Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie

Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie
Bab 55 Bertemu dokter Misha


__ADS_3

"Jadi, Ziu sudah bisa berjalan lagi?" tanya Naura yang sedikit tidak percaya.


"Benar, tadi Zee mendapatkan kabar itu dari Mommy Elvia! Dan kita semua diundang untuk datang ke rumah mereka besok, kau bisa datang kan bersama Daddyku?" tanya Sabia.


"Tentu, tapi apa tidak masalah jika Ziu melihatmu? Bukankah dia sangat membencimu? Salah-salah Ziu kejang-kejang ketika melihatmu muncul dihadapannya!" kata Naura.


"Oh come on little mom, Ziu itu menderita lumpuh bukan epilepsi untuk apa dia kejang-kejang!"


Ckckckck...


"Hanya menakuti mu saja," kata Naura sambil terus tertawa ringan.


Sore harinya Mr Zee yang baru tiba di rumah, menemui Sabia yang sedang beristirahat didalam kamarnya!


"Hai Bi,"


Mr Zee kemudian mencium pipi Sabia sambil duduk dibibir ranjang, Sabia pun beralih posisi yang tadinya sedang rebahan kini duduk bersandar diheadboard ranjangnya.


"Kau ingin makan sesuatu hari ini?"


"Ya, sebenarnya ada yang ingin sekali aku makan sore ini," kata Sabia sambil tersenyum.


"Baiklah, kalau begitu kita keluar dan cari makanan yang kau mau sambil jalan-jalan sore,"


"Menarik, tapi makanan yang aku mau tidak berada diluar rumah,"


"Ada dimeja makan?" tanya Mr Zee merasa bingung.


"Ada dihadapan ku, sosis mayonaise besar dan panjang sepertinya lezat dimakan sore-sore!" kata Sabia sambil melirik kearea bawah Mr Zee.


Mr Zee pun langsung salah tingkah karena memahami apa yang dimaksud oleh Sabia, sosis dengan mayonaise berbentuk besar dan panjang tentu saja lobak import miliknya sendiri.

__ADS_1


"Dokter meminta kita untuk tidak melakukannya terlalu sering sayang," kata Mr Zee sambil membelai rambut Sabia.


"Oh ****, padahal aku gatal sekali sayang,"


"Ayolah, jangan terus menggodaku seperti itu nanti aku tidak akan tahan,"


"Jadi kapan kau akan menengok Zee junior lagi?"


"Besok? Bagaimana?"


"Okay, setuju!"


Mr Zee dan Sabia pun saling memeluk satu sama lain. Dosen yang terkenal sangat cuek dan kaku bisa menjadi jinak seperti ini ditangan Sabia yang liar dan aktif.


Malam harinya, Daddy Gilbert baru tiba di rumah saat hendak menuju kamarnya terlihat Naura yang sedang berjalan menuju dapur.


"Nola, kau mau kemana?" tanya Daddy Gilbert.


"Dad kau sudah pulang rupanya, aku mau membuat pasta! Aku sangat ingin memakannya,"


"Aku ingin makan pasta buatan ku sendiri, sekaligus aku buatkan untukmu! Kau pasti lapar kan?"


Daddy Gilbert kemudian mengangkat tubuh Naura sehingga Naura pun duduk diatas meja makan, Naura mengalungkan kedua tangannya pada leher Daddy Gilbert.


"Cantik!"


"Gombal,"


"Aku serius, kau adalah gadis tercantik yang mau pada laki-laki tua sepertiku!"


"Sugar Daddy lebih menantang dibandingkan laki-laki muda pada umumnya," kata Naura.

__ADS_1


Keduanya pun berciuman beberapa saat, hingga tidak ada pelayan yang berani masuk ke area dapur.


"Dad, orangtua Zee mengundang kita ke rumahnya besok malam! Kau ada waktu kan?"


"Tentu, tapi dalam rangka apa kita diundang ke sana?"


"Ziu adiknya Zee sudah bisa jalan, dia sembuh dari lumpuh yang selama ini telah menyiksanya!"


"Wow, benarkah? Aku ikut senang mendengar kesembuhannya, kita harus datang sayang,"


"Semoga saja setelah dia sembuh, Ziu bisa sedikit melupakan rasa bencinya pada Zee dan Bia,"


"Ya emosinya pasti lebih bisa dia kendalikan,"


Setelah mengobrol sebentar dengan Daddy Gilbert, keduanya pun memasak pasta bersama-sama, Daddy Gilbert selalu menempel dengan Naura ketika dia berada di rumah, Daddy Gilbert sadar dia telah banyak kehilangan waktu ketika berada diluar rumah mengurus bisnis Ayahnya Naura yaitu Daddy Domanick, jadi sebisa mungkin ketika berada di rumah apapun yang sedang dilakukan oleh Naura, Daddy Gilbert akan membantunya.


Keesokan harinya! Malam hari sesuai dengan undangan dari kedua orangtua Ziu! Sabia, Naura, Gilbert, Zee datang bersama-sama ke kediaman Daddy Morgan dan Mommy Elvia untuk melihat keadaan Ziu.


Setibanya di kediaman Ziu, rupanya sanak saudara mereka yang lain sudah banyak yang datang lebih dulu! Terlihat meja panjang besar yang ditempatkan di taman halaman rumah yang sengaja disiapkan untuk acara makan-makan dengan para tamu undangan!


Ada juga beberapa koki yang memperlihatkan skill memasak mereka dihadapan para tamu undangan yang sedang berbincang-bincang, ataupun sengaja menonton para koki yang sedang memasak sajian lezat untuk mereka semua! Lampu-lampu tumberl pun menghiasi sepanjang taman kediaman mewah tersebut.


Melihat Daddy Gilbert dan yang lainnya baru tiba, Mommy Elvia dan Daddy Morgan pun segera menghampiri mereka. Sabia dan Mr Zee memberikan pelukan hangat pada mommy Elvia dan Daddy Morgan, begitu juga dengan Daddy Gilbert dan Mommy Naura.


Terlihat juga Dokter Misha yang baru saja tiba dan datang seorang diri dengan balutan gaun berwarna cream, membuatnya terlihat elegan dan semakin menambah sisi kecantikannya.


"Dokter Misha, anda datang sendiri?" tanya Sabia.


"Ya, aku datang sendiri!"


Sabia sebenarnya sedikit bingung karena menurut kabar terakhir yang dirinya dengar, dokter Misha telah dijodohkan oleh orangtuanya lalu mengapa datang kesini sendirian?

__ADS_1


Saat semua orang sudah berkumpul di taman, Ziu pun datang berjalan seorang diri! Meskipun cara berjalannya masih pelan-pelan, namun dokter Misha dan yang lainnya langsung tersenyum melihat Ziu yang akhirnya benar-benar bisa berjalan.


Kedua tatapan Ziu langsung mengarah pada perut buncit Sabia dan lengan Mr Zee yang dengan santainya merangkul pundak Sabia.


__ADS_2