Jangan Salahkan Anakku!

Jangan Salahkan Anakku!
On The Way Kediaman Ibu Dewita


__ADS_3

Hallo apa kabar?


Semoga sehat semuanya ❤️


Maaf ya baru bisa update dikarenakan anak aku sedang sakit. 🙏🙏🙏


Happy reading


**********


Hari sudah pagi, Senja bangun tidur dan mengulet. Sangat nikmat sekali meregangkan tubuhnya di pagi hari. Hari ini adalah hari minggu, Senja sangat bersemangat untuk datang ke rumah Nora. Datang untuk bertemu dengan majikannya Minah dan melakukan interview perkenalan. Alamat rumah Nora sudah dikirim Minah 3 hari yang lalu.


"Aku harus siap-siap pergi ke rumah Nora, jangan sampai Minah nanti kecewa gara-gara aku telat." ucapnya yang melihat jam sudah pukul 08.00.


Senja beranjak bangun dari ranjang tidur, Senja harus sudah tiba di sana jam 10.00. Dia tidak boleh telat karena perjalanan cukup panjang menggunakan rute kendaraan Tj Busway.


"Semangat semangat Senja" Senja mengambil handuk yang dia gantungkan di dinding dan melangkah ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi, Senja mengambil pakaian di lemari dan memilih pakaian yang pantas untuk bertemu Ibu Dewita majikannya Minah. Senja memilih pakaian yang sedikit formal, dia memilih dress pink polkadot dengan lengan pendek dan bagian bawah panjang selutut yang dipakai. Lalu Senja berdandan dengan sedikit sentuhan bedak dan lipstik pink agar tidak mencolok dan terlihat natural.


"Sudah selesai" ucapnya yang selesai mencatok rambut dan berdandan.


Setelah selesai berdandan dan pakaiannya juga sudah cocok, Senja mengambil tas selempang mini hitam di dalam lemari. Lalu Senja turun ke bawah untuk berpamitan dengan Ibundanya.


"Kevin, kamu ngapain ada di sini?" tanya Senja bingung pagi-pagi Kevin sudah berada di rumahnya dan duduk di ruang tamu.


"Kevin mau nganterin kamu interview kan sayang" jawab Ajeng.


Senja mengerutkan dahinya, "Tahu dari mana kamu Kev?" tanya Senja heran Kevin tahu jika Senja akan pergi interview.


"Bunda yang ngasih tahu Kevin, Bunda sengaja meminta Kevin mengantarkan kamu." sahut Ajeng.


"Pffttt..." Senja menghela napasnya.


Kevin duduk di sofa dengan santai mendengar Ajeng menjelaskan pada Senja.


"Kamu nurut saja, lumayan sayang irit ongkos. Ada Kevin juga yang jagain kamu lagi hamil begini" ucap Ajeng memberi pengertian, karena Ajeng tentu khawatir. Senja tahu jika Ibundanya khawatir, tetapi ini baru akan menemui Ibu Dewita bagaimana bila sudah bekerja.

__ADS_1


"Iya tuh kata Tante Ajeng benar" timpal Kevin menyahuti.


"Huft... kamu memang gak bekerja?" tanya Senja heran Kevin pagi-pagi yang sudah berada di rumahnya.


"Ini kan hari minggu Lolli" jawab Kevin.


"Oh iya ya aku lupa" balas Senja terkekeh.


"Ya sudah ayo kita sarapan dulu" perintah Ajeng menyuruh Senja dan Kevin untuk makan pagi. Mereka ber 2 menurut dan duduk di ruang makan.


"Kamu sudah tahu alamatnya sayang?" tanya Ajeng.


"Sudah Bun, teman aku sudah kirim alamatnya."


"Alamatnya di mana memang Lol?" tanya Kevin.


"Di daerah Pondok Indah"


"Ohh..." sahut Kevin singkat.


Mereka menyelesaikan makan pagi dengan tenang, Senja pamit dengan Ibundanya. "Bun, Senja berangkat ya." ucapnya yang mencium tangan Ibundanya untuk pamit pergi.


"Iya Tante" balas Kevin ikut mencium tangan Ajeng untuk pamit pergi.


Senja dan Kevin berjalan ke depan gang, karena rumah Senja di daerah pemukiman warga bukan di daerah rumah perkomplekan. Kevin memarkirkan mobilnya di tempat mini supermarket depan gang.


"Kamu ada yang mau dibeli gak? mumpung masih di sini." ucap Kevin menawarkan Senja membeli makan atau minuman di mini supermarket.


"Gak usah nanti saja aku buru-buru Kevin"


"Yasudah"


Kevin mengemudikan mobilnya, "Mana alamatnya? aku mau lihat." ucap Kevin meminta lokasi alamat yang akan di tuju Senja.


"Ini" Senja memberikan hpnya memberitahu alamat dari WhatsaApp chat Minah.


"Oh daerah Pondok Indah sini" Kevin memberikan kembali hp Senja dan menyetir mobilnya menuju lokasi tersebut.

__ADS_1


"Kamu tahu?"


"Aku pernah ke sana"


"Ngapain?" tanya Senja penasaran.


"Kerja lah Lolli apalagi? kamu kan tahu aku photographer, aku pernah ke sana buat ketemu model pilihan kantor. Itu alamat cuma beda blok saja kok." jawan Kevin gemas memberitahu Senja.


"Ooohh..." ucap Senja singkat.


"Kamu ke sana sudah bekerja atau belum sih?"


"Belum, aku baru mau menemui Ibu Dewita buat perkenalan diri aku dulu"


"Oh begitu"


Kevin mengemudikan mobilnya ke alamat Pondok Indah Residence Jalan Pinang Blok X dan mencari letak posisi alamat itu. Kevin sudah sampai di lokasi rumah tersebut dan memberhentikan mobilnya.


"Sudah sampai Lolli"


"Yasudah, aku masuk ke dalam ya."


"Kamu pulang jam berapa?"


"Aku belum tahu"


"Yasudah nanti aku jemput, telepon aku kalau sudah selesai. Mengerti?" tegas Kevin mengingatkan. Meskipun Senja hamil bukan mengandung anaknya, Kevin tidak peduli dengan kondisi Senja saat ini. Kevin juga tidak peduli siapa ayah dari anak yang Senja kandung. Justru Kevin malah ingin membunuh laki-laki ******** itu dengan teganya meninggalkan Senja dalam kondisi hamil.


"Iya boss..." Senja membuka pintu mobil dan keluar.


Kevin membuka kaca pintu mobilnya dari dalam "aku pulang ya" kata Kevin pamit hendak pergi.


"Kamu hati-hati ya Kevin" ucap Senja, lalu Kevin pun mengemudi mobilnya meninggalkan Senja di sana.


**********


To Be Continued..........

__ADS_1


**********


__ADS_2