
Liona mengerjapkan matanya saat sinar matahari masuk lewat celah jendela kamar. saat membuka matanya Liona tidak menemukan keberadaan suaminya, Liona membenarkan selimut yang menutupi tubuh polosnya. Liona merasakan tubuhnya terasa remuk akibat paksaan suaminya semalam. masih ingat jelas di ingatan Liona semalaman saat suaminya sampai puncak menyebutkan nama Marcella
tok
tok
"masuk". ucap Liona
seorang pelayan masuk membawakan sarapan untuk Liona.
"nona ingin mandi air hangat atau biasa". ucap pelayan setelah meletakkan sarapan di hadapan Liona menggunakan meja kecil
"terima kasih bik, air hangat saja bik". jawab Liona
"baik non bibi siapkan dulu". jawab pelayan
"jangan bik". ucap Liona saat melihat pelayan itu akan membereskan pakaiannya yang berserakan
"biar saya saja bik yang membereskan itu, bibi siapkan saja air untuk ku mandi". ucap Liona dan pelayan menganggukan kepalanya lalu masuk ke dalam kamar mandi
Liona yang merasa lapar langsung memakan makanannya dengan lahap.
"bik suami saya sudah berangkat ke kantor ya". tanya Liona saat melihat pelayan yang keluar dari kamar mandi
"tuan mengantar nyonya besar ke Singapura non dan tuan juga berpesan kemungkinan tuan ada di sana selama satu bulan". ucap pelayan
"satu bulan , ada urusan apa bik". tanya Liona
__ADS_1
"saya tidak tau nona". jawab pelayan dan Liona menanggukan kepalanya
"airnya sudah siap nona, saya permisi". ucap pelayan dan Liona menganggukan kepalanya
setelah kepergian pelayan itu Liona mengambil pakaian yang berserakan dan masuk ke kamar mandi. Liona merasa seger saat berendam, rasa lelah yang dia rasakan hilang. Liona memejamkan matanya.
setelah melihat penampilannya dicermin Liona langsung keluar dari kamarnya dan turun kebawah.
"bik". panggil Liona yang sudah berada di dapur
"iya nona". jawab Liona
"bik ada buah yang asem asem tidak, tiba tiba saya ingin makan buah yang rasanya asem". tanya Liona
"tidak ada non, jika nona ingin biar bibi Carikan di pasar, ini bibi ingin belanja bulanan". ucap pelayan
"iya non". jawab pelayan
setelah mengatakan keinginannya Liona kembali masuk ke dalam kamar dan menuju ruangan yang berisi foto foto Marcella dan juga suaminya.
sedangkan di tempat lain Kevin yang baru saja tiba di kantor mendapatkan sambutan yang baik dari karyawan. Kevin terseyum hangat untuk menghargai sambutan yang di buat.
"mulai hari ini direktur perusahaan kita di pegang pak Kevin selaku putra pemilik perusahaan ini". ucap Aprilio seketaris Kevin
"sebelum terima kasih untuk sambutan dan perkenalan saya Kevin Costner , berdirinya disini saya mengantikan ayah saya dan saya harap kita semua bisa bekerja sama dengan baik dan saya tidak ingin adanya perbedaan kasta antar karyawan, karena saya ingin semua yang bekerja disini itu saling menghargai dan tidak adanya penindasan antar karyawan". ucap Kevin
"dan jika sampai itu terjadi maka saya tidak akan mentoleransi pelaku, konsekuensinya maka akan di pecat dan di blacklist di seluruh perusahaan". sambung Kevin
__ADS_1
saat Kevin menyampaikan itu ada beberapa karyawan yang tidak suka dengan peraturan yang dibuat atasan baru mereka. setelah acara sambutan Kevin masuk kedalam ruangannya.
"saya minta semua data karyawan disini dan saya ingin di setiap ruangan di pasang cctv baik di ruangan karyawan biasa ataupun yang memiliki jabatan tinggi, lakukan pemasangan cctv setelah semuanya pulang". ucap Kevin
"kalau itu rasanya sulit pak karena biasanya ada beberapa karyawan yang lembur". ucap Aprilio
"lembur". tanya Kevin
"iya pak". jawab Aprilio
"baiklah mulai sekarang sampai ke seluruh karyawan untuk berangkat jam tujuh harus sudah sampai kantor agar pekerjaan bisa langsung di kerjakan agar tidak lembur dan jam enam sore semua karyawan harus sudah pulang". perintah Kevin
"baik pak akan saya sampaikan". jawab Aprilio
"segera ambil saya data karyawan karyawan di sini". perintah Kevin dan Aprilio menanggukan kepalanya
setelah berkas yang berisi karyawan Kevin membaca satu satu data itu dan Kevin juga membuat tanda di beberapa data karyawan. setelah selesai membacanya Kevin menyisihkan data karyawan yang sudah dia tandai tadi.
di halaman belakang Liona memakan mangga muda, asem dan lemon dengan lahap bahkan tidak merasakan asem padahal Liona tidak suka dengan yang asem asem tapi hari ini dia begitu mengingkannya. saat buah itu dia makan rasanya begitu segera di tenggorokan. setelah memakan buahnya Liona memakan sotonya bahkan Liona menambah perasan buah lemon ke dalam sotonya
"hmmm enak sekali". ucap Liona saat kuah soto yang berasa asem asem gimana melewati tenggorokannya
"hmmm lezat". ucap Liona lagi sambil memejamkan matanya dan tanpa sadar sotong sudah habis
"yah habis padahal enak dan buahnya juga habis lagi". ucap Liona
"kalau begitu aku beli lagi aja sekalian keluar dan ke rumah ibu nanti setelah membeli buah dan soto". ucap Liona
__ADS_1