Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie

Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie
Bab 52 semua tau Sabia ganas


__ADS_3

Halo guys maaf telah membuat kalian menunggu karena emak baru bisa melanjutkan novel ini sekarang, disini emak mau benar-benar minta maaf bagi pembaca setia emak khususnya yang sudah berkenan mampir ke novel Gairah satu malam wanita dewasa.


Karena satu dan lain hal novel ini jadi terbengkalai dalam waktu yang sangat lama, tapi novel ini pasti akan dilanjutkan sampai tamat! Per-hari ini emak akan menyelesaikan dan update rutin setiap hari untuk menyelesaikan novel ini.


Namun ada satu hal yang perlu emak sampaikan, jika aku hadir kembali di noveltoon hanya untuk menyelesaikan kedua novel emak yang belum tamat, setelahnya mungkin tidak akan ada novel baru lagi yang emak buat di noveltoon ini, jadi hanya untuk menuntaskan apa yang sudah dimulai ya guys, tapi untuk membuat novel terbaru lagi emak belum bisa. Happy reading guys 😊😊


Malam yang indah setelah bisa dengan leluasa melakukan penyatuan sebagai sepasang suami isteri tanpa rasa takut atau rasa bersalah lagi karena dibayang-bayangi oleh Ziu, kini Sabia dan Mr Zie merasa lega dan bebas karena Ziu telah mengetahui kenyataan yang sebenarnya.


Mereka tidak perlu lagi berpura-pura dihadapan Ziu, meskipun kenyataan ini sangat membuat Ziu terluka dan hancur! Namun menutupi tentang pernikahan keduanya dari Ziu lebih lama lagi juga merupakan bentuk penyiksaan untuk Ziu, Zie dan Sabia sendiri.


Sabia dan Mr Zie yang masih menikmati sisa-sisa kegiatan berkeringat yang baru selesai keduanya lakukan, Sabia memeluk tubuh polos Mr Zie dan keduanya saling menatap.


"Apa tak apa jika kau dan Ziu jadi seperti ini gara-gara aku?"


"Aku sangat mengenal Ziu Bi, dia hanya dari luarnya saja murka terhadapku, tapi sebenarnya dia sangat menyayangiku! Ini hanya masalah waktu saja, kenyataan ini terlalu pahit bagi Ziu dan itu membuatnya memerlukan waktu untuk sembuh sedikit lebih lama!"


"Kau benar, tapi aku yakin dan percaya Ziu pasti akan menemukan wanita hebat wanita yang jauh lebih baik dariku, Ziu pantas mendapatkan itu!"

__ADS_1


"Ya, contohnya Dokter Misha mungkin," kata Mr Zie.


"Benar juga, tapi bukankah Dokter Misha akan dijodohkan oleh keluarganya? Sayang sekali bukan, andai saja Ziu mendekati Dokter Misha, mereka berdua akan menjadi pasangan yang sangat serasi!"


Keasikan mengobrol dalam hangatnya dekapan tubuh Mr Zie, membuat Sabia akhirnya terlelap dengan nyenyak. Kedua insan itu dapat menikmati tidur malam yang indah, akan tetapi tidak dengan Ziu.


Didalam kamarnya, Ziu yang masih diselimuti oleh kekecewaan dan kebencian terhadap Sabia yang telah tega membohonginya, dan kepada Mr Zie yang selama ini Ziu anggap sebagai seorang kakak yang sangat menyayangi dirinya, tapi malam ini Mr Zie sendirilah yang menghancurkan hati Ziu yang sebenarnya sudah rapuh akibat kedua kakinya yang lumpuh.


Kedua tangan Ziu mengepal, dan kedua matanya memerah menahan amarah, tunangan dan kakaknya sendiri tega menikah diam-diam dan mengkhianatinya sampai sejauh ini. Ziu memukul-mukul kursi rodanya sendiri, dan terus berteriak untuk meluapkan rasa sakit hatinya.


Daddy Morgan dan Mommy Elvia pun sampai tidak tau lagi bagaimana menyembuhkan luka yang Ziu rasakan saat ini, sebagai orangtua Mommy Elvia dan Daddy Morgan juga ingin Ziu sembuh dan bangkit menemukan cinta sejatinya, tapi melihat kondisi Ziu seperti sekarang sepertinya itu hanyalah mimpi besar yang entah kapan akan menjadi nyata.


Mommy Naura dan Daddy Gilbert yang telah berpakaian rapih karena hari ini akan melanjutkan tahap akhir proses bayi tabung yang telah mereka jalani, menyempatkan untuk sarapan bersama-sama dengan Sabia dan Mr Zie yang juga sudah berpakaian rapih bersiap untuk berangkat ke kampus.


"Morning semua," sapa Mommy Naura.


"Morning Little mom, Dad," kata Sabia.

__ADS_1


"Kalian sudah rapih," kata Mr Zie.


"Ya, kami akan menyelesaikan tahap terakhir program kehamilan aku dan Naura,"


"Senang mendengarnya Dad, dan little mom semoga prosesnya lancar dan sesuai dengan harapan kita semua,"


"Amin,," serempak.


"Oh ya Zie, kalian jangan menunda untuk memiliki keturunan toh Bia juga akan segera lulus kuliah,"


"Tentu Dad, aku akan segera mungkin memberikan cucu untukmu,"


"Hmm kelihatan jelas kok, kalau kau dan Bia sangat ingin memberikan cucu untuk kami!" kata Mommy Naura.


"Terlihat jelas? Dari apa?" tanya Sabia.


"Dimana-mana wanitalah yang akan mendapat banyak bekas-bekas merah dileher, tapi ini kenapa terbalik?" tanya Mommy Naura.

__ADS_1


Daddy Gilbert pun sampai menahan tawa pasalnya dileher Mr Zie terdapat banyak sekali bekas-bekas merah keganasan Sabia semalam, Mr Zie yang langsung sadar segera memakaikan kancing dikerahnya agar setidaknya bisa menutupi sebagian besar bekas-bekas merah dilehernya.


"Arghhh," kata Sabia yang justru bukannya malu malah menampakkan sisi ganasnya.


__ADS_2