
di dapur rumah daddy Indra...
"duduklah disini aku buatkan dulu nasi gorengnya"
"iya"
cup
"ish" silvi kesal karena suaminya itu sering mengecup bi*irnya
"kan udah halal"
rayyan mulai menyiapkan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng permintaan istrinya, rayyan sangat cekatan dalam memasak karena dirinya sejak dulu sudah ikut terjun ke dapur ntah dapur restoran atau dapur rumahnya.
suara berisik yang di dapur terdengar di kamar bi ijah karena beliau tidur di dekat dapur berbeda dengan yang lain yang tidur di paviliun belakang rumah.
bi ijah keluar kamar pelan-pelan untuk mengintip siapa yang berada di dapur jam segini karna semua kegiatan biasanya di mulai setelah sholat shubuh.
"ya allah tuan muda nona kenapa tidak membangunkan bibi saja untuk memesak" suara memekik dari bi ijah membuat rayyan dan silvi kaget
"ya allah bi ngagetin aja" ucap rayyan
"maaf tuan muda, biar bibi lanjutkan saja tuan muda duduk saja sama nona"
"istriku sedang ingin nasi goreng buatanku bi tidak apa aku masak, bibi istirahatlah lagi ini belum waktunya bibi kerja" ucap rayyan sopan
"tapi tuan"
"aku hanya ingin masakan suamiku bibi" ucap silvi lembut
"baiklah kalau begitu bibi kembali ke kamar, nanti biar bibi bereskan bekas masaknya saja"
"iya bi istirahatlah" ucap rayyan
"ada apa ini hmmm harum nya" ucap mommy reva
"mommy kok disini?" tanya silvi
"mommy sama daddy dengar ribut-ribut terus daddy nyuruh mommy turun lihat ada apa"
"hmm terus daddy nya mana?"
"tadi masih ke kamar mandi, ray kamu ngapain?"
"masak nasi goreng mom"
"masih jam setengah empat sudah masak"
"istriku lapar ma"
"oo gitu"
"ada apa mom ribut-ribut? kenapa mommy lama baliknya" ucap daddy Indra yang baru tida di dapur
"anakmu tuh jam segini lapar, nyuruh suaminya masak" ucap mommy reva
"kenapa nggak minta bantuan bibi aja sih ray" ucap daddy indra
"istriku lagi ingin nasi goreng buatanku dad" sahut rayyan
"hmm baiklah"
"silahkan di makan sayang aku ambilkan minum dulu" ucapnya menyerahkan sepiring nasi goreng
__ADS_1
"iya"
"daddy mommy mau makan nasi goreng? masih ada kok"
"mommy enggak deh ray"
"boleh deh dikit kayaknya enak" ucap daddy indra
"kok kamu makan nasi goreng kecap sil? bukanya nggak suka?" tanya mommy reva
"nggak tau lagi pengen aja, daddy suapin aku" ucap silvi manja
"minta suami kamu aja"
"aku maunya daddy kalau daddy enggak mau aku nggak jadi makan" ucap silvi merajuk
"iya deh iya daddy suapin" ucap daddy indra pasrah
"sayang ini minumnya, dan daddy ini nasi gorengnya"
"terima kasih nak" ucap daddy indra
"sama-sama dad, sini dad biar aku yang nyuapin silvi"
"nggak mau aku mau di suapin daddy" sahut silvi
"daddy mau makan juga sayang"
"pokonya nggak mau, maunya daddy"
"sudah nggak apa-apa ray" ucap daddy indra
"biar daddy mommy suapin, ayo dad aak"
"kamu juga kayak kecil minta suap masih meledek lagi"
"biarin"
"sudah cepat habiskan makanannya setelah ini siap-siap sholat jama'ah shubuh" uca mommy reva tegas
ya keluarga daddy indra memang melakukan sholat wajib berjama'ah tepat waktu meskipun terkadang rayyan dan silvi sering terlambat begitu juga mommy reva dan daddy indra yang sering datang terlambat ketika sholat jamaah shubuh maklumlah mereka jika olahraga malam kadang lupa waktu sehingga bangun terlambat.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di rumah keluarga aries...
"nia hpl kamu masih 2 minggu lagi kan?" tanya mama citra
"iya ma, kenapa?"
"hmm mama mau ikut papa ke singapore ya, hanya 3 hari kok"
"mama berangkat aja nggak apa-apa lagian kan ada banyak orang di rumah lagian mas Ricky juga sekarang kerja di rumah" ucap agnia
"tapi apa tidak apa-apa? setelah sarapan mama berangkat loh"
"iya nggak apa-apa ma tenang aja, jangan lupa oleh-oleh nya yang banyak, aku ke ruang keluarga dulu nganter kopi"
ya agnia memang di dapur sedang membuatkan kopi untuk Ricky sedangkan mamanya sedang memasak untuk sarapan.
"sekalian panggil papa sarapan sudah siap"
waktu sarapan pun tiba mereka kini berkumpul di meja makan.
__ADS_1
"ric papi mami mu kapan kembali?" tanya papa nico
"mungkin lusa pa"
"gabisa di suruh pulang nanti gitu? soalnya papa mama mau ke singapore"
"gak bisa pa katanya lusa itu udah paling cepat, papa ke singapore aja nggak apa-apa toh hpl agnia masih 2 minggu lagi"
"iya papa mama berangkat aja lagian mas Ricky di rumah kok kerjanya" ucap agnia meyakinkan
"yasudah kalau gitu setelah ini papa mama berangkat"
papa nico dan mama Citra setelah sarapan benar-benar berangkat ke singapore untuk urusan bisnis mereka terpaksa berangkat karena Ricky tidak bisa meninggalkan istrinya.
"kenapa hmm, jangan sedih di tinggal mama papa" ucap Ricky mengelus rambut istrinya
"aku nggak sedih kok"
"terus?"
"mules" ucap agnia lirih
"kamu mau lahiran?" ucap Ricky panik
"jangan panik, kamu ambil perlengkapan baby di meja kamar ya habis itu ke rumah sakit" ucap agnia berusaha tenang
"baiklah sayang" Ricky berlari menuju kamar mereka untuk mengambil perlengkapan baby
setelah mengambil perlengkapan baby Ricky memapah agnia menuju mobil yang memang selalu stand by di depan rumah.
"tuan muda nona mau kemana?" tanya bibi
"doain agnia ya bi agnia mau lahiran, bibi jaga rumah dan tolong bersihkan kamar baby kami pamit bi" ucap ricky
"semoga lahirannya lancar non, hati-hati di jalan" ucap bibi
Ricky mencoba tenang menghadapi istrinya yang mau melahirkan, agnia terus meringis menahan sakit nya.
"kalau sakit banget kamu boleh lampiaskan ke aku sayang" ucap Ricky menahan tangisnya
Ricky mendekap tubuh istrinya dengan hangat, agnia sedikit melampiaskan rasa sakitnya dengan menggigit pundak suaminya.
"mang tolong lebih cepat" ucap Ricky pada sopir nya
"iya tuan muda"
"mas sakit" ucap agnia pelan
"bertahanlah sayang sebentar lagi sampai rumah sakit, gigit pundak mas jika itu bisa mengurangi rasa sakitmu"
"tidak nanti aku jadi istri durhaka"
"tidak sayang kamu istri sholehah nya mas, gigit tidak apa mencakar juga tidak apa-apa sayang"
"pengorbanan kamu akan melahirkan sungguh besar sayang, kamu merasakan sakitnya kontraksi andai kamu mau operasi caesar pasti tidak mengalami kontraksi seperti ini" ucap Ricky dalam hati
setelah tiba di rumah sakit Ricky segera menggendong istringa ke igd.
"cepat siapkan ruang persalinan istriku" teriaknya pada petugas medis
petugas medis yang berjaga di depan sangatlah panik karena tuan mudanya itu datang tiba-tiba tanpa memberi tahu dulu.
"tuan silahkan bawa nona ke ugd dulu untuk pemeriksaan" ucap suster yang berada di depan igd
__ADS_1
tanpa membantah Ricky pun membawa istrinya masuk igd.