Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan

Istri Kesayangan Tuan Muda Yuan
Episode 55


__ADS_3

...Yun Xie kembali ke rumah Tetua Yun, di sana sudah ada Nyonya Yun Shu Qing dan Tuan Yun Tian, mereka melihat anaknya kembali....


...Segera Nyonya Shu menghampiri anaknya, "Yun-er kau sudah kembali....


...Yun Xie hanya mengangguk kemudian dia melihat Ayahnya. Yun Xie berkata, "Ayah aku kembali....


...Tuan Yun Tian mengangguk kemudian berkata, "Kakek sudah menunggumu di dalam. Yun Xie mengerti kemudian dia berjalan bersama kedua orang tuanya. Di sana dia melihat semua anggota keluarga yang lain. Kaka laki-lakinya Yun Ye Chan. dan adik perempuan nya, Yun Nian....


...Yun Xie kemudian menyapa Tetua Yun, "Kakek aku kembali....


...Tetua Yun melihatnya sekilas kemudian mengangguk. "Duduklah...


...Yun Xie duduk di sebelah Ye Chan. Ye Chan mendengus melihat adik perempuan nya datang. Sementara Yun Nian tersenyum ke arahnya. Kaka Yun, "Kaka sudah kembali, Nian-Nian sangat rindu Kaka Yun....


...Yun Xie tersenyum ke arah nya. "Nian-Nian tidak nakal kan selama Kaka tidak ada....


..."Nian-Nian tidak nakal, Nian-Nian patuh dengan kakek. "Ucap Yun Nian....


...Tetua Yun melihat kedekatan antara Yun Xie dan Yun Nian dia tersenyum sekilas. Bagaimana pun Yun Xie adalah cucu perempuan nya. Selama ini dia berusaha keras untuk menunjukkan bahwa dia mampu mengambil alih sebagian aset keluarga Yun....


...Tetua Yun berkata, "Kau pasti lapar, ayo kita makan dulu....


...Mereka makan dalam diam, Setelah selesai mereka semua pergi ke ruang keluarga,...


...Tetua Yun berkata, "Aku memanggil kalian semua karena aku sudah membuat keputusan untuk memberikan sebagian saham ku kepada Yin Xie....


...Ye Chen menjadi marah, "Kakek apa yang kakek katakan. Yun Xie dia tidak akan cukup mampu untuk mengelola bisnis keluarga Yun....


...Tetua Yun menatapnya tajam, "Jadi maksudmu siapa yang pantas....


...Ye Chen menjadi gugup jika dia mengatakan dialah yang pantas, Tetua Yun pasti akan sangat marah. Lebih parahnya Tetua Yun pasti mengambil kembali saham yang di milikinya....


...Tetua Yun kemudian mengatakan, "Ini sudah menjadi keputusan final ku. Yun Xie sudah berhasil membuktikan bahwa dia mampu. Jika kamu merasa Yun Xie tidak pantas apa menurutmu kamulah yang pantas. Apa menurutmu kamu cukup layak, "Tetua Yun berkata sembari menatap tajam ke arah Ye Chen....


...Ye Chen mengepalkan tangan nya....

__ADS_1


...Tetua Yun diam sejenak kemudian melanjutkan, "Ye Chen aku sudah memberikanmu saham sebanyak 30%, aku berniat memberikan saham kepada Yun Xie sebanyak 20%, tapi kau dengan tidak tau malunya masih protes. Apa kau ingin aku memberikan semua saham padamu. Apakah kau punya cukup kemampuan. Apakah kau ingin menguasai seluruh harta kekayaan keluarga Yun. Lalu kenapa kau tidak mengharapkan kakek mu ini cepat ke alam baka. Tetua Yun mengatakan nya dengan sangat marah....


...Dia mengerti karakter cucunya, Ye Chen adalah orang yang cukup serakah, dia ingin menguasai semuanya. Namun jika dia tidak memberikan Ye Chen sahamnya, semua orang akan mengatakan bahwa keluarga Yun tidak bisa melihat kemampuan seseorang. Ye Chen mempunyai kemampuan yang cukup bagus namun tingkat keserakahan nya pun sama dengan kemampuan nya....


...Tetua Yun ingin bersikap adil dengan memberikan saham kesemua cucunya, Namun saat itu Yun Xie tidak cukup mampu, dan juga Yun Nian masih terlalu muda. Jadi dia hanya memberikan saham nya kepada Ye Chen. Namun siapa sangka jika cucu lelakinya begitu serakah...


...Ye Chen mengepalkan tangannya, sedangkan semua orang menatap tidak percaya ke arah Tetua Yun....


..."Kakek kenapa kakek mengatakan hal seperti itu, "Ucap Yun Nian....


...Tetua Yun melihat wajah Yun Nian dia kemudian sedikit menekan amarahnya....


..."Ayah mengapa kau mengatakan hal seperti itu, Ayah masih sangat sehat. jadi jangan mengatakan hal-hal tentang kematian. "Ucap Tuan Yun Tian....


..."Ye Chen kemudian berkata, "Kakek aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya merasa bahwa Yun Xie masih harus banyak belajar. Perusahaan bukan tempat untuk main-main....


...Yun Xie segera menimpali, "Kaka Ye kamu tidak perlu khawatir, aku sudah bekerja di perusahaan selama beberapa tahun ini, aku rasa pengalaman ku sudah cukup....


...Tetua Yun mengangguk setuju, "Semua sudah di putuskan. Aku lelah aku akan kembali lebih awal....


...Yun Xie mengangguk mengerti, "Baik....


...Sementara itu Tuan Yun Tian menatap tajam ke arah Ye Chen. "Ye Chen ada apa denganmu. Kenapa kamu malah kakek marah....


...Ye Chen mendengus tidak suka, "Ayah aku hanya mengatakan hal yang memang harus aku katakan. Yun Xie tidak akan mampu....


...Tuan Yun Tian merasa marah dia melotot ke arah Ye Chen, "Kamu.........


...Nyonya Shu Qing berkata, "Sudah ....Sudah Ye Chen pergilah......


...Ye Chen kemudian berdiri dan melangkah pergi....


...Nyonya Shu Qing menatap anaknya, "Yun Xie, jangan di ambil hati kakak mu memang seperti itu, karena kamu akan menginap di rumah kakek, Ibu dan Ayahmu akan pulang lebih dulu....


...Yun Xie mengerti kemudian mengatakan, "Hati-hati di jalan....

__ADS_1


...Tuan Yun Tian berkata, "Pulanglah nanti ke rumah, bagaimanapun kau anakku. Kau masih anggota keluarga Yun. Kau sudah cukup membuktikan kemampuanmu....


...Yun Xie berkata, "Baiklah, aku mengerti Ayah....


...Selama beberapa hari Yun Xie berada di rumah tetua Yun, Selama beberapa hari pula Yun Xie tidak bisa di hubungi. Yun Xie bahkan mengundurkan diri dari perusahaan....


...Sekretaris Mo menjadi kalang kabut, sekarang dia mengerti kenapa jantungnya berdegup kencang, itu bukan karena dia terkena penyakit jantung, namun karena wanita bernama Yin Xie, Sekretaris Mo sangat lamban dan dia sangat menyesal. Sekarang Yun Xie tidak bisa di hubungi dia merasa seperti hampir gila....


...Sekretaris Mo duduk bersama Yuan di sebuah restoran mewah, Sekretaris Mo menjadi sedikit mabuk. Dia terus minum, Yuan hanya menggelengkan kepalanya....


..."Aku datang kesini karena Kau mengajakku untuk makan bersama, tapi kenapa malah makan hot pot....


..."Hah kau merendahkan hot pot, ini adalah tempat kenangan ku bersama Yun Xie. "Ucap Sekretaris Mo...


...Yuan menaikan sudut alisnya, "Jadi kenapa kau membawaku ke tempat yang kau kenang ini....


...Sekretaris Mo hampir menangis, "Lihat ini lihat... Yun Xie mengabaikan telfon ku, iya kan?...


...Sekretaris Mo memperlihatkan panggilan telfon nya yang di abaikan Yun Xie kepada Yuan....


..."Dia tidak mengatakan apa-apa kepadaku. Bahkan dia tidak mengucapkan salam perpisahan. dan ini sudah beberapa hari, bukankah ini keterlaluan....


...Yuan berdecak sebal, "Kamu ini pacaran sungguhan dengan dia atau bagaimana, jangan melakukan hal menjijikan seperti ini....


...Yuan kemudian mengambil ponselnya dan mengatakan, "Aku mendapat berita tentang Yun Xie...


...Sekretaris Mo menjatuhkan sumpitnya, "Dimana dia, sudah kuduga saat terakhir kali aku menatap matanya dia pasti merencanakan sesuatu. Sini biar kulihat hal keji macam apa yang dia lakukan. Sampai dia tidak bisa di hubungi....


...Sekretaris Mo mengambil paksa ponsel Yuan, dia membaca berita Yun Xie,...


...Nona Muda Yun di angkat menjadi direktur baru....


...Sekretaris Mo menggosok matanya, "Apa ini, jadi dia tidak melakukan kejahatan. Wanita ini, beraninya dia membuatku kesal......


...Sekretaris Mo semakin mabuk. Yuan akhirnya membawa Sekretaris Mo pulang....

__ADS_1


__ADS_2