Istri Pengganti Tuan Abraham

Istri Pengganti Tuan Abraham
IPTA- Kedatangan Kevin


__ADS_3

setelah selesai mandi Abraham menghampiri Liona yang sedang tertidur di ranjang. Abraham merasa aneh saat Liona tidur lebih dulu dan tidak menunggu dirinya. setelah berada di samping Liona Abraham mencium wajah Liona sedangkan Liona yang merasa teranggu terbangun dan Liona dapat melihat senyum Abraham.


"honey bikin baby yuk". ajak Abraham dan akan mencium bibir Liona tetapi Liona langsung menghindar


"honey ada apa". tanya Abraham


"aku lelah mas". jawab Liona


"mas". ucap Abraham sambil menatap Liona


"kenapa manggil mas bukan bunny". tanya Abraham


"panggil mas Lebih bagus daripada bunny, panggil bunny itu terlalu alay". jawab Liona dan melihat reaksi Abraham


"alay, ada apa dengan mu tiba tiba-tiba merubah penampilan dan sekarang merubah panggilan". ucap Abraham dengan sedikit emosi


"mas untuk penampilan aku ingin berpenampilan seperti dulu, kalau panggil mas bunny kan sama saja, kenapa harus marah, atau Jangan jangan penampilan dan panggilan itu untuk membuat mu mengingat seseorang sehingga membuat mu marah". ucap Liona


"bukan begitu". ucap Abraham


"seharusnya tidak perlu marah marah seperti ini, sudahlah ini sudah malam sebaiknya tidur". ucap Liona dan membelakangi Abraham dan meremas bantal


untuk pertama kalinya Abraham melihat Liona mengabaikan dirinya dan itu membuat Abraham mengepalkan tangannya. Abraham langsung membalikan tubuh Liona lalu langsung mengungkung dirinya dan itu membuat Liona terkejut.


Abraham langsung mencium bibir Liona dengan rakus sedangkan Liona berusaha melepaskan dirinya.

__ADS_1


"mas aku capek". ucap Liona sambil berusaha mendorong tubuh Abraham tapi tidak bergerak sama sekali


"Kamu menolak suamimu". ucap Abraham


Abraham terusan melancarkan aksinya bahkan Abraham merobek baju yang Liona kenakan sehingga membuat bagian atas Liona terlihat. Liona tetap berusaha menolak sentuhan yang Abraham berikan karena dia tidak ingin Abraham menyentuh karena melihat dirinya sebagai Marcella


plak


Abraham menampar Liona karena tidak suka dengan penolakan yang Liona berikan. Liona terkejut saat Abraham menampar, Liona memegang pipinya yang terasa panas.


"dengar kamu itu seorang istri dan melayani suami adalah tugas mu". ucap Abraham sambil mencengkram rahang Liona


"argh". Liona menjerit kesakitan saat Abraham melakukan penyatuan sedangkan milik Liona belum siap untuk melakukan penyatuan.


Abraham mengunci tangan Liona di atas sedangkan satu tangannya dia gunakan untuk mencengkram rahang Liona. Abraham mencium serta mengigit bibir Liona saat Liona tidak ingin membuka mulutnya.


"hiks hiks hiks". tangis Liona pecah saat Abraham menghentikan ciuman bahkan sudut bibir Liona berdarah akibat gigitan Abraham


"Marcella argh". tanpa sadar Abraham menyebutkan nama Marcella ketika sampai di puncaknya dan itu membuat Liona sakit hati


Abraham menggulingkan tubuhnya di samping Liona lalu memunggungi Liona sedangkan Liona menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya bahkan Liona merasa jijik dengan tubuhnya yang digunakan untuk membayangkan melakukan penyatuan dengan orang lain


Liona menatap punggung Abraham sambil mencengkram erat selimut bahkan Liona dapat mendengar dengkuran halus dari Abraham


"dasar pria tidak punya hati setalah mendapatkan apa yang dia mau langsung tertidur, benar benar pria iblis". monolog Liona dalam hati

__ADS_1


sedangkan di sebuah bandara seorang pria baru turun dari pesawat dia adalah Kevin. Kevin memutuskan untuk mengambil alih perusahaan ayahnya dan meninggalkan pekerjaan sebagai dosen. perusahaan milik ayahnya berada di Jakarta sehingga membuat Kevin harus datang ke Jakarta setelah menemui ayahnya di London yang sedang melakukan pengobatan disana.


jujur sangat berat bagi Kevin untuk kedatangan ke Jakarta karena dia tidak sanggup jika harus bertemu Liona dan juga Abraham, jujur saja Kevin sampai saat ini masih mencintai Liona bahkan Kevin sadar bahwa Liona sudah menjadi milik orang lain tapi dia tidak bisa menghapus nama Liona dari hatinya.


"semoga saja aku tidak bertemu dengan mu Liona, jika sampai bertemu aku takut jika timbul keinginan untuk merebut mu dari Abraham". ucap Kevin


"malam tuan". sapa mang Tejo supir keluarga Kevin


"malam mang, apa kabar". tanya Kevin yang memang sudah lama tidak bertemu dengan mang Tejo


"baik tuan, maaf telat jemput karena tadi ban mobil bocor". ucap mang Tejo


"tidak apa apa mang lagian saya baru sampai juga". jawab Kevin


mang Tejo memasukkan koper Milik Kevin kedalam bagasi sendangkan Kevin sudah berada di dalam mobil.


"tuan tau , saat tau tuan akan datang bik Siti memasak semua makanan kesukaan tuan". ucap mang Tejo sambil menjalankan mobilnya


"benarkah mang, saya sudah tidak sabar ingin makan masakan bik Siti karena terakhir makan saat saya mau berangkat ke Bandung untuk menjadi dosen disana". ucap Kevin


"iya tuan sejak pagi bik Siti sudah pergi ke pasar untuk membeli bahan bahan makanannya". jawab mang Tejo


Kevin terseyum saat mendengar jawaban mang Tejo karena sejak kecil Kevin lebih banyak di asuh oleh bik Siti karena ayahnya sibuk membangun perusahaan sehingga bisa berkembang pesat seperti sekarang ini, sedangkan ibunya selalu ikut dengan ayahnya yang sering ke luar kota atau luar negeri untuk melakukan perjalanan bisnis. Kevin beruntung memiliki bik Siti yang sangat menyayangi dirinya bahkan Siti jauh lebih tau tentang dirinya dibandingkan orang tuanya.


"Liona apa kabar, bolehkah aku berdo'a dan ingin memilikimu padahal aku sudah tau kamu sudah menikah bahkan aku ingin pernikahan kalian tidak baik baik saja" monolog Abraham sambil menyandarkan tubuhnya di kursi

__ADS_1


"tapi semoga saja kamu selalu bahagia, jika suatu saat aku tau Abraham menyakitimu maka aku akan merebutmu dari Abraham". sambung kevin


__ADS_2