Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie

Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie
Bab 44


__ADS_3

Saat ini tubuh Mr Zie sepenuhnya telah dikuasai oleh sang istri, ditengah ketidakberdayaan dirinya Mr Zie merasa melayang-layang diudara menikmati sensasi lobak import miliknya yang berukuran super panjang itu terus keluar masuk didalam rongga mulut Sabia.


"Bia, ah oughttt Bi ah,"


Satu tangan Mr Zie menekan kepala Sabia sesekali Mr Zie menarik rambut panjang Sabia seperti ekor kuda yang bisa dia kendalikan, membuat Sabia lebih bersemangat lagi dalam memanjakan lobak import suaminya itu.


Setelah beberapa lama Sabia terus memainkan didalam rongga mulutnya, kini Sabia sudah kembali ke posisi awalnya duduk diatas tubuh Mr Zie yang kekar itu. Mustahil jika Mr Zie merasa keberatan tubuh istrinya yang mungil duduk nyaman diatas tubuhnya yang terlentang tidak berdaya, yang ada justru Mr Zie sangat menantikan posisi seperti ini.


Diarahkannya oleh satu tangan Sabia lobak import milik Mr Zie untuk mulai dia masukan kedalam miliknya. Pinggul Sabia perlahan turun dan seiring dengan turunnya pinggul Sabia itu, lobak import itu kian tertelan masuk seluruhnya membuat tubuh Sabia bergetar merasakan bagian bawahnya dipenuhi oleh lobak import Mr Zie.


"Ah Mr,"


"Yeah Bi ah masuk semua Bi ouh,"


"Emtth sangat terasa Mr oght,"

__ADS_1


Pinggul Sabia mulai naik turun layaknya tengah menunggangi seeekor kuda, tubuh Sabia naik turun dengan sangat cepat membuat lobak import Mr Zie terasa dimainkan keluar masuk dengan cara yang luar biasa cepat.


Gerakan tubuhnya itu membuat kedua melon import milik Sabia yang sejak tadi bergelantungan dihadapan Mr Zie ikut naik turun dengan cepat sesuai dengan gerakan pinggulnya saat ini. Tubuh lincah Sabia benar-benar membuat Mr Zie gila dibuatnya.


Rasanya sungguh diluar nalar sampai-sampai Mr Zie tidak lagi menapak di bumi, melainkan tengah berada di surga.


"Bia ouh sssth terus Bi,"


"Ah aku tidak tahan ah, Mr emthh,"


Tubuh Mr Zie bangun lalu duduk sambil memeluk tubuh Sabia yang masih berada diatas tubuhnya, MR Zie pun membantu gerakan Sabia untuk menaik turunkan pinggulnya.


Entah sudah berapa jam keduanya masih belum mau menghentikan kegiatan berkeringat itu, padahal Sabia sudah berkali-kali mencapai puncak kenikmatannya, akan tetapi Mr Zie seolah tidak rela jika kegiatan ini berakhir sebelum dia benar-benar puas menikmati tubuh istrinya yang selama ini dia nantikan.


Mr Zie menggendong tubuh Sabia didepan, bagaikan bayi koala yang tidak bisa lepas dari induknya, tubuh Sabia anteng saja dalam gendongan Mr Zie, dibawanya tubuh Sabia menuju sofa yang terletak dipojok kamar tersebut.

__ADS_1


Diturunkannya tubuh Sabia sehingga pergulatan itu mesti terhenti sejenak, tidak perlu menunggu lama lagi Mr Zie segera membalik tubuh Sabia membelakangi dirinya hingga tubuh bagian depan Sabia setengah membungkuk dan menyandarkan tubuh bagian depannya pada sandaran sofa dihadapannya.


"Ouh Mr ah ah ah Mr,"


Kembali Mr Zie lesatkan lobak importnya yang masih gagah tegak berdiri tanpa rasa lelah sedikitpun, pinggul Mr Zie semakin bergerak kencang menghentakkannya kedalam sana membuat Sabia hanya bisa menjerit-jerit keenakan dan kedua tangannya mencengkram kuat kulit sofa untuk meluapkan rasa nikmat yang teramat luar biasa itu.


Mr Zie merasakan gelombang itu akan segera hadir dia sudah tidak sanggup lagi untuk menahannya lebih lama, rasanya sudah hampir meledak hingga tubuhnya luar biasa bergetar hebat.


"Bi aku akan segera keluar, ah Bi enak Bi ah,"


Jeritan panjang itu seolah menjadi pertanda bahwa pergulatan diantara keduanya telah berakhir, tubuh keduanya terkapar diatas sofa dan keringat ditubuh keduanya masih sama-sama mengucur membasahi tubuh.


Hingga tengah malam keduanya kembali mengulangi kegiatan tersebut entah sudah berapa tembakan yang dilesatkan oleh Mr Zie untuk menghangatkan rahim Sabia malam itu, yang jelas keduanya sama-sama saling haus akan puncak kenikmatan sehingga terus mereka ulangi, kali ini mereka tidak lagi lupa mengunci pintu sehingga tengah malam jeritan-jeritan didalam kamar Mr Zie itu tidak lagi terdengar keluar kamar.


Emak sungkem aja sama Mr sama Bia, doyan apa gimane sampai-sampai nambah terossss??? 🤫🤫🤫

__ADS_1


__ADS_2