
setelah makan siang agnia pun berpamitan kepada seluruh penghuni rumahnya.
agnia "semua aku pamit dulu ya, tolong jaga papa mama ku"
bi ijah "iya non pasti, non hati-hati disana"
bi yam "hati-hati ya non"
pak tejo "hati-hati ya non"
setelah berpamitan mereka pun pergi ke tempat janjian yaitu pom di jalan cempaka.
di pom jalan cempaka
Ricky "udah lama ray?"
rayyan "belum"
fikri "hai bro sorry telat"
rayyan "belum kali orang cuma kita yang datang, itu si wilda fandy sama Bintang"
fikri "entah lah tadi kata nya otw tapi mana belum datang"
agnia "haiii kalian sudah lama?"
Ricky "belum nin"
agnia "oh ya anak-anak yang naik elf mana"
fikri "tuh mereka kayaknya"
agnia "sudah jam 2 langsung aja berangkat daripada nanti kesorean"
rayyan "silvi kayaknya belum sampai sama wilda Bintang dan fandy"
fikri "itu mereka bertiga, berarti tinggal silvi"
agnia "silvi ada di mobil gue tenang aja"
rayyan "yaudah ayo berangkat, eh nia titip laptop gue dong takut hujan"
Ricky "punya ku juga nin"
agnia "oke bawa sini laptop nya aja, punya kalian sekalian nggak?"
fikri "punyaku tak titipkan rahma"
wilda "punyaku di bawa cika tadi"
fandy "punya gue di bawa Aisyah kok"
agnia "oh yaudah ayo berangkat"
anak laki-laki naik motor lebih dulu lalu mobil keluarga agnia dan silvi barulah rombongan elf yang berada di paling belakang.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah menempuh perjalanan 2 jam mereka pun sampai di rumah anak bu aini.
agnia "huh akhir nya sampai"
rayyan "nia silvi temani gue ke rumah bu aini minta kunci, dan lo ric minta temenin siapa gitu ke rumah pak jarwo"
Ricky "oke ray"
bu aini "wah sudah datang ayo masuk ibu bukakan pintunya"
mama citra "bi aini?"
__ADS_1
bu aini "maaf siapa ya? ibu lupa tapi wajahmu sudah tidak asing lagi"
mama citra "aku citra bi yang dulu bibi rawat"
bu aini "ya allah non citra, kkn juga disini?"
mama citra "bi aini apa kabar? aku mengantar anakku bi"
bu aini "alhamdulillah baik, yang mana anakmu"
mama citra "ini bu, ini anakku satu-satunya"
bu aini "pantas saja dia mengingatkan ibu kepadamu"
papa nico "mama kenal?"
mama citra "kenal pa, dulu bu aini yang rawat mama tapi saat itu mama masih sma dan bu aini menikah memutuskan untuk pindah ke desa kata nya"
papa nico "oh begitu, salam kenal bu saya nico suaminya citra"
bu aini "salam kenal juga saya bu aini, ayo semua masuk dulu, yang tidur di rumah anak pak jarwo disini saja dulu pak jarwo sama istrinya masih di kebun jam segini" mereka pun memasuki rumah anak bu aini.
agnia "pa barang-barang nya di turunkan sekarang saja nanti kalian kemalaman kembali ke kota nya"
papa nico "iya sayang tenang aja bentar lagi di turunin kok barang-barang nya"
agnia "iya pa"
papa nico "nanti jaga diri baik-baik selama di sini ya sayang"
agnia "iya papa tenang saja, papa sama mama juga baik-baik ya"
papa nico "iya sayang, nanti kalau kamu pengen apa atau perlu apa disini nggak ada kamu bilang aja ke papa nanti papa anterin kesini"
agnia "iya pa, pa barang-barang di mobil papa belum di turunin"
papa nico "yaudah ayo kita ambil barang-barang nya"
Ricky "iya nin"
silvi "daddy"
daddy indra "iya ayo daddy temani"
bu aini "itu kelakuan nya mirip temanmu nak citra"
mama citra "mirip reva bu?"
bu aini "iya teman kamu yang itu, teman kamu kan cuma dia"
mama citra "iya bu temanku cuma dia"
bu aini "dimana dia sekarang?"
mommy reva "bu aini ini aku reva masa nggak tahu dan itu tadi memang anak dan suami ku"
bu aini "ya allah nak reva"
mommy reva "iya bu ini saya"
bu aini "ayo ke rumah ibu ngobrol-ngobrol dulu anak-anak biar nggak canggung"
mommy reva "kapan-kapan saja bu soalnya ini sudah mau kembali ke kota"
mama citra "iya bu kami sudah mau kembali, karena hari sudah sore"
bu aini "yaudah ibu tunggu kalau kalian kesini ya, ibu ke rumah dulu"
mama citra "iya bu hati-hati"
__ADS_1
bu aini "oh ya bagaimana kabar mami papi kamu nak citra"
mama citra "alhamdulillah mereka sehat bu hanya saja menetap di london, mereka belum mau pindah ke Indonesia lagi"
bu aini "oh begitu, yaudah ibu pulang dulu ya"
mama citra "iya bu"
agnia "loh bu aini mau kemana?"
bu aini "ibu pulang dulu nak, nanti saja ibu kesini lagi"
agnia "oh iya bu baik lah"
papa nico "hati-hati di jalan bu"
bu aini "iya nak nanti kalian pulang nya juga hati-hati"
papa nico "iya bu"
agnia "papa bantuin bawa koperku ke lantai 2"
papa nico "iya sayang papa bantu"
Ricky "saya bantu om"
papa nico "dengan senang hati"
daddy indra "yan nggak bantuin saya?"
rayyan "iya om rayyan bantuin"
silvi "daddy ih"
daddy indra "ya nggak apa-apa dong minta bantuan yang muda"
Ricky dan rayyan membantu agnia dan silvi membawa barang-barang mereka ke lantai 2 sedangkan 4 anak laki-laki yang lain membantu membawa koper ke depan kamar lantai 1.
fandy "kalian pilih sendiri aja yang mana barang kalian kita cuma nganterin sampai sini aja"
Aisyah "iya fan thanks, makasih juga ya fik, wilda sama Bintang"
"oke sama-sama" ucap mereka bertiga
jam sudah menunjukkan pukul 5 sore dengab berat hati papa nico daddy indra mama citra dan mommy reva harus meninggalkan posko 22 desa permai.
agnia "pa ma om tante hati-hati di jalan, kalau sudah sampai kabarin"
mama citra "iya sayang"
papa nico "jangan lupa kasih kabar papa mama setiap hari, kalau sibuk nggak bisa ngabari paling nggak buat story kegiatan kamu"
agnia "iya papa ku tercinta"
papa nico "yaudah papa mama pulang ya sayang, jaga diri baik-baik, jangan aneh-aneh di tempat orang"
agnia "iya papa"
daddy indra "sayang daddy juga pulang ya kamu jaga diri baik-baik"
silvi "iya daddy, kalau sampai rumah kasih kabar ya"
daddy indra "iya sayang"
mommy reva "kasih kabar mommy atau daddy setiap hari ya sayang mommy pasti kesepian nggak ada kamu"
silvi "cuma 1 bulan mommy kan ada daddy mom, mommy kalau bosan bisa ke salon sama tante citra atau nggak main ke kantor daddy"
mommy reva "baiklah sayang, mommy sama daddy pulang dulu ya sayang"
__ADS_1
silvi "kalian hati-hati ya kalau sudah sampai kasih kabar"
setelah kepergian para orang tua mereka pun masuk ke dalam rumah.