JODOHKU TEMANKU KKN

JODOHKU TEMANKU KKN
bab 66


__ADS_3

jam 4 sore mereka berangkat menuju kediaman daddy indra, mereka mengenakan pakaian couple papa nico mengenakan batik maroon senada dengan rok yang di kenakan mama citra, papi sam mengenakan batik warna biru senada dengan rok yang di kenakan mami tasya dan ricky mengenakan pakaian batik sedangkan agnia mengenakan pakaian polos.



nah ini ricky sama agnia bayangan author...


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


jam 5 sore mereka baru tiba di kediaman daddy indra karena memang rumah mereka lumayan jauh dan kebutuhan sore ini macet jika biasanya bisa di tempuh 30 menit tapi kini harus di tempuh 1 jam.


"sorry bro kesorean jalan macet" ucap papa nico


"macet parah bro untung aja agnia tau jalan pintas nya" ucap papi sam


"santai toh acara belum mulai, ayo masuk dulu" ucap daddy indra


"silvi mana dad?" ucap agnia


"dia di kamar tamu sedang di rias pergilah kesana dia pasti senang karena sejak tadi dia menunggu mu" ucap daddy indra


"om kamar nya lantai 1 apa 2?" tanya ricky


"lantai 1 kok ky sebelah tangga tadi silvi minta disana biar agnia gak naik turun tangga" ucap daddy indra


"oke om, ayo sayang aku antar" ajak ricky pada istrinya


"ayo mas"


"bibi siapkan minum ya ada sahabat saya" teriak daddy indra


"iya tuan sebentar" jawab bibi dari dapur


"ayo duduk di ruang keluarga saja, oh ya tadi katanya di mall ada insiden? insiden apa?" tanya daddy indra


"biasa ndra anak muda, ada bule tiba-tiba nyamperin anak gue, ya untung aja gue sama nico nggak kebawa emosi jadi minta bantuan asisten buat cari data dia tadi, oh ya lo tau dari mana?" tanya papi sam


"gue tau dari asisten gue katanya asisten pak nico butuh bantuan buat cari data seseorang gitu tadi kebetulan dia sedang disini jadi ya aku tau asisten nico telpon" ucap daddy indra


"lah masa? gak biasanya dia minta bantuan orang lain" ucap papi nico


"ya nggak tau tadi dia katanya lagi di jalan buru-buru gitu makanya minta bantuan asisten gue" ucap daddy indra

__ADS_1


"si dion mana sekarang?" ucap papi nico


"masih gue suruh beliin air mineral, eh tuh dia datang" ucap nya sambil menunjuk dion yang berjalan ke arah mereka


"dion" ucap papa nico


"eh tuan nico, sore tuan nico tuan sam"


"sore, dion apa benar revan minta bantuan kamu tadi siang?"


"iya tuan soalnya tadi mas revan sedang perjalanan ke kampung halaman nya katanya ibunya sakit jadi dia buru-buru gak mungkin nepi dulu katanya"


"innalillahi kenapa sih anak itu selalu gak mau ngomong, yaudah deh biar aku telpon"


"hallo van kamu dimana?" ucap papa nico dalam sambungan telpon


"saya di Bogor tuan di rumah ibu saya" sahut revan


"apa ibumu sakit?"


"iya tuan"


"di rumah apa di rumah sakit?"


"gak apa-apa van sekarang uruslah ibumu dulu jika nanti sudah sembuh ajaklah ke rumah biar ibumu tinggal di rumah biar kamu tenang kerjanya, sudah dulu van, assalamualaikum"


"iya tuan waalaikumsalam"


"gimana pa apa ibunya revan benar sakit?" tanya mama citra


"iya ma"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


tepat jam 7 malam rayyan tiba dengan rombongan keluarga nya tidak banyak hanya 8 mobil pribadi itu saja 1 mobil membawa seserahan yang akan di berikan kepada silvi.


"assalamualaikum" ucap papa yudi


"waalaikumsalam pak mari silahkan masuk" sahut daddy indra


"maaf ini saya bawa rombongan banyak kesini pak" ucap papa yudi

__ADS_1


"tidak apa-apa saya malah senang kalau banyak yang datang pak yudi" ucap daddy indra


"jeng nak silvi mana ya?" tanya mama Nadia kepadanya mommy reva


"dia masih siap-siap di kamar nanti kalau acara sudah mulai dia pasti keluar jeng, ayo jeng kita duduk disana di tempat yang sudah kami sediakan" ajak mommy reva


rayyan duduk diapit papa mama nya dan berhadapan langsung dengan daddy indra dan mommy reva.


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam hadirin tamu undangan beserta keluarga besar bapak yudi, kami ucapkan selamat datang di kediaman indra samudera, kami haturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan pak yudi sekeluarga ada kekurangan, langsung saja kita mulai acara tunangan malam hari ini" ucap papa nico selaku mc


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih atas sambutan baik dari pak indra sekeluarga, tujuan saya berkunjung ke kediaman bapak yang pertama untuk silaturahmi dan yang kedua saya ingin melamar Putri bapak yang bernama silvi untuk anak saya rayyan, apakah lamarannya di terima?" ucap papa yudi


"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh saya selaku orang tua silvi menerima siapa saja yang datang dengan niat baik terhadap Putri saya dan nak rayyan adalah laki-laki pertama yang berani membawa orang tuanya datang ke kediaman saya untuk melamar, saya pribadi menerima lamaran dari putra bapak namun semua keputusan tetap ada di Putri saya jadi silahkan nak rayyan melamar sendiri Putri saya" ucap daddy indra


"nak rayyan silahkan naik ke atas panggung sebentar lagi silvi akan hadir disana" ucap papa nico sebagai mc


rayyan berjalan dengan membawa seikat bunga menuju panggung yang di sediakan. tak lama kemudian silvi keluar di dampingi sahabatnya yaitu agnia dan silvi juga mengundang rahma di acara pertunangannya dengan ketua kkn posko 22 desa permai.


disana rahma tampak kaget melihat laki-laki yang akan melamar silvi adalah rayyan ketua kkn nya karena memang silvi tidak memberitau siapa laki-laki yang melamarnya kepada rahma.


setelah silvi diatas panggung agnia dan rahma segera turun panggung dan duduk di tempat yang di sediakan.


"duduk yang" ucap ricky yang melihat istrinya di dekat nya


"iya mas" ucap agnia dengan senyumnya


"kak ricky udah mau jadi papa ya? gercep amat kak buat agnia kenyang 9 bulan" ucap rahma


"hahaha ya harus dong papa mama sama papi mami sudah pengen cepet dapat cucu jadi harus gercep, oh ya gimana kabar anak-anak yang lain?" ucap ricky


"mereka baik kak cuma rina yang sampai saat ini gak ada kabar tapi kata si desi dia lihat rina di hongkong itupun sudah 4 bulan yang lalu" ucap rahma


"ngapain dia di hongkong?" tanya agnia


"aku gak tau juga nia kata desi sih dia jadi tki disana karena saat itu dia di marahi majikannya, tapi aku juga nggak tau sih" ucap rahma


"dia dulu kan lulus ya kuliahnya kenapa coha gak pakai ijazahnya buat cari kerja" ucap agnia


"kata isna dia dulu pernah kerja di kantor tapi gajinya gak cukup karena ibu tirinya selalu minta uang lebih, mungkin itu yang membuat rina nekat berangkat kesana kan gaji karyawan 3-5 juta disana bisa dapat lebih" ucap rahma


"oh gitu ya, semoga aja dia bisa segera menghindar dari ibu tirinya" ucap agnia

__ADS_1


"udah ngobrolnya tuh lihat rayyan sama silvi" sahut ricky


__ADS_2