ISTRI YANG DIANGGAP BUTA

ISTRI YANG DIANGGAP BUTA
BAB 28 Operasi Alleyah


__ADS_3

Hari ini Alleyah akan menjalani operasi wajah. Luka pada wajahnya yang ia dapatkan ketika terseret ombak Tsunami cukup dalam. Hingga ia harus menjalani operasi.


Ashray yang merasa Alleyah yang mengingat masalalu ya dan khawatir akan Alleyah kembali pada suaminya karena Rangga pasti akan memanfaatkan Hanna untuk Alleyah kembali padanya. Ashray yang ingin kehilangan cintanya nya untuk dua kalinya.


"Lakukan saja seperti yang sudah kita bicarakan kemarin."


"Apakah tidak menyalahi kode etik Tuan?"


"Kode etik. Bagaimana tentang kamu yang melecehkan pasien mu beberapa bulan yang lalu? apakah kode etik itu berlaku?"


Dokter itu hanya diam. Ia yang merasa kartu As nya dipegang sang pemilik rumah sakit sekaligus dokter di rumah sakit itu.


"Lakukan saja sesuai yang aku katakan."


"Baik."


Beberapa dokter pergi meninggalkan ruangan Ashray. Ashray menatap sebuah sketsa di kertas.


"Maafkan Aku Alleyah. Aku melakukan ini untuk mu. Aku sangat ingin kamu bahagia. Dan ini cara ku. Aku tahu kamu akan sulit menerimanya tetapi yakinlah ini terbaik buat mu dan juga Hanna."


Ashray pergi meninggalkan ruangan nya menuju ruang Alleyah. ia masih memiliki waktu 20 menit lagi sebelum operasi itu dimulai.


Alleyah tampak diatas tempat tidur mengenakan baju pasien berwarna biru dan raut wajahnya sedikit pucat.

__ADS_1


"Jangan cemas Ley. Ini tidak sesakit ketika operasi lutut mu itu."


"Aku menunggu mu dari tadi Ray."


"Kau merindukan aku?"


Alleyah tersenyum karena hatinya selalu tenang ketika pria tampan yang selalu ada disisinya dan merawat dirinya dengan sabar.


"Ceklek"


"Son, kapan operasinya?"


"20 menit lagi mom."


Mrs Jhon membelai rambut Alleyah.


Seorang perawat muncul dan menyatakan jika Alleyah harus di awa segera ke ruang operasi.


"Kau ingin aku menemani mu di ruang operasi?"


Alleyah mengangguk pelan.


Ashray ikut kedalam ruang operasi.Alleyah dapat melihat jelas wajah tampan Ashray hingga reaksi obat bius itu membuat wajah yang ia tatap mulai terlihat buram dan akhirnya kedua mata Alleyah terpejam.

__ADS_1


Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi itu sekitar 2 jam. Alleyah dibius total, Ashray berdiri di belakang jendela kaca ruang operasi.


Dua jam berlalu. Hingga lampu ruang operasi padam menandakan operasi telah selesai. Mr Jhon dan Mrs Jhon yang berada diluar ruang operasi berdiri dan berjalan ke arah pintu ruang operasi.


Alleyah yang tampak terbaring lemah di atas ranjang pasien dengan selang infus yang menempel pada punggung tangannya, dengan seluruh wajahnya ditutup perban.


Saat Alleyah telah dipindahkan ke ruang VVIP, ponsel Mr Jhon berdering. Mr Jhon meninggalkan ruangan.


"Hallo."


"Maaf tuan, saya mau melaporkan. Wulan makin menjadi. Nona Hanna selalu disiksa dan Tuan Daminson tak tahu tentang ini.Rangga yang tahu tak mengambil sikap.


"Terus pantau. Jangan sampai lengah, kumpulkan semua bukti saja."


"Sekarang Non Hanna sedang di rumah sakit karena tadi ditabrak mobil tak dikenal tapi kami bisa pastikan mobil itu adalah orang suruhan Wulan."


"Lindungi anak itu. Ambil tindakan jika ada yang membahayakan nyawanya."


"Siap Tuan."


"Tut.Tut.Tut."


Mr Jhon duduk di kursi depan ruang pasien. Dua lelaki berjas hitam masih setia berdiri di dekatnya.

__ADS_1


"Damin, kau masih tak berubah. Kini kau hampir kehilangan putri dan cucu mu.Kenapa kau begitu baik dan lugu. Heh. itu yang membuat mu berjodoh dengan Soraya. Dan kini aku pastikan anak-anak kita berjodoh bukan karena mereka memiliki sifat yang sama. tetapi lebih ke sifat yang berbeda."


__ADS_2