Janji Di Atas Ingkar

Janji Di Atas Ingkar
Part 25


__ADS_3

Keesokan harinya.


Seperti biasa keluarga ini selalu disibukkan dengan aktivitas pagi, karena ini hari libur anak-anak sangat santai menikmati acara televisi kesukaan mereka di pagi hari.


Eva yang melihat kedatangan Rendra dan juga Marisa,dia tersenyum penuh dengan kegembiraan.Karena dia dari kemarin tidak menginginkan Marisa dan Rendra berlibur.


Mereka semua sudah berkumpul di meja makan untuk menikmati hidangan pagi, yang sudah disiapkan oleh para pelayan mereka.Kebiasaan keluarga ini pagi bersama di ruang makan sambil bersanda gurau bersama anggota keluarga yang lain.


Pak Basuki sudah menegur Rendra, kenapa dia pulang dengan mendadak.Bahkan Pak Basuki menekankan kepada Rendra bahwa dia tidak kasihan terhadap anak-anaknya, dia lebih mementingkan kepentingan pribadinya di atas anak-anaknya.Bahkan pak Basuki berkata Rendra adalah orang tua yang tidak pernah menyayangi anaknya.


Rendra yang mendengar perkataan itu dari sang ayah, dia tidak terima. bukan tidak menyayangi anaknya tetapi keadaan yang memaksakannya untuk segera pulang. Bahkan dia berkata akan membawa mereka liburan tanpa harus keluar kota, atau ke manapun sebab di kota ini juga banyak tempat wisata yang bisa didatangi.Tidak kalah bagusnya dengan yang ada di luar kota.


Acara sarapan bersama pun sudah selesai, anak-anak kembali ke ruang keluarga dia bermain bersama di sana.Bersama sang Nenek Kamila dan juga Eva ada di ruang itu juga.


Rencananya Marisa siang ini akan berkunjung ke rumah pak Darmawan dan Bu Diah, dia semenjak menikah dengan Rendra belum mengunjungi rumah mertuanya tersebut. Walau bagaimanapun itu adalah Neneknya mentari, siapa tahu mereka kangen terhadap cucunya yang sudah lama tidak bertemu.

__ADS_1


Marissa sedang rapih-rapih di dalam kamar, dia mempersiapkan untuk berangkat ke tempat Bu dia.Ada Rendra yang sedang duduk di sofa dan merapikan beberapa pekerjaannya ,yang katanya sangat penting itu.


"Aku mau pergi ke rumah mama, bersama anak-anak kamu mau ikut nggak? tanya Marisa terhadap Rendra.


"Kalau mau pergi pergi saja enggak usah ngajak-ngajak! "jawab Rendra dengan judes.


"Kalau kamu nggak ikut, nanti Mama banyak nanya sama Bapak terus aku mesti jawab apa ? mesti jawab kamu tidak memperlakukan aku dengan baik di sini atau seperti apa !"jawab Marisa mengancam Rendra.


"Awas aja kamu ngomong macam-macam sama mereka, kamu terima akibatnya!"ancam Rendra terhadap Marisa.


Setelah beberapa saat Marisa sudah berada di kamar anak-anak, dia berangkat bersama ketiga anaknya.Dan setelah dari rumah Bu dia mereka akan pergi ke taman bermain sebelum pulang, ini bentuk permintaan maaf Marisa terhadap ketiga anaknya.Akibat ulah Rendra yang mengajak pulang pulang dari liburan mendadak.Sedangkan Rendra yang melakukan ulah tidak merasa bersalah sedikitpun, terhadap ketiga anaknya.


Akhirnya Marisa yang meminta maaf, terhadap ketiga anaknya dan berjanji akan membawa mereka ke tempat bermain dan bermain sampai puas.


Setelah ketiga anaknya sudah siap, Marisa mengajak mereka untuk segera berangkat ke rumah Bu Diah.

__ADS_1


Mereka berjalan beriringan untuk segera menuju halaman rumah,sebab Pak sopir sudah menunggunya di depan rumah ,mereka akan segera berangkat.


Sesampainya di halaman rumah, mereka berpapasan dengan sang Nenek Kamila yang sedang menikmati udara paginya.Di sana sambil duduk dan membaca majalah kesukaannya.


"kalian pada mau ke mana?"tanya Nenek Kamila terhadap Marisa.


"Mau ke rumah Mama "jawab Marisa.


"Kenapa Rendra tidak ikut? "kata Nenek Kamila.


" Katanya lagi sibuk, Nek "jawab Marisa


"Tunggu sebentar! Nenek panggilkan si cecunguk sialan itu dia pembangkang sekali "kata Nenek kamilah sambil bangkit dari duduknya untuk memanggil Rendra yang masih berada di dalam kamarnya, agar mengantarkan Marisa dan anak-anaknya ke rumah pak Darmawan.


Setelah beberapa saat Nenek Kamila kembali, diikuti oleh Rendra dari arah belakang. Dengan raut wajah Rendra yang sangat kesal tetapi dia tidak bisa menolak permintaan sang Nenek.

__ADS_1


__ADS_2