjadi kotor karena tetesan air mata. Yuan berpikir dia harus menyuruh petugas kebersihan untuk mengepel kembali seluruh lantainya sebanyak tiga kali. Dan juga harus menyemprotkan disinfektan ke seluruh sudut ruangannya....


...Yuan tidak ingin ada aroma wanita tertinggal di kantornya. tentu saja kecuali aroma istri kecilnya....


...Yuan akhirnya menyuruh Wei Lan untuk segera pergi, Wei Lan buru-buru tersenyum senang. Dia berfikir Presdir Yuan sudah memaafkan nya dan menghentikan pemboikotan nya....


...Wei Lan segera bangkit berdiri dan menghapus air matanya. Namun kata-kata Yuan selanjutnya membuatnya hampir terjembab kebelakang....


...Yuan berkata, "Aku tidak akan membatalkan pemboikotan mu, namun aku memberikan mu kompensasi, kau bisa bermain akting tapi hanya bisa di stasiun TV yang tidak terkenal. Entah kenapa aku malas melihatmu jika muncul di TV rumahku....


..."Dan istriku sangat senang menonton drama di layar TV. Aku jadi khawatir jika kesehatan istriku menurun karena melihat wajahmu muncul di Televisi. Jadi di masa depan jika kau bertemu aku dan istriku, maka kau harus memilih jalan lain....


...Di masa depan aku tidak ingin melihat wajahmu bahkan untuk satu detik pun. Dengan kata lain jangan pernah muncul lagi di hadapan ku....

__ADS_1


...Wei Lan terperangah mendengarnya. Dia hanya bisa muncul di stasiun TV yang tidak terkenal. Wei Lan mengepalkan tangan nya. Namun dia tidak bisa apa-apa selain mengucapkan terimakasih....


...Yuan kemudian mengusir Wei Lan dengan sapuan tangan nya. Dan segera memanggil petugas kebersihan untuk membersihkan ruangan nya....


__ADS_2