Istri Ketiga Suami Bayaran

Istri Ketiga Suami Bayaran
Bab 7


__ADS_3

Untuk mengalihkan kesedihan Andrea, maka kharisma pun memilih untuk tidak lagi membahas mengenai keluarga Andrea. Pertemuan keduanya setelah 5 tahun berpisah tidak ingin dipenuhi oleh kesedihan melainkan kegembiraan, jadi kharisma hanya ingin menceritakan hal-hal yang indah dan juga membahagiakan yang akan dibagi kepada Andrea.


"Ya sudahlah, lupakan saja. Lebih baik sekarang kau harus dengerin cerita aku, dua hari yang lalu aku menang perlombaan zumba. Kebetulan aku kan instruktur senam, dan hadiahnya itu berlibur ke Bali selama 1 pekan. Jadi besok pagi aku akan berangkat ke Bali bersama dengan para pemenang lainnya." Dengan senang hati dan juga wajah cerianya, kharisma bercerita kepada Andrea mengenai rencana liburannya ke Bali karena dapat hadiah dari lomba zumba yang dimenangkan oleh kharisma.


"Wah, selamat ya. Kau memang pantas mendapatkan hadiah itu, sepertinya akan menyenangkan sekali liburan ke Bali." Andrea memeluk kharisma sebagai ungkapan selamat darinya atas kemenangan sahabatnya dalam mengikuti lomba zumba.


Kharisma juga bercerita bagaimana dia menjalani pekerjaannya sebagai instruktur senam di sekitar panti asuhan, sekitar jadi tergerak untuk ikut senam dan menyehatkan badan.


Andreas menyimaknya dengan seksama juga turut berbahagia atas prestasi yang diraih oleh kharisma, pilihan Andrea untuk datang ke panti asuhan memang tidak salah karena hanya di tempat inilah mereka sangat memahami dan juga baik serta tulus kepadanya, bukan semata karena Andrea adalah anak orang kaya melainkan hati mereka memang baik sehingga sikap yang diperlihatkannya pun menjadi baik.


Andrea jadi berpikir setelah mendengarkan cerita kharisma kalau dia akan berlibur ke Bali selama satu pekan, sepertinya Andrea juga membutuhkan waktu untuk menenangkan diri dan berpikir bagaimana caranya dia mendapatkan pria yang bisa menikahinya dan memberikan keturunan.


"Sepertinya aku juga mau ikut ke Bali denganmu. Boleh kan? Aku butuh hiburan setelah ketegangan kemarin di rumah, Aku butuh pelampiasan agar aku tidak stress menghadapi dua monster di rumah." Menurut Andrea tidak ada salahnya juga jika dia ikut dengan kharisma kembali.

__ADS_1


"Tentu saja boleh, aku akan bahagia sekali jika kau ikut juga liburan ke Bali bersamaku. Kalau begitu ayo sekarang kita mulai packing untuk pergi ke Bali besok." Kharisma mengajak Andrea ke kamarnya untuk packing apa saja yang akan dibawa olehnya selama sepekan di Bali.


Untuk Andreas sendiri dia tidak perlu repot-repot pulang ke rumah, dia punya uang banyak sehingga bisa membeli pakaian mendadak begitupun dengan tiket, Andrea memesan tiket untuk penerbangan besok pagi dengan pesawat yang sama seperti kharisma. Setelah selesai memesan tiket melalui aplikasi dan juga membayarnya. Andrea langsung pergi ditemani oleh kharisma ke salah satu pusat perbelanjaan untuk memberi beberapa pakaian dan juga koper kecil untuk dibawa Andrea ke Bali.


"Rasanya sudah lama sekali aku tidak sebebas ini, selamat tinggal di London aku benar-benar hanya tinggal di mansion dan juga kampus, Hanya dua tempat itu saja yang sering aku kunjungi selebihnya aku hampir tidak pernah nongkrong di cafe ataupun tempat anak-anak muda di sana biasa berkumpul, aku hanya fokus menyelesaikan studiku saja karena aku ingin cepat kembali ke Indonesia." Andrea menggandeng tangan kharisma dan keduanya berjalan menyusuri pusat perbelanjaan untuk mencari barang-barang yang diperlukan yang nantinya akan dibawa Andrea ke Bali.


"Ternyata kuliah di luar negeri tidak seindah yang aku bayangkan, Aku kira selama hampir 5 tahun kamu di sana, kau bisa bebas dan hidup senang-senang di luar negeri. Tapi ternyata aku jauh lebih beruntung karena di sini aku bebas melakukan apapun selama itu baik maka ibu panti tidak akan melarang." Kharisma mulai tidak lagi membandingkan dirinya yang hanya beraktivitas di negeri sendiri sementara Andrea bisa terbang ke London karena uang dia yang banyak sehingga bisa kuliah di luar negeri.


Keduanya menyempatkan makan siang setelah selesai belanja, barulah mereka kembali ke panti asuhan karena harus istirahat dan besok pagi langsung terbang ke Bali.


Andrea tidur bersama dengan kharisma di kamar gadis itu, ibu panti juga sudah tahu jika besok Andrea dan juga kharisma akan berangkat liburan ke Bali. Jadi untuk itulah malam ini Andrea menginap di panti asuhan.


Besok paginya mereka berdua sudah siap untuk pergi ke bandara, yang akan membawa mereka sampai ke Bali salah satu kota yang menjadi tempat wisata terkenal sampai ke mancanegara. Bahkan ada turis yang tidak mengetahui jika Bali berada di Indonesia, mereka mengira jika Bali adalah negara lain di luar Indonesia.

__ADS_1


"Rasanya aku sudah tidak sabar lagi ingin secepatnya sampai ke Bali. Di sana pasti banyak bule-bule yang sedang berjemur, sering aku lihat di televisi jika mereka itu senang sekali berjemur, sementara orang Indonesia rata-rata malas sekali untuk berjemur padahal itu untuk kesehatan." Dengan bersemangat kharisma dan juga Andrea berangkat ke bandara dan sekarang mereka sedang menunggu jam penerbangan pesawat yang akan membawa keduanya ke Bali.


Penerbangan Jakarta Bali tidaklah memakan waktu yang lama, hanya beberapa jam saja mereka sudah sampai di bandara internasional Ngurah Rai Bali.


Andrea benar-benar terlihat bahagia, akhirnya dia bisa melihat keindahan dari negaranya sendiri setelah 5 tahun lamanya berada di negara orang, Andrea benar-benar membutuhkan liburan karena selama tinggal di London dia hanya fokus pada pendidikannya untuk meraih menjadi siswa terbaik di universitas tersebut.


"Ya Tuhan, rasanya seperti mimpi. Bisa benar-benar kembali mendaratkan kaki di kota yang indah ini, pantai dan juga bukitnya sangat menakjubkan sehingga membuat mata menjadi segar dan menghilangkan stres di kepalaku." Andrea dibuat takjub dengan pemandangan yang dilihatnya setelah 5 tahun di negara orang dan hari ini dia sudah sampai bersama dengan kharisma di Bali.


Selanjutnya mereka menuju ke hotel dan perjalanan dari bandara ke penginapan benar-benar membuat pikiran Andrea fresh, sejenak peristiwa kemarin siang menghilang dari ingatan Andrea dan sekarang dia sedang fokus menikmati keindahan kota Bali.


Setelah sampai ke penginapan, mereka berdua menaruh koper dan juga barang lainnya. Lalu segera menuju ke pantai yang memang letaknya berada di sekitar penginapan tersebut, keduanya berlarian bersamaan dengan ombak pantai yang mengenai kaki karisma dan juga Andrea.


Sebuah kebahagiaan sederhana dan juga tawa ceria dari Andrea, setelah sekian lama terenggut paksa dari dirinya. Ini adalah kali pertama Andreas seperti kembali pada kehidupan sebelum ibunya meninggal.

__ADS_1


__ADS_2