
Sambil rongga mulutnya terus meng hee sap pelan-pelan karena takut Sabia akan terbangun, tangan Mr Zie dibawah sana bergerak-gerak mengelus lobak import miliknya.
Pertamanya secara perlahan-lahan tetapi semakin dia meng hee sap melon import Sabia rasanya Mr Zie semakin tidak tahan untuk menuntaskannya! Digerakkannya dengan cepat tangan yang sedang mengurut lobak importnya itu, hingga akhirnya Mr Zie melepaskan melon import Sabia dan fokus dengan gerakan tangannya dibawah sana.
"Ahhhh stthhhh aku tidak tahan lagi,"
Rasanya sudah benar-benar diujung, wajah Mr Zie menengadah keatas sementara tangannya bergerak sangat cepat hingga akhirnya suara er a ng an panjangnya menjadi pertanda calon-calon benih premium itu tercecer di sprei.
Karena sudah sangat mengantuk, Mr Zie hanya menurunkan saja kaos tipis Sabia tanpa kembali memasang b r anya seperti semula, rasa puas itu membuat Mr Zie cepat menuju alam mimpi.
Pagi harinya, Sabia terbangun lebih dulu dengan tangannya yang bergerak kesana-kemari, tetapi sesuatu yang lengket tersentuh oleh salah satu tangan Sabia.
Diangkatnya satu tangan itu oleh Sabia dan benar saja tangannya menyentuh sesuatu yang sudah akrab dengannya, sudah pasti ini milik Mr Zie karena hanya ada satu laki-laki didalam kamar ini.
Yang jadi pertanyaan kenapa bisa tercecer disprai dan dengan siapa Mr Zie menuntaskannya?
"Dasar kau nakal sekarang, dulu aku ingat sekali kalau kau sangat menolak melakukannya tapi sekarang kenapa selalu tidak bisa menahan?" kata Sabia sambil menatap wajah Mr Zie yang masih tertidur pulas.
Tetapi jauh didalam hatinya Sabia merasa kasihan juga terhadap Mr Zie karena dirinya terus menolak, Mr Zie sampai berusaha mencari cara untuk bisa menuntaskannya sendiri.
"Maafkan aku Mr,"
Tidak ingin rasa bersalah itu mengganggu pikirannya dipagi hari, Sabia segera turun dari atas ranjang menuju kamar mandi.
Saat sedang berjalan, Sabia merasakan kedua melon importnya itu seperti terombang-ambing ditubuhnya! Baru Sabia sadari ternyata pengait b r anya tidak terpasang.
"Sepertinya semalam aku tidur tidak bisa diam, sampai-sampai pengait b r aku terlepas begini," gumam Sabia.
Lalu masuk kedalam kamar mandi tanpa curiga sama sekali apa yang sudah dilakukan oleh Mr Zie semalam terhadap melon importnya.
Sementara Mr Zie yang mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi, terbangun dengan tubuh yang sangat fresh akibat semalam dia berhasil melepaskan apa yang selama ini dia tahan-tahan.
Tetapi menyadari Sabia sudah tidak ada diranjang dan lelehan bekas semalam itu masih berbekas diatas sprei, membuat Mr Zie mendadak kepikiran. Bagaimana jika tadi saat Sabia bangun dia melihat lelehan itu?"
Mr Zie menepuk dahinya dan mengutuk diri atas kebodohannya karena tidak sempat membersihkan itu! Saat melihat Sabia keluar dari dalam kamar mandi, terlihat gadis itu tersenyum seperti mengetahui sesuatu. Mr Zie pun menghampiri Sabia.
"Kau tersenyum kenapa?"
__ADS_1
"Tidak kenapa-kenapa,"
Tetapi sambil melipat bibirnya karena tidak kuat menahan tawa ketika melihat pelaku yang menyeba6 lelehan itu ada disprei.
Dipegangnya tangan Sabia oleh Mr Zie.
"Itu semua karena kau, seharusnya bibit-bibit itu tertanam didalam rahimmu!"
"Sudahlah Mr, sampai kapanpun aku akan tetap memilih Ziu karena dia yang memperlakukan aku dengan baik,"
"Jadi maksudmu aku memperlakukanmu dengan buruk?"
"Kau lupa? Dulu kau menolakku, menolak berdekatan denganku, bahkan kau pergi begitu saja setelah apa yang terjadi pada kita,"
Mendengar kalimat demi kalimat yang diucapkan Sabia membuat Mr Zie akhirnya melepaskan tangan Sabia.
"Aku akan tetap berusaha meyakinkanmu Bi, hingga akhir,"
Sabia tidak lagi menanggapi perkataan Mr Zie, kemudian bersiap-siap untuk berangkat ke kampus.
Sampai dimeja makan sudah ada Dady Morgan, Momy Elvia dan juga Ziu yang duduk dikursi roda.
"Pagi Ziu, kau sudah boleh sarapan apapun itu?"
"Tentu saja Bi, aku kan sudah sembuh hanya tinggal terapi kedua kakiku saja agar secepatnya bisa berjalan kembali! Setelah itu, hal pertama yang aku akan lakukan adalah melamarmu!"
Dipegangnya tangan Ziu oleh Sabia dan keduanya sama-sama tersenyum, sedangkan Dady Morgan dan momy Elvia sama-sama saling melirik.
Tidak lama kemudian Mr Zie turun sudah berpakaian kemeja rapih, hari ini adalah hari pertama Mr Zie kembali mengajar di kampus.
"Pagi semua!"
"Pagi Zie, ayo sarapan sejak tadi kami menunggumu loh," kata momy Elvia.
Mr Zie duduk disamping kiri Sabia sementara disamping kanan Sabia ada Ziu.
"Bi, tanganku sepertinya sangat kaku untuk menyuap makanan kedalam mulut!"
__ADS_1
"Dasar, bilang saja kau mau aku suapi kan?"
Ckckck....
"Ketahuan deh," kata Ziu.
Tak berselang lama Sabia menyuapi Ziu didepan kedua mata Mr Zie, rasanya ingin sekali Mr Zie pergi dari meja makan ini.
Melihat kemesraan Ziu dan Sabia dipagi hari membuat Mr Zie sudah kehilangan semangat untuk menjalani aktivitasnya! Sarapan pun hanya dimakan beberapa suap saja.
Melihat wajah Mr Zie yang banyak tertunduk membuat hati Momy Elvia ikut terenyuh.
"Zie kau mengajar di kampus yang sama kan dengan tempat Bia kuliah?"
"Iya mom,"
"Kalau begitu kalian bisa setiap hari berangkat dan pulang bersama, daripada Bia menyetir sendiri,"
Mendengar ucapan momy Elvia, Ziu melirik kearah Mr Zie dan juga Sabia.
"Tidak perlu mom, aku yang akan mengantar Sabia setiap hari ke kampus!"
"Ziu, itu tidak mungkin kau kan belum sembuh!"
"Bisa pakai supir, Dad boleh ya supir untuk antar Bia ke kampus dengan begitu aku bisa ikut juga antar!"
Kedua orangtua Mr Zie pun bingung dibuatnya, padahal sedikit-sedikit momy Elvia ingin melepaskan Ziu dari Sabia karena tidak tega dengan Mr Zie.
Tapi ternyata tidak semudah itu!
"Sebentar lagi Dokter Misha datang kau tidak boleh kemana-mana dulu Zi, memangnya kau tidak mau cepat sembuh?" tanya Dady Morgan.
Ziu pun sejenak berpikir atas saran Dady Morgan.
"Baiklah kalau begitu, kak aku titip Bia ya! Kasih tau kalau dia genit apalagi kalau sampai dia punya selingkuhan, aku akan langsung menghajar laki-lakinya,"
Jangan lupa nyebrang dikit ke novel emak disebelah 😁disana mulus banget ga ada revisi-revisian, mau nulis apapun loss dol gass terus nabrak-nabrak pun ga ada yang nyetop😃
__ADS_1
Gaya Lo Ziu mau ngehajar gimane coba orang sembuh aja belom, lagian ya disini yang jadi selingkuhan itu kayanya bukan Mr Zie tapi Ziu. Ibaratnya Mr Zie itu istri sah yang teraniaya iya engga si😂