
Liona merasa gugup ketika melihat Kevin keluar dari kamar mandi. Kevin tersenyum menghampiri istrinya yang berada di ranjang. Kevin duduk di samping Liona. liona semakin gugup ketika Kevin memegang tangan dan mengecup punggung tangannya.
"jangan tegang sayang". ucap kevin
"boleh aku meminta hak ku". tanya kevin dan menatap istrinya
"tapi ini bukan yang pertama untuk ku mas, aku takut mas kecewa". ucap Liona dan menundukkan kepalanya
Kevin mengangkat dagu Liona hingga mereka saling menatap, Kevin memajukan wajahnya dan mengecup bibir Liona
"aku tidak mempermasalahkan itu sayang". bisik Kevin
"jadi boleh atau tidak". tanya Kevin dan Liona menganggukkan kepalanya
setelah mendapatkan jawaban dari Liona , Kevin kembali mengecup bibir Liona dan Liona memejamkan matanya untuk menikmati atas perlakuan suaminya. Kevin semakin mempersulit ciuman tersebut. tangan turun ke pundak Liona dan melepaskan tali pada baju Liona.
Liona memukul dada suaminya karena mulai kehabisan nafas. Kevin menyatukan keningnya dengan kening istrinya
"terima kasih sudah mau menikah dengan ku sayang". ucap kevin
"aku yang harusnya berterima kasih mas karena mas sudah mau menerima perempuan seperti ku". ucap Liona
secara perlahan Kevin merbahkan liona di ranjang lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka. Kevin melemparkan handuk yang dia kenakan juga baju milik istrinya. suasana di dalam kamar tersebut menjadi panas ketika dua insan sedang saling memberikan kenikmatan. Kevin semakin bersemangat ketika suara merdu sang istri terdengar indah di telinganya hingga terdengar suara masing masing yang menyebutkan namanya pasangannya.
Kevin tersenyum melihat wajah istrinya yang semakin cantik dengan rambut acak-acakan. Kevin mencium kening istrinya lalu berbaring di samping istrinya.
Liona merasa senang ketika kevin menyebut namanya bukan wanita lain seperti Abraham. Liona memiringkan tubuhnya dan memeluk Kevin. Kevin mengeratkan pelukannya pada Liona.
sedangkan di tempat lain di sebuah toilet
__ADS_1
bugh
bugh
bugh
seorang pria memukul tembok dan tidak mempedulikan tangannya yang sudah keluar darah. Abraham meluruhkan tubuhnya ke lantai. Abraham merasa sakit ketika melihat Liona tertawa dengan pria lain apalagi membayangkan malam ini mereka menghabiskan malam bersama.
"kenapa dulu aku begitu bodoh, andai waktu bisa di putar aku tidak akan melakukan kesalahan seperti ini, aku pasti hidup bahagia bersamanya dan juga putraku". Ucap kevin
"ternyata anakku masih hidup dan dia begitu Mirip dengan ku hiks". sambung Abraham
Abraham menyesali semua perbuatannya pada Liona dari menipunya hingga menikah lagi ketika dia masih menjadi istrinya.
"apa ini karma untuk ku Katena telah menyakiti seseorang dengan begitu keji ". sambung Abraham
dengan keadaan kacau Abraham keluar dari kamar mandi lalu pulang ke rumah kontrakan. sesampainya di rumah Abraham langsung masuk ke dalam kamarnya dan mengabaikan panggilan dari mommy
Liona merasa tersipu saat melihat tanda yang dia buat ada di dada suaminya.
cup
"pagi sayang ". ucap Kevin
"pagi mas". jawab Liona
Kevin langsung mengedong Liona dan berjalan menuju kamar mandi, Liona mengalungkan tangannya di leher suaminya.
"mau mandi sendiri atau dua mandikan". goda kevin
__ADS_1
"mandi sendiri saja mas". jawab Liona
"achh". suara merdu liona keluar ketika Kevin mencengkram gunung Himalaya
Liona langsung memukul tangan suaminya yang nakal itu. Liona melebarkan matanya ketika kevin melepas handuknya lalu ikut masuk ke dalam bathtub. pagi itu mereka mandi penuh dengan kenikmatan.
setelah sarapan Kevin langsung membawa Liona ke rumahnya karena Liona terus menanyakan baby Zaky yang di bawa pulang oleh mamanya agar tidak menggangu mereka
"mas aku jadi tidak enak sama mama". ucap Liona
"tidak enak kenapa sayang". tanya Kevin
"Karena mama harus menjaga Zaky, harusnya semalam Zaky ikut kita saja". ucap Liona
"sayang mama malah senang bersama anak kita ". ucap Kevin
Liona melihat ke arah luar kaca sedangkan Kevin menarik pinggang istrinya agar semakin merapatkan ke arah dirinya.
"lihat apa sayang ". tanya Kevin ketika kepala Liona menoleh kebelakang
"tidak lihat apa apa mas". jawab Liona dan Kevin hanya menanggukan kepalanya
"mungkin aku salah lihat, tidak mungkin Abraham naik angkot dan pakaian lusuh seperti itu, mungkin hanya mirip saja". ucap Liona dalam hati
saat mobil memasuki halaman rumah Kevin, senyum Liona mengembang ketika melihat baby Zaky yang diam di gendongan mama Kevin. mama Kevin tersenyum saat melihat putra dan menantunya.
"ma maaf sudah merepotkan mama". ucap Liona yang tidak enak hati
"tidak apa apa nak, jika Zaky tidak mama bawa, mama yakin wajah suami mu ini tidak akan secerah ini". ucap mama
__ADS_1
mereka masuk ke dalam rumah sedangkan baby Zaky tidak mau di gedong Liona karena sudah merasa nyaman di gendongan mamanya Kevin.