Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico

Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico
Bab 41


__ADS_3

Di dalam kamar mandi.


Mendengar tidak ada lagi suara Zico. Bibi Below pun membuka pintu kamar mandi perlahan lalu menyembulkan kepalanya keluar.


Mendengar pintu kamar mandi terbuka, Paman Dru pun menoleh ke arah pintu kamar mandi.


"Apa Tuan Muda sudah pergi?" Tanya Bibi Below dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Paman Dru.


Bibi Below pun keluar dari dalam kamar mandi.


"Kenapa ini bisa sampai ketinggalan Bee?!" Tanya Paman Dru sedikit menggeram saat Bibi Below keluar dari dalam kamar mandi.


"Mana aku tahu Dru! Mungkin terjatuh saat kamu menarik ku ke kamar mandi." Jawab Bibi Below.


"Apa Tuan Muda melihatnya?" Tanya Bibi Below.


"Sepertinya!" Jawab Paman Dru.


"Mampus kita Dru kalau sampai Tuan Muda tahu."


"Kenapa mampus?! Di Mansion kan tidak ada larangan sesama pegawai ZG untuk menjalin hubungan. Jadi tidak ada masalah kalau Tuan Muda tahu kita menjalin hubungan." Jawab Paman Dru.


"Sekarang yang jadi masalah segitiga berenda mu ini!! Arrghh...!!! Malunya aku!" Teriak Paman Dru sambil mengguyar rambutnya.


"Salah mu sendiri, siapa suruh menarik ku ke kamar mandi. Jadi jatuh kan segitiga berenda itu." Balas Bibi Below.


"Tapi ngomong-ngomong siapa yang memberitahu kamu ada disini Dru?" Tanya Bibi Below.


"Ya kalau bukan resepsionis hotel, yah dua bodyguard jomblo itu!" Jawab Paman Dru ketus.


"Ah.. sudah lah! Aku mau mandi dulu. Aku harus menemui Tuan Muda jam setengah delapan nanti." Ucap Paman Dru.

__ADS_1


"Kamu tunggu disini, jangan kemana-mana sampai aku kembali. Biar aku antar kamu pulang ke Mansion. Oke." Ucap Paman Dru dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Bibi Below.


• • • • •


Setengah jam kemudian.


Waktu sudah menunjukkan pukul setengah delapan.


Kini Paman Dru sudah berada di depan pintu ruang kerja Zico yang ada di hotel itu.


Tok Tok Tok.


Ceklek. Pintu terbuka dari dalam. Ternyata bodyguard Me yang membuka pintu ruangan.


Paman Dru langsung memberi tatapan tajam begitu melihat bodyguard Me, seolah ingin mengatakan, "Dasar tukang lapor! Akan ku balas kau suatu saat nanti!". Ya, kira-kira begitulah arti sorot mata tajam Paman Dru.


Bodyguard Me yang mengerti akan tatapan tajam Paman Dru hanya menundukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


Paman Dru pun berjalan mendekati Zico yang saat ini tengah duduk di single sofa.


"Ekhem.. sudah Tuan." Jawab Paman Dru sedikit grogi.


"Bagus lah kalau begitu. Karena sekarang ada pekerjaan penting yang harus Paman Dru kerjakan." Ucap Zico. Wajah Zico kembali ke mode serius.


"Ada apa Tuan? Apa ini tentang Cassandra Greenish?" Tanya Paman Dru.


Dan di balas dengan anggukkan kepala Zico.


"Apa Paman tahu, ternyata Viola adalah saudari kembar Nirmala." Ucap Zico.


Mata Paman Dru membulat lebar.

__ADS_1


"Yang benar Tuan Muda? Anda dapat informasi ini dari mana?" Tanya Paman Dru tidak percaya.


"Dari Ibu Aruni." Jawab Zico.


Zico menghela nafasnya kasar.


"Tadi Ibu Aruni bercerita tentang masa lalunya dengan Cassandra Greenish. Dan ternyata dulu Ibu Aruni melahirkan anak kembar, Nanima dan Nirmala. Tapi Cassandra Greenish menculik Nanima dan mengganti namanya menjadi Viola Peach." Lanjut Zico.


"Tunggu sebentar Tuan Muda. Untuk apa Cassandra menculik saudari kembar Nona Nirmala?" Tanya Paman Dru. Wajar saja Paman Dru bingung, karena Zico tidak menceritakan keseluruhan cerita.


Zico pun menceritakan awal mula cerita seperti yang Ibu Aruni ceritakan padanya.


"Sekarang aku harus bagaimana Paman? Apa aku harus memberitahu Ibu Aruni kalau Nanima masih hidup dan sekarang ada di dalam penjara? Atau aku tetap menyimpan rahasia ini?" Tanya Zico frustasi setelah selesai bercerita.


"Kalau menurut saya Tuan, lebih baik Tuan Muda memberitahu Nyonya Aruni, sebelum Cassandra yang memberitahu kalau Anda menjebloskan Nona Viola ke dalam penjara. Karena takutnya, saat Cassandra di pertemukan Nyonya Aruni, Cassandra mencuci otak Nyonya Aruni dengan mengatakan hal buruk tentang Anda. Bisa-bisa, Nyonya Aruni juga menjauhkan Anda dari Nona Nirmala nanti." Jawab Paman Dru.


"Kalau begitu kita tidak usah pertemukan Cassandra dengan Ibu Aruni. Biar Ibu Aruni tidak akan pernah tau kalau Nanima masih hidup."


"Tidak begitu juga Tuan. Justru Nyonya Aruni akan semakin membenci Anda nantinya. Bicara jujur saja pada Nyonya Aruni tentang apa yang terjadi dari awal sampai akhir mengapa Anda menjebloskan Nona Viola ke penjara. Kita kan punya bukti kejahatan Nona Viola dan Sam Brown." Balas Paman Dru.


"Tapi aku takut Paman."


"Bukankah lebih menakutkan kalau kita berbohong? Karena kita akan terus di perasaan bersalah. Kalau Tuan sudah bicara jujur, saya yakin Nyonya Aruni bisa mengerti. Saya rasa Nyonya Aruni juga tidak akan menyalahkan Anda atas apa yang terjadi, karena Anda juga korban dari perbuatan Cassandra Greenish." Balas Paman Dru menguatkan Zico.


"Paman benar." Balas Zico.


"Kalau begitu cepat cari Cassandra, lalu sekap dia. Besok setelah pernikahan ku dengan Nirmala, aku akan menceritakannya pada Ibu Aruni." Ucap Zico lagi.


"Siap Tuan." Balas Paman Dru.


Paman Dru pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Emerald untuk mencari tahu sejauh mana pencarian Cassandra.

__ADS_1


• • • • •


Bersambung...


__ADS_2