
setelah kepergian Abraham ke kantor Liona langsung mengambil ponselnya dan mencari kontak Farhan lalu mengirimkan pesan ke Farah
*Anda*
hallo Farah, ini saya Liona, masih ingat dengan saya yang waktu itu anda panggil Marcella saat bertemu di mall waktu itu
^^^*Farah*^^^
^^^hallo Liona, bagaimana kabarmu^^^
*Anda*
baik bagaimana dengan mu farah
sebenarnya aku ingin bertemu dengan mu
^^^*Farah*^^^
^^^aku juga baik^^^
^^^benarkah aku juga ingin bertemu dengan mu tapi aku lagi di Amerika, bagaimana jika bertemu dua Minggu lagi^^^
*Anda*
__ADS_1
iya tidak masalah nanti jika sudah di Indonesia bilang saja dan kita akan bertemu di mana karena ada hal penting yang ingin aku tanyakan padamu Farah, aku tidak tau harus bertanya pada siapa lagi selain dengan dirimu
^^^*Farah*^^^
^^^aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu dan ini juga sangat penting, nanti jika sudah ada di Indonesia saya Kabari lagi^^^
liona tidak membalas pesan yang di kirim lagi oleh Farah dan langsung menghapus pesan tersebut karena takut di baca oleh Abraham, saat ini Liona merasa bahwa suaminya sedang menyembunyikan sesuatu. Liona mulai mengaitkan waktu dirinya di panggil Marcella saat pertama kali ke kantor suaminya di sana resepsionis mengatakan " nona ingin bertemu dengan tuan Abraham" dari sini sangat jelas bahwa suaminya mengenal Marcela tetapi ketikan di tanya suaminya hanya menjawab mungkin salah orang.
"aku harap kamu tidak menyembunyikan sesuatu bunny". monolog Liona yang berada di balkon kamarnya
"aku kecurigaan ku salah". sambung Liona
"semoga saja setelah bertemu Farah aku bisa menemukan sesuatu dan kamu tidak ada hubungannya dengan mercela bunny".
Liona memejamkan matanya untuk mengurangi rasa pusing yang dia rasakan dan sekarang suaminya melarangnya untuk keluar rumah
"sepertinya aku pernah bertemu perempuan itu tapi dimana". ucap Liona sambil melihat punggung perempuan itu yang mulai menjauh dan menghilang di balik pohon
"tapi kenapa perempuan itu menatap ke rumah ini". sambung Liona
sedangkan perempuan itu yang ada di balik pohon menatap Liona dengan tajam lalu mengepalkan tangannya
"tunggu sebentar lagi". ucap perempuan itu
__ADS_1
setelah Liona masuk perempuan itu keluar dan menghentikan taksi yang lewat
ting
ponselnya Liona berbunyi
*0897....*
Hay
Liona mengkerutkan dahinya saat mendapatkan pesan dari nomor asing
ting
*0897...*
sebentar lagi kita bertemu dan jangan terkejut
*Anda*
maaf ini dengan siapa
setelah membalas pesan itu Liona mencoba menghubungi nomor tersebut saat tidak mendapatkan balasan tetapi nomor itu sudah tidak aktif lagi. Liona tidak mau ambil pusing dan langsung meletakkan kembali ponselnya. Liona langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa gerah. Liona memilih untuk berendam untuk merilekskan tubuhnya.
__ADS_1
setelah beberapa menit dia berendam Liona memilih untuk menyelesaikan mandinya dan saat keluar dari kamar mandi Liona mengecek kembali ponselnya dan ternyata nomor asing itu mengirimkan sebuah foto sepasang kekasih yang terlihat sangat mesra tapi wajahnya di blur sehingga Liona tidak bisa melihat wajah dari dua orang yang ada di foto itu
"sebenarnya apa maksudnya, siapa sih ini, mungkin orang iseng". ucap Liona