
...........
...Yun Xie melongo menatap Sekretaris Mo berada di depannya....
..."Apa yang kau lakukan disini, "Tanya Yun Xie....
...Sekretaris Mo menatap tajam ke arahnya. "Dia tidak menjawab pertanyaan Yun Xie, sebaliknya dia bertanya balik kepada Yun Xie. "Jadi ini orang yang ingin kau temui,"...
...Yun Xie mengangguk mengiyakan....
...Sekretaris Mo menjadi semakin marah, "Kau......
...Kemudian Sekretaris Mo membawa Yun Xie keluar. Yun Xie yang di seret paksa menjadi tidak berdaya. Dia hanya bisa meminta maaf kepada Sutradara Anming lewat tatapan matanya.. Sekretaris Mo menarik pergelangan tangan Yun Xie begitu kuat, hingga Yun Xie merasa tangannya sangat sakit....
...Yun Xie memberontak, "Lepaskan aku....
...Sekretaris Mo mengabaikan ucapan Yun Xie, dia menarik paksa Yun Xie hingga ke samping mobilnya kemudian dia melepaskannya....
...Sekretaris Mo menatapnya dengan marah, "Kau..Bagaimanapun kau itu masih ada perjanjian denganku. Bagaimana bisa kau malah bertemu pria lain....
...Yun Xie menatap tidak percaya, "Memangnya kenapa, apa hak mu melarang ku. Aku tidak melupakan perjanjian kita. Bukankah itu hanya sebuah perjanjian. Bukankah semua hanya palsu....
...Sekretaris Mo menjadi semakin marah ingin rasanya dia memukul untuk melampiaskan amarahnya. Namun Yun Xie adalah wanita, dia adalah pria sejati. Pria sejati tidak akan pernah memukul wanita....
...Sekretaris Mo mengepalkan tangan untuk menahan amarah di hatinya, dia sangat marah melihat Yun Xie pergi bersama pria lain. Dia sangat ingin mengurung Yun Xie. "Beraninya dia tertawa bersama pria lain....
..."Jika Kau tau masih ada perjanjian denganku lalu apa maksudnya ini, kau pergi bersama pria lain, bagaimana jika Ibuku tau. Tidakkah kau berpikir. Sekretaris Mo mengatakan nya dengan amarah yang meluap-luap....
...Sebelum Yun Xie bisa menjawab Sekretaris Mo segera membawa Yun Xie memasuki mobilnya. Yun Xie merasa sangat kesal. Sebenarnya ada apa dengan pria ini....
...Yun Xie berkata, "Kau mau bawa aku kemana,"...
...Sekretaris Mo tidak menjawab. Dia menjalankan mobilnya dengan sangat kencang. Yun Xie merasa ketakutan juga merasa mual....
..."Mo Jun apa yang kau lakukan, Turunkan aku....
...Sekretaris Mo mengabaikan Yun Xie yang ketakutan di sebelahnya, dia terus fokus ke depan melajukan mobilnya dengan sangat kencang. Sampai akhirnya mobil terhenti di sebuah rumah mewah....
__ADS_1
...Sekretaris Mo berkata dengan kasar, "Keluar,"...
...Yun Xie merasa mual juga merasa jika tubuhnya lemah, dia merasa sangat takut. Yun Xie turun dari mobil. Kemudian Sekretaris Mo membawa Yun Xie ke rumahnya....
...Yun Xie berusaha melepaskan tangan Sekretaris Mo, namun tenaga Sekretaris Mo begitu kuat. Yun Xie terus memberontak hingga dia di dorong dan menabrak dinding....
..."Ah... Yun Xie merasa sakit karena punggungnya menabrak tembok....
...Sekretaris Mo menatap tajam ke arahnya. "Apa yang kau lakukan dengan pria itu,"...
...Yun Xie semakin tidak mengerti Sekretaris Mo sangat marah hari ini. Dia tidak mengerti apa salahnya....
...Yun Xie menjawab, "Aku tidak melakukan apa-apa, kami hanya berbincang bersama. Yun Xie kemudian berpikir kenapa dia harus menjelaskannya,"...
...Sekretaris Mo masih menatap tajam ke arahnya dia menaikan sedikit sudut bibirnya. "Hanya berbincang. Lalu kenapa kau tertawa seperti itu,"...
...Kesabaran Yun Xie sudah habis, dia merasa Sekretaris Mo tidak wajar. "Sebenarnya ada apa denganmu, kenapa kau begitu marah. Kau bukan kekasihku kita hanya terikat karena perjanjian. Sutradara Anming itu..........
...Sebelum Yun Xie selesai dengan ucapannya Sekretaris Mo membungkam mulut mulut Yun Xie dengan bibirnya. Yun Xie melebarkan matanya. Dia kemudian mendorong Sekretaris Mo....
...Sekretaris Mo menatap ke dalam mata Yun Xie, "Aku tidak suka kau bersama pria lain. Aku juga tidak suka melihatmu tertawa bersama pria lain. Aku benci jika kau menyebut nama pria lain di hadapanku....
...Yun Xie menatap tidak percaya, "Mo Jun apa kau....... Sekretaris Mo menutup mulut Yun Xie dengan jarinya....
..."Aku menyukaimu, "Ucap Sekretaris Mo....
...Yun Xie merasa pikirannya menjadi kosong. Apa yang baru saja dia dengar. Apakah Sekretaris Mo batu saja mengatakan menyukainya....
...Tapi kenapa ?, "Pikirnya....
...Sekretaris Mo mengatakan, "Aku minta maaf, aku hanya...Aku benar-benar merasa marah melihatmu bersama pria lain. Saat kau menghilang tanpa kabar aku menjadi begitu gelisah. Aku selalu menyebut perjanjian kita, itu hanya alasan agar kau tetap bersamaku....
...Yun Xie merasa kakinya menjadi lemas seperti jeli, dia merasa ada perasaan hangat di lubuk hatinya. "Apa kau serius....
...Sekretaris Mo memegang tangan Yun Xie, "Aku tidak pernah seserius ini,"...
...Yun Xie menatap mata Sekretaris Mo kemudian berkata, "Apa kau menyukaiku karena aku menjadi Direktur....
__ADS_1
...Sekretaris Mo menyunggingkan senyum, "Bodoh,"...
...Yun Xie merasa kesal Sekretaris Mo menyebutnya bodoh....
...Kemudian dia kembali bertanya, "Lalu apa kau menyukaiku karena aku cantik,"...
...Sekretaris Mo menaikan sebelah alisnya, "Kau tidak cantik,"...
...Yun Xie merasa kesal, "Pria ini bisa-bisanya menjawab seperti itu....
...Bukankah ketika seorang wanita mengajukan pertanyaan "Apakah aku cantik," maka seorang pria akan mengatakan, "Kamu sangat cantik sampai menyilaukan matataku," ...
...Yah meskipun semua hanya bohong. ...
...Tapi kenapa Sekretaris Mo benar-benar mengatakannya tidak cantik. Membuat kesal saja, "Pikirnya....
...Namun Sekretaris Mo kemudian mengatakan, "Kamu cantik akan selalu cantik dimataku. Sebenarnya aku tidak peduli dengan kecantikan, semua bisa hilang karena usia. Aku hanya ingin kamu ada di sisiku sampai aku tutup usia....
...Yun Xie merasa terharu, "Lalu bagaimana jika aku menjadi sangat jelek dan miskin apa kau masih akan menyukaiku....
...Sekretaris Mo membelai rambut Yun Xie, "Sudah aku katakan aku tidak peduli, Aku tidak akan membiarkan mu dalam kemiskinan. Kau memiliki aku yang bisa aku andalkan. Aku punya cukup uang untuk kita hidup sampai tua....
...Yun Xie merasa bahagia. Ternyata perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan. Dia merasa seperti ada kupu-kupu menggelitik di dalam perutnya. Hatinya menjadi hangat. Yun Xie kemudian memeluk pinggang Sekretaris Mo kemudian membenamkan wajahnya di dada Sekretaris Mo....
...Merasakan perasaan hangat di tubuhnya Sekretaris Mo mengulurkan tangannya memeluk Yun Xie. Yun Xie adalah wanita pertama yang membuatnya seperti ini. Dia berjanji akan melindungi Yun Xie juga akan membahagiakannya....
...Tepat ketika mereka merasakan perasaan bahagia tiba-tiba pintu terbuka, Sontak Yun Xie dan Sekretaris Mo menoleh....
...Sekretaris Mo segera melepaskan Yun Xie....
...Sementara Nyonya Mei tersenyum penuh arti....
..."Aduh Mo Jun kenapa kau tidak mengatakan jika kau membawa Nona Yun ke rumah. Jika kau memberitahu, Ibu dan Ayahmu akan pulang lebih awal,"...
...Sementara itu Tuan Mo Zhao hanya menatap anaknya sekilas kemudian berkata, "Mo Jun bawa Nona Yun ke ruang makan, Ayo kita makan malam bersama,"...
...Sekretaris Mo mengangguk mengerti, "Ayo,"...
__ADS_1