ISTRI YANG DIANGGAP BUTA

ISTRI YANG DIANGGAP BUTA
BAB 12 CINTA SEGITIGA, GADIS ATAU JANDA


__ADS_3

Ashray tampak turun dari anak tangga dengan tampilan kemeja, celana chino, dan sepatu loafers. Sehingga memberi kesan yang berbeda ketika dokter tampan itu ketika dirumah sakit.


"Kau mau kemana Son?"


Mrs Jhon yang sedang menikmati perawatan pedicure dari asisten rumah tangga menghentikan kegiatannya karena melihat sang putra telah menggenggam kunci mobilnya.


"Kerumah sakit mom, Aku libur besok. Malam ini aku akan menjaga Alleyah."


Sesuatu tradisi dari Indonesia yang dibiasakan oleh Mrs Jhon pada putra nya sedari kecil yaitu mencium tangannya ketika sang putra akan pergi. Baru Ashray akan pamit pada ibunya, niat ya tertahan dan membuat dokter bedah umum itu memilih duduk disebelah Mommy nya. Karena Pertanyaan penuh selidik Mommy nya.


"Siapa wanita tadi Ray?"


"Dia sahabat ku Mom."


"Sahabat rasa kekasih?"


"Mom...."


"Mommy bisa melihat rasa cinta yang begitu besar pada bola mata gadis itu ketika menatap mu. Dan Mommy tidak suka itu"

__ADS_1


"Mom, Jhenny orang pertama yang memperlakukan aku dengan baik bukan karena nama Mr Jhon di belakang ku. Mommy tahu kenapa aku ketika melanjutkan pendidikan SMA dengan bersembunyi dibalik nama Daddy? aku muak orang-orang memperlakukan aku dengan baik karena aku putra Mr Jhon. Bukan karena Aku. Terlepas Jhenny memperlakukan ku karena ketampanan ku. Setidaknya dia melakukan karena aku bukan Daddy."


Mrs Jhon melirik anaknya dan beralih ke kuku tangannya.


"Lalu pelukan mu kepada nya tadi?"


"Aku mencoba menenangkan nya Mom."


"Kalian para lelaki selalu mengambil tindakan menggunakan logika kalian. Kamu harus tahun Son kami wanita selalu menggunakan hati dalam kondisi apapun. Kecuali wanita tak berhati atau berhati devil."


"Mom..... You always teach me to be a positif thinking."


(Mom..... Kamu selalu mengajarkan ku untuk positif thinking.)


"Bukankah buah jatuh tidak jauh dari pohon nya Mom"


"So, Bisakah kamu mendapatkan hati Alleyah seperti Daddy mu yang memperjuangkan hati Mommy dulu? Daddy mu bukan lelaki yang kalah sebelum berperang tetapi dia bukan tipe pemakan buah dikebun orang."


"Sejak kapan Mommy menjadi seperti Daddy?"

__ADS_1


"Sejak aku meninggalkan semua keluarga ku dan tinggal dikota ini. Dan sejak Putra ku satu-satunya memutuskan untuk hidup sendiri dan membiarkan aku di dalam istana ini."


"Aku pergi dulu Mom."


Ashray mencium punggung tangan kanan Mrs Jhon.


"Jika sebuah rusa cantik sudah dalam bidikan, berusaha lah untuk menjeratnya Son. Jika kau bilang Jhenny terpukau akan ketampanan mu namun hal itu tidak berlaku untuk Alleyah. Gadis itu memiliki kemiripan dengan Mommy mu."


Mrs Jhon sedikit mengeraskan nada suara namun masih menatap pada kuku tangannya.


"Alleyah bukan Gadis mom. Dia sudah tidak Virgin." Suara Ashray terdengar setelah menghilang dari balik pintu.


"What's? apakah mereka sudah pernah tidur bersama? Owh No aku tidak akan membiarkan putra ku menjadi bule. But Gadis Atau Janda Alleyah tidak penting. Yang terpenting aku ingin segera memiliki menantu dan bukan wanita di Lift tadi."


Mrs Jhon menatap pintu yang ditutup oleh pelayan dengan pandangan tidak percaya.


"Tidak semua bule itu sama seperti yang kau pikirkan Nyonya Jhon."


Mr Jhon kini telah berada dibelakang Mrs Jhon dan mengecup kepala Mrs Jhon dari belakang.

__ADS_1


"Tapi kalian berdua sama-sama bule yang selalu berhati lembut pada wanita. Kejadian masalalu terulang kembali Jhon. Cinta segitiga, cinta pada pandangan pertama. Aku berharap Alleyah menjadi diriku dimasa kini Dear."


Mr Jhon tersenyum melihat kening Istrinya yang berkerut ketika mengatakan hal itu kepadanya.


__ADS_2